BOCIL MENIKAHI CEO TAMPAN

BOCIL MENIKAHI CEO TAMPAN
HADIAH (2)


__ADS_3

"Ya begitulah ceritanya,tapi kayaknya masih ada yang lain,dan gw lupa!" Jelasnya


"Itu jalan buat Lo Ra, lo di kasih kesempatan sama tuhan buat ketemu sama orangtua Lo,dan Lo juga masih di kasi kesempatan sama tuhan buat hidup di dunia ini lagi!" Lanjut Dina.


"Gw kira juga begitu!" Jawab nya.


~skip malam~


"Nyonya kita sudah sampai!"


"Ahh baiklah,ayo ikut denganku!"


___________


"Nih!" Ucap Amel memberi sebuah apel pada Rara.


"Maksih,oh iya kalian ga pulang?" Tanyanya


"Lo ngusir kita?" Jawab Dina


"Enggak, gw takut nanti orangtua kalian khawatir!"


"Besok Minggu,gw udah izin nginap di sini!" Jawab Amel


"sama gw juga!" lanjut Dina


"Ooh makasih ya kalian udah mau repot repot ngurusin aku!"


"Lo ngomong apasih, Lo itu sahabat kita!" Ucap Amel


"Iya tau tuh !" Lanjut Dina


"hmm iya!"


"Apakah ini kamarnya?" Tanya seorang perempuan yang agak tua pada bodyguard nya


"Benar nyonya!" Jawab bodyguard itu.


"Huhh akhirnya kita bertemu juga!" ...


"tok..tok...tok..!" (Suara ketukan pintu)


"Eh siapa tuh?" Tanya Dina


"Ga tau,bentar gw buka!" Jawab Amel lalu beranjak membuka pintu.


Saat Amel membuka pintu ia melihat seorang perempuan yang berumur 50 an dan dua orang bodyguard di belakangnya.


"Maaf nyonya mencari siapa?" Tanya Amel sopan.


"Saya ingin bertemu dengan rara apakah benar ini kamarnya?" Jawab perempuan itu.


"Iya benar,silahkan masuk!" Ucap Amel lagi lalu mempersilahkan mereka masuk.


Dina dan Rara kaget saat melihat orang yang mereka tidak kenal masuk.


"Maaf nyonya siaapa?" Tanya Dina.


"Iya nyonya siapa?" Lanjut rara.


"Saya Alma,saya bibinya reck!" Jawab Alma


"Bibi bang Reck?" Tanya rara lagi.


"Iya benar,dan kamu rara kan?" Tanya nya lagi

__ADS_1


"Iya benar saya Rara!"


Alma lalu berjalan mendekati rara yang duduk di kasur nya.


"Ternyata kamu lebih cantik dari ibumu!" Ucap alma sambil mengelus rambut Rara.


Rara kaget saat mendengar ibunya di sebut oleh Alma.


"Kenapa bibi menyebut ibuku? apakah bibi mengenalnya?"


"Tentu saja aku mengenal nya, tapi sebelum itu aku ingin bertanya apakah kau dekat dengan Reck?"


"bg reck sudah kuanggap sebagai Abangku sendiri!"


"Bagaimana jika dia menjadi Abang mu seutuhnya?!"


"Apa maksudmu?"


Belum selesai Rara bicara tiba tiba Zayn Lim dan Reck tiba di kamar rara.


Mereka syok melihat Alma ada di kamar Rara, terutama Reck dan Zayn.


"BIBI!!" ucap mereka serempak


Alma hanya tersenyum, mereka langsung mendekati Alma.


"Bibi kenapa di sini?" Tanya Reck


"Kapan bini sampai?" Lanjut Zayn.


Rara, Amel dan Dina sangat bingung mereka tidak tahu apa apa.


"Sudah kubilang kan aku ingin memberi hadiah pada kalian!" Ucapnya lalu melirik Reck


"Apkah bibi juga sudah tau??!" tanya Reck dalam hati.


Reck lalu mendekat pada Alma.


"Mungkin kamu sudah tau kan kalau rara itu adalah orang yang kamu cari?!"


"Maksud bibi apa?" tanya Rara heran


"Jadi aku benar bi!!" Tanya Reck lagi


"Baiklah biar ku perjelas!"


Alma lalu mengeluarkan sebuah foto dan menunjukkannya pada rara.


"Apakah kamu mengenal mereka?" Tanya Alma


"Itu papa dan mama kenapa bibi memiliki foto papa dan mama?" tanya Rara


Reck saat itu langsung memeluk Rara,sontak Rara sangat kaget.


"Bang kenapa?" Tanya Rara heran


"Rara adikku!!" Jawab Reck Sambil mengeluarkan Air mata.


"Hah adik?" ucap Rara heran.


"Iya kamu adalah adikku,rara kamu itu adikku!!" Ucap reck.


Rara masih bingung dan tidak mengerti.


"Rara apakah dulu ayahmu pernah bercerita tentang kau mempunyai Abang?" tanya Alma

__ADS_1


"Ya pernah,tapi kata papa Abang sudah meninggal!" Jawab rara


"Kamu salah Rara,abangmu belum meninggal abangmu saat itu bibi yang bawa dan aku adalah adik dari ayahmu!" Ucap alma


Rara tak bisa berkata-kata apa apa,ia kaget dengan apa yang ia dengar.


"Jadii bg reck ini Abang kandung Rara?" Tanyanya lagi


alma mengangguk.


Rara langsung memeluk Reck,dan Reck langsung membalas pelukan dari Rara.


Rara menangis tiada henti ia tidak menyangka ini akan terjadi.


Begitu juga dengan Amel dan Dina mereka terharu,Zayn hanya diam karana ia sudah tau.


"Bang Rara kangen!!" Ucap Rara sambil menangis


Reck hanya diam,ia juga ikut larut dalam tangisan.


Setelah beberapa menit keduanya menenangkan diri, Zayn duduk di samping Rara.


"Apa kau senang?" tanya Zayn


"tentu aku sangat senang!"


Zayn tersenyum mendengar jawaban rara.


"Tapi bi, bagaimana bisa aku terpisah dari BG Reck?"


Alma lalu menceritakan semua kejadian masa lalu keluarga mereka.


(Bagi yang belum tau masa lalu nya,baca di episode flashback ya)


Rara sangat senang malam itu, ternyata ia bisa paham akan mimpinya,hadiah yang di maksud adalah ia menemukan keluarga nya lagi.


Setelah beberapa jam Suasana menjadi tenang,Alma yang masih asik mengobrol dengan rara,Zayn dan Reck yang juga bicara.


"Benarkan apakah dia semanja itu?"


"Tentu bahkan abangmu masih mengompol saat SMP!"


"Hahahaha tidak patut sekali!"


"Rara seperti nya bibi harus pulang"


"Yahh kok cepat sih,Rara masih jangan!"


"ututtuu jangan cemburu dong,besok bibi akan mengunjungi mu lagi,tapi bibi masih ada urusan!"


"Hmmm Baiklah!"


"Reck Zayn bibi pulang dulu!"


"Aia kenapa cepat sekali?" Tanya Zayn


"Bibi masih ada urusan!"


"Baiklah hati hati bi!" Ucap Reck


"Iya,dan kau Zayn jaga baik baik anakku jika kau sakiti dia maka kau akan berakhir!!"


"Iya Bi!"


Alma lalu pergi meninggalkan rumah sakit dan pergi untuk mengurus urusannya.

__ADS_1


Gimana episode nya?? bagus gak?? semoga kalian sukaa!!!


__ADS_2