
Zayn berjalan ke arah Rara, Rara gemetar saat Zayn mendekati nya.
"Oh sayaanggg!! kamu iniii knppp!!!" Ucap Zayn yang tiba tiba memeluk Rara.
" LEPASSKANN!! apa maksudmu!!" Jawab Rara.
Zayn memberi kode mata pada Rara agar ia mengikuti permainan zayn.
" Maafkan aku syg! gara gara aku kangen kamu aku kemaren terpaksa dtg ke sekolahmu!" ucap Zayn kembali.
Semua orang di situ tersenyum jengkel melihat kelakuan Zayn yang menggoda Rara, sebagainya malah terkejut masih tidak percaya dengan apa yang di lihatnya.
" Priaa brengsekkk!! beraniinyaa diaa memelukkku!!!" Ucap Rara dalam hati.
" Ahhhh pak kepala sekolah, bisakah aku membawa Rara sebentar untuk bicara?" tanya Zayn.
" Tentu saja tuan!"
Zayn lalu menarik tangan Rara keluar dari ruang BK,kini mereka berjalan menuju suatu ruangan yang tak lain itu adalah perpus.
Zayn membuka pintu dan melihat ruangannya apa ada orang atau tidak, lalu Zayn membawa Rara masuk ke dalam perpus dan mengunci pintunya.
Rara hanya diam ia masih takut pada kejadian yang menimpanya tadi.
" DUDUK!" Zayn menyuruhnya duduk di kursi yang ada di sebelahnya, tanpa berpikir panjang Rara langsung duduk.
Suasana begitu hening tidak ada suara, Zayn hanya diam begitu pula dengan Rara, bahkan satu katapun ia tak berani mengeluarkan nya.
Akhirnya Rara memberanikan untuk bertanya pada Zayn.
" Om! apa maksud dari semua ini!"
Zayn lalu melihat ke arah Rara.
" Dan knp kau membuatku seperti ini!"
Zayn hanya diam,ia hanya menatap Rara.
" tolong jawablah, ini membuatku menderita!! kau merusak masa depan ku!! hiks hiks!''
Rara hanya pasrah menetes kan air mata, Zayn smaa sekali tidak menjawab pertanyaannya.
tiba tiba tangan Zayn menyentuh wajah Rara, mengusap air mata yang keluar dari matanya.
" maafkan aku,gara gara aku kau berada dalam masalah!" Jawab Zayn dengan keadaan tangan yang masih berada di wajah Rara.
" Maaf karena telah membuat masa depan mu hancur! aku berjanji akan memberi masa depan yang indah padamu!" Ucap Zayn kembali.
" Bagaimanaa... hiks hiks?" tanya Rara
" Menikahlah denganku!"
" Aku tidak mauu!".
" Tolongg!!!"
" Tidak mauu hiks hiks!".
Kini suasana kembali hening!
" Apa kau tau! tau tidak bisa menolak permintaan ku,kau akan tetap menikah denganku!"
" Tidak bisakah kau mengerti perasaan ku,aku sedang susah! jangan membawaku ke dalam zona susah mu!"
" Kau pasti akan menolak,tapi tahukan kamu! ayahmu telah menjodohkan kita!"
Kata kata Zayn membuat kejut Rara,ia pun berdiri dan menatap Zayn.
__ADS_1
"JIKA KAU HANYA INGIN MENCARI KESENANGAN JANGAN BAWA AYAHKU!!".
" aku tidak membawanya, tapi dia yang membawamu dan aku ke zona ini!''.
" DIAMLAH!! KAU TIDAK MENGENAL AYAHKU!"
"ADITYA AUSTIN!!"
Rara terkejut saat ia mendengar nama ayahnya di sebut oleh Zayn.
Rara lalu menoleh ke arah zayn,
"Apa aku salah?!" Tanya zayn.
" dari mana?!"
" Karena aku sudah membaca dokumen perjanjian itu!"
" Kau bohong!!"
Zayn lalu menarik keluar Rara dari ruangan perpustakaan.
" Ambil tas mu, dan ikut denganku!".
" Tidak!! knp aku harus ikut dengan mu!!"
" Aku tidak suka mengulang kataku dua kaki!!"
Zayn menatap Rara dengan tatapan tajam dan mengerikan, Rara merasa takut dengan tatapan itu dan langsung pergi ke kelasnya.
Tiba tiba kepala sekolah menghampiri Zayn dan diikuti oleh Lim di belakangnya.
" Tuan Zayn, bisakah saya tau lebih detail tentang masalah ini?"
" Maksudnya?".
" Ya saya mengerti,wanita itu adalah kekasih saya!"
" Saya tau itu tuan!".
" Tolong jangan banyak bertanya pada tuan Zayn!" Ucap Lim kemudian.
" Kepala sekolah,intinya wanita itu akan kembali sekolah disini! tapi setelah kami menikah nanti!"
" Tapi itu adalah pelanggaran!"
" Kami hanya menikah tapi tidak akan berbuat !''
" Tapi tuan!"
" Ku pastikan sekolah ini menjadi sekolah internasional favorit!"
" Baik tuan!''
" Dan satu lagi, pernikahan kami nantinya hanya kau yang tau,guru yang lain atau apalah tidak akan kau katakan,apa kau bisa dipercaya?!"
" Bisa tuan,tuan tenang saja!".
"Ra Lo GPP kan, tadi guru nanya apa aja?!" Tanya Dina.
" Gw baik baik aja!"
"Lo mau kmn? ko bawa tas?!''
" Gw ada urusan bentar!".
Rara langsung mengambil tasnya dan pergi meninggalkan kelasnya,saat ia berjalan ia masih mendengar gosip yang didengarnya dari teman-teman nya,tapi Rara hanya diam.
__ADS_1
Rara berjalan ke arah zayn,ia sudah melihat kepala sekolah dan seorang pria didekat nya.
Zayn yang mengetahui kedatangan Rara langsung menegang tangan nya.
" Ahhh sayaanggg kamu sudah selesai,mari kita pergi!"
Rara hanya diam,tapi di dalam hatinya ia sangat kesal dengan Zayn.
author(note guys sebenarnya Rara itu belum tau pasti nama Zayn siapa itu Zayn dan apalah itu,tapi nanti Mimin bakal kasi tauu!!)
Zayn dan Rara berjalan ke arah sebuah mobil sedan berwarna hitam mulus.
" Masuklah!"
Rara hanya diam.
" Apa kau tuli!".
Rara lalu menoleh ke arah zayn.
" Aku menyuruh mu masuk,apa kau menunggu aku akan membuka pintu untukmu!".
" Ahh tida tidak !! aku bisa masuk sendiri!"
Rara lalu masuk ke dalam mobil dan disusul oleh Zayn di belakangnya,kini mereka duduk bersebelahan.
suasana kembali hening,Rara mencoba memberanikan diri untuk bertanya pada Zayn.
"Ehmmmmm,,om mau bawa aku kemna?"
Zayn hanya diam.
"Baiklah,aku tidak akan bertanya lagi!"
suasana hening kembali, hingga Rara sadar jalan yang mereka tujui adalah rumah Rara.
" Kenapa kita ke sini?!"
Zayn hanya diam
"tuhann jika dia ingin membawaku ke rumah apa kata mama nanti aku bisa di kurung karena bolos sekolah!!" suara batin Rara.
" Turunlah!!"
" Tapi.....!"
" Apa kau takut?"
" eh...MMM tidakkk!"
" lalu apa yang kau tunggu!! turunn!!''
Rara lalu turun dari mobil, mengikuti langkah Zayn dan beberapa orang didepannya.
"Permisi!! Ting tongg!" Ucap Lim sambil menekan bel rumah.
" Ya?" Jawab Sasa,kakak tiri Rara yang tiba tiba membuka pintu.
" Maaf, ini siapa ya? knp dtg ke rumah saya?"
" kami dari perusahan malik, ingin bertemu dengan orang tua anda!"
Sasa terkejut saat mendengar Lim mengatakan perusahaan Malik karena itu adalah perusahaan paling top di dunia.
dan lebih terkejut nya ia melihat Rara bersama rombongan Malik.
__ADS_1
SEE YOU NEXT EPISODE GUYSSS 🌜