BOCIL MENIKAHI CEO TAMPAN

BOCIL MENIKAHI CEO TAMPAN
SEKOLAH (2)


__ADS_3

Setelah Rara selesai memakai baju ia pun keluar dari ruangan itu.


"Sayngg aku minta maaf!" Ucap Zayn yang masih berada di depan pintu.


Rara tetap tidak menghiraukan Zayn


"MANDI DAN BERSIAP KE KANTOR!"


Itulah kalimat terakhir yang di ucapkan Rara dan langsung keluar dari kamar.


"Selamat pagi nona Rara!" Sapa seorang pelayan yang menyambut nya di ruang makan.


Rara hanya membalas dengan senyuman.


Tiba tiba Jian datang menghampiri nya.


"Selamat pagi Ra!" Sapanya dengan senyuman


"hmm pagi Jian" Jawabnya dengan lesu.


"Kamu knp? pagi pagi udah lesu aja?" Tanyanya sambil menuangkan makanan pada Rara.


"Tau deh kesel gw sama si om om itu!" Ucapnya asal asalan.


"Lah emang tuan ngapain?"


"Gw teriakin dia bangun malah ngomel!"


Jian yang mendengar cerita Rara terkekeh.


"Kok lu malah ketawa sih!"


"Jadi yang Teriak tadi pagi itu kamu Ra?!" Tanyanya sambil tertawa kecil.


" Iya,emang knp?"


"Hahahaha lu tau gak Ra,tadi pagi semua pelayan pada kaget ples heboh sama suara teriakan!"


Rara kaget mendengar ucapan Jian.


"Awalnya di kira cuma suara aneh aja,eh terulang lagi tuh!"


Rara malu mendengar perkataan jian


"Apakah itu keras dan jelek?" Tanyanya heran


"Keras banget tapi ga jelek cuma bisa bikin orang jantungan aja!"


"Ahh dahlah gw ga mau denger lagi!"


"heheh sorry!"


"Selamat pagi Rara" Sapa seorang pria yang baru datang ke rumahnya


"Ah bang pagi juga!"


"Udah siap?" tanyanya


"Udah kita berangkat sekarang aja ya!" Ucapnya sambil narik tangan Reck


"eh suami lu!"


"Dahlah gw males sama dia,Ayuk ntar telat!"


"Yaleh iya iya!"


Mereka pun pergi ke sekolah tanpa pamit ke Zayn.


Tak lama kemudian Zayn pun turun dan mencari Rara.


"Selamat pagi tuan!" Sapa Lim yang baru saja datang.


"Ah iya pagi juga!"


"Tuan hari malam ini anda diundang oleh nona Aina untuk makan malam!" Ucapnya sambil mengikuti Zayn berjalan.


"Atur saja!"


"Baik tuan".


Zayn terus berjalan dan sampai di ruang makan,ia tidak melihat sosok Rara di situ .

__ADS_1


"Pelayan!"


"Ah iya tuan?"


"Dimana istri ku?"


"Nyonya sudah berangkat sejak tadi tuan!"


"ahh seperti nya dia bener bener marah padaku!" Ucapnya di depan pelayan itu.


"Maaf tuan,apa tuan ada Maslaah?" Tanya Lim


"hemmm Rara sedang marah!"


"Ahh apa yang membuat dia marah?".


"Aku mengejek nya tadi pagi, bagaimana cara membujuk nya?!"


"Maaf tuan jika saya lancang, sebaiknya tuan tanyakan pada Jian salah satu pelayan di sini,dia adalah Sabahat baik nyonya di rumah ini!" Ucap pelayan itu.


"Panggil dia!".


Pelayan itu pun memanggil jian dan ia pun segera menemui Zayn.


"Saya Jian tuan" Ucapnya dengan sedikit takut.


"Ikut denganku!" Ucap Zayn lalu pergi berjalan ke arah taman belakang.


Jian yang bingung hanya bisa mengikuti Tuannya.


_____________________


"Kamu kenapa sih?" Tanya Reck sambil pokus menyetir mobil.


Rara hanya diam membisu dan memalingkan wajahnya ke arah luar kaca.


"Raraaa kamu kenpa?" tanyanya lagi


"eh bang.."


"Lu knp?"


"apanya yang kenapa?"


"Hemm sedikit"


"Emang dia knp?"


"Tadi pagi Rara bangunin dia tapi dia bandel ga bangun bangun......"


Rara menceritakan semua kejadian tadi pagi hingga membuat Reck terkekeh.


"Ih kok Abang malah ketawa sih!!" Ucapnya kesal.


"Lah lagian lu teriak kayak kuntilanak ya bikin dia syok lah"


"Ihh Abang belain dia!!".


"Enggak,tapi kan dia udah minta maaf udahlah maafin aja"


"hemm gituyah"


"hooh"


"Yaudah deh!"


Mereka terus bercerita hingga membuat Rara tida sadar bahwa ia sudah sampai di sekolah.


"Ra turun,udah nyampe"


"Eh uda nyampe kok cepet banget?"


"lu sih keasikan ngomong tadi makanya ga Sadar!"


"hehehehe"


Merek turun dari mobil dan berjalan menuju kelasnya,saat di perjalanan rara di hampiri oleh Alex.


"Selamat pagi Rara" sapa Alex


"Eh ka Alex pagi juga"

__ADS_1


"Kamu mau ke kelas ya?" Tanya nya


"Iya kak,emang knp?"


"Yauda KK antar aja!"


"Ekhem!"


"Eh lu sepupunya Rara kan?" Tanya Alex


Rara dan Reck saling berhadapan.


"Hmm iya!" jawabnya singkat


"Ka Lex aku bareng bg Reck aja soalnya kita sekelas, kita duluan ya!" ucap Rara dan langsung pergi bersama Reck.


"tidak masalah jika kau menolak nya,nanti setiap hari kita akang pulang bersama!" ucap Alex dalam hati sambil mengeluarkan senyum liciknya.


"Selamat pagi guyss!" Sapa Rara kepada sahabatnya


"Pagii raaa" jawab mereka serempak.


"Selamat pagi!" Sapa Reck


"pagi juga"


"Tumben datangnya lama, biasanya paling cepet tuh" ucap Dina


"eh lu lupa ya rumahnya itu Udah ga tetanggaan sama lu lagi!" Jawab Amel.


"oh iya gw lupa heheeh"


"Eh Reck? btw lu beneran asisten nya Rara?" tanya Dina


"hemm iya!" jawabnya singkat


"emang knp kalo dia jadi asisten gw?"


"Ga sih gpp!"


"Oh iya, lu liat alex ga?" Tanya Dina


"Tadi gw nemu di depan,katanya mau nganterin ke kelas"


"Hah tumben"


"Emang lu belum ketemu sama dia?"


"enggak".


Dina sudah merasa ada yang aneh dari Alex tapi ia berusaha untuk tidak berpikir negatif, sedangkan Amel sudah menyangkal bahwa Alex bukan pria yang baik.


"aku rasa dugaaanku benar,dia ingin mendekati Rara aku harus memberi tahu Zayn masalah ini!"


"Ah Ra aku ke toilet dlu ya!"


"Ah iya bg!"


Reck pergi meninggalkan mereka dan berjalan ke arah toilet pria.


Sesampai nya di sana ia langsung membuka hp nya dan menghubungi Zayn.


"Halo!"


"Ada apa?"


"Aku ingin bertemu dengan mu!"


"Kau gila aku sedang di kantor!".


"ini masalah Rara!".


"Apa!! dia knp??!"


"Aku rasa pacar teman Rara suka Dengan nya tapi aku tidak tau pasti aku ingin mengajak mu untuk memastikan hal itu!"


"Hah .. aku akan ke sana!"


Tut Tut Tut


"Ahh sialan belum kelar ngomong dia udah matiin!"

__ADS_1


SEE YOU NEXT EPISODE GUYSSS 🌜


__ADS_2