BOCIL MENIKAHI CEO TAMPAN

BOCIL MENIKAHI CEO TAMPAN
WANITA JALANG


__ADS_3

Pagi harinya,rara bangun lebih awal, rencananya ia ingin bergabung memasak di dapur dengan para pelayan.


"Pagi Nyonya rara," ucap pelayan tua.


"Ah pagi juga!"


"Ada yang bisa saya bantu nyonya?"


"Saya hanya ingin membantu memasak!"


"Ah tidak perlu nonya,ini adalah tugas saya dan pelayan yang lain!"


"Tidak papa,saya hanya ingin membantu!"


"Tapi nyonya..."


"Aku ingin memasak rendang,thaican,mie!"


Rara berjalan ke arah kulkas untuk mengambil daging ayam, ia memulai aksi nya


Para pelayan membantu Rara memasak,semua pelayan merasa senang mempunyai majikan yang baik hati.


"Selesai, tolong bawakan ini ke meja makan!"


"Baik nyonya!"


Seteleh semua makanan tertata rapi di meja makan,tiba tiba Zayn turun dari dari tangga, Rara ingin mengajaknya makan tapi tiba tiba Zayn memangil Lim.


"Lim,pesankan makanan di luar untukku!"


"Tapi tuan, makanan sudah siap di meja makan!"


"Lakukan perintah ku!"


Lim hanya diam,ia menatap Rara dan menundukkan kepalanya.


Zayn pun pergi keluar tanpa memandang Rara sedikit pun.


Entah kenapa Rara merasa sakit akan perlakuan Zayn padanya, ia sama sekali tidak memperdulikan Rara, Rara sebenarnya memasak hanya untuk Zayn,tapi usaha nya sia sia oleh perkataan Zayn.


"Maafkan saya nyonya,saya tidak bisa membawa makanan yang anda masak!" Ucap Lim yang masih menunduk kan kepalanya.


Rara membalas dengan senyuman,dan ia langsung pergi ke kamarnya.


"Hiks.. hikss kenapa dia tega sekali!!"


Rara terus menangis hingga ia tertidur lelap.


Tak lama kemudian ia terbangun,ia hanya tidur sekitar 15 menit.


"Hmmm masih jam segini!"


Rara lalu beranjak ke dapur,ia melihat makanan yang ia masak masih utuh.


"Hmmm bik!"


"Ada apa nyonya?"


"Tolong kau bungkus semua makanan ini, dan taruh satu dalam plastik!"


"Baik nyonya!"


Rara hanya duduk di kursi makan,ia tidak melakukan apa apa, ia hanya menunggu para pelayan selesai mengerjakan semua.


"Hai Jian!" sapa Rara yang melihat Jian datang dari arah dapur.


"Oh hai Ra,sedang apa kau di Sini?"


"Tidak apa,hanya duduk duduk saja!"


"Oh baiklah aku harus pergi masih banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan!"


Rara hanya mengangguk dan tersenyum.


"Hmmm apa yang bisa aku lakukan, membosankan!"


"Maaf Nyonya,semua makanan sudah di bungkus!"


"Ahh terima kasih,bisakah kau memberikan makanan itu pada anak aank jalanan!"

__ADS_1


"Ahh baik nyonya,hati Nyonya sungguh mulia!"


"Ah tidak usah bicara seperti itu,aku hanya tidak ingin makanan itu di buang!"


Pelayan itu hanys tersenyum dan pergi.


_____________________


"Lim apa ada acara lagi?"


"Tidak tuan,setelah meeting nanti,tidak ada acara lagi!".


"Baiklah, percepat meeting nya!"


Lim hanya mengangguk dan pergi meninggalkan ruangan Zayn.


"sedang apa dia sekarang??apa dia marah padaku?? apa aku terlalu keterlaluan padanya??"


Zayn lalu membuka handphone nya ia melihat apa yang terjadi di rumahnya .


Sebenarnya dari kemaren ia sudah memasang akses cctv di hp ny, agar ia bisa melihat apa yang di lakukan Rara.


Ia melihat seorang wanita yang sedang duduk di kursi makan yang meniduri tangannya.


Muncul senyum jahil di bibir Zayn.


"Baiklah, tunggu aku di rumah sayang,maafkan aku karena cuek padamu!"


Zayn pun beranjak dari kursi nya,ia kemudian pergi ke ruang meeting.


"Selamat siang semua!"


"siang tuan!"


"Baiklah silahkan mulai meeting nya!"


Zayn pun duduk, seorang gadis cantik seksi memakai baju kemeja ketat dan rok sepaha.


Ia adalah presenter dari perusahaan xxxx, gadis itu terkenal akan daya pikat yang kuat.


"Selamat siang semua, perkenalan saya Aina dari perusahaan xxxx, untuk melancarkan kerja sama ini, saya ingin memberi tau beberapa hal yang harus kita lakukan untuk memikat daya tarik masyarakat akan produk kita!"


Aina memang tau jika semua orang memperhatikan kecantikan nya, kecuali Zayn.


"dia memang tampan,tapi knp dia tidak tertarik akan tubuhku?! hehe biar saaja aku akan membuat dia jatuh pada pelukan ku!"


"Baiklah hanya itu yang dapat saya sampaikan terima kasih!!"


"PLOKK PLOKK PLOKKK!"


Semua berdiri dan memberikan tepukan pada Aina.


"Baiklah nona Aina,saya setuju akan saran anda! produk ini kita kembangkan!"


"Baik tuan!"


"Dan satu lagi,saya suka cara presentasi anda sangat memuaskan!"


"Terima kasih tuan,jika tuan puas dengan hasil saya, saya bisa memberikan yang lebih puas!" Ucap Aina sambil berjalan ke arah zayn dan memang puncaknya.


Semua orang terkejut akan tindakan Aina,


"Semua boleh bubar!" Tegas Lim.


"Maaf nona Aina,ini adalah kantor saya permisi!!''


Zayn pun pergi ke ruangan nya, di ikuti oleh Lim di belakang.


"Tuan, sebaik nya kita tolak aja ajuan dari perusahaan xxxx saya melihat anda risih dengan nona Aina!"


"Lim lim, aku tidak bodoh aku tidak akan melepaskan proyek ini!! aku bisa mengatasi itu!''


Lim hanya mengangguk,ia tidak bisa melawan kata kata Zayn karena ia atasannya.


"tok!" "tok!" "tok!"


"Siapa?" Tanya Lim.


"Aina dari perusahaan xxxx!"

__ADS_1


"Tuan?!"


"Biarkan dia masuk!"


"Masuklah!"


Aina pun masuk,Zayn mengodekan agar Lim keluar dari ruangan,tanpa berpikir panjang ia pun keluar.


"Apa yang membawa nona Aina datang menemui saya?!"


"Tidak kah tuan ingin menawarkan saya duduk?"


"Baiklah,kursi di depan saya masih kosong!"


Aina pun duduk,


"Saya hanya ingin berterim akasih pada tuan, karena tuan sudah menerima ajuan proyek kami!"


"Itu bukanlah masalah!"


"Ahh,tuan jika anda ingin lebih saya bisa kasih!".


Aina pun berjalan lancang ke sisi Zayn,ia dengan lancang memegang bahu Zayn sambil memperlonggar kemeja nya hingga belahan dadany terlihat.


Sontak Zayn lalu melempar Aina hingga ia terjatuh.


"Saya tau maksud kamu,jangan coba coba menjatuhkan harga diri saya!"


"Heii kau kasar sekalii!!"


"Keluar!"


"Zayn sayangg bantu akuu, aku kesakitan!!".


Zayn lalu mendekati wajah Aina.


"Saya tidak butuh tubuh jelek kamu!"


"HEYY KURANG AJAAR TUBUH KU SANGATTLAH BAGUS!!"


"Cih dasar ******!"


"Apa katamuu!!!!"


"Keluar!"


"Kau itu si balok es!!"


"Keluar!"


"Jika kau mempunyai pacar, maka itu adalah ******!".


"PLAKKK!!!!!"


Tamparan keras mengenai pipi Aina,


"Jika kau berani berkata itu lagi!! aku tidak segan segan akan...!"


Aina gemetar ketakutan melihat wajah Zayn yang amat seram, ia langsung berlari Keluar dari ruangan Zayn.


Zayn tersenyum licik,ia kemudian mengambil kunci mobilnya dan pergi meninggalkan kantor.


"Tuan biar saya antar?"


"Tidak perlu!"


"Tapi tuan saya takut anda kenapa-kenapa!"


"Tenang saja,aku akan baik baik saja!".


"Tapi tuan!"


"Selesaikan saja tugas ku di kantor aku masih ada urusan di luar!"


"Baik tuan!"


Zayn lalu mengendarai mobil sedan hitam dengan kecepatan sedang.


"Sayang,aku pulang!"

__ADS_1


OKEY GUYSS SEE YOU NEXT EPISODE GUYSSS 🌜♥️💙 💚🖤💚💙💚


__ADS_2