BOCIL MENIKAHI CEO TAMPAN

BOCIL MENIKAHI CEO TAMPAN
ABANG?


__ADS_3

Rara dan yang lainnya menoleh ke sumber suara.


"Hai!" Sapa orang tersebut


"eh Alex!" ucap Rara.


"Kok lu ke sini?" Tanya Dina


"Ahh iya gw lupa kalo gw ada mos tugas kuliah di sekolah kalian!"


"Cie cie cie ada yang bakal Deket terus nih!" rayu Amel.


"Apaan sih mel!" Jawab Dina malu malu.


Reck hanya menyimak percakapan mereka karena ia tidak tau apa apa.


"Oh iya gw boleh gabung kan?"


"Tentu aja boleh,ntar kalo ga dibolehin pacarannya marah marah lagi!" Jawab Rara.


"RAAA!!!!" Bentak Dina.


"Eh dia siapa?" Alex menunjuk Reck


"Dia Reck temen gw"


"Temen apa pacar!" Jawab Alex menggodanya


"Saya hanya temannya!" jawab Reck


"Santai bro gausah nge gas"


"Maaf"


Mereka terus bicara dan bercanda hingga tak sadar sedari tadi Alex memerhatikan Rara yang sedang tertawa bahagia.


Reck menyadari bahwa sedari tadi Alex terus memerhatikan Rara,tapi ia hanya diam jika ia bertindak ia takut nanti akan mengundang permusuhan anatar Rara dan Dina.


Rara melewati hari hari sekolahnya dengan bahagi walau kadang ia terganggu dengan perkataan teman teman yang mengatainya jalang tapi ia tetap berpikir positif.


"Ra lu langsung pulang?" Tanya Dina.


"Iya ntar Zayn marah kalo gw ga langsung pulang"


"Halo!" Sapa Alex yang baru menghampiri mereka.


"Halo Lex!" Jawab Amel.


"Kalian langsung pulang?" Tanya nya.


"Iya!" Jawab Rara


"Ra ayo pulang!" Ajak Reck


"Ah iya ,aku duluan ya!" Ucap Rara lalu pergi meninggalkan teman temannya.


"Rara kok bisa pulang bareng sama Reck?" Tanya Alex pada Amel dan Dina.


"Ah itu mereka adalah sepupuan!" Jawab Amel.


"Rara makin hari makin cantik,nyesel gw nolak dia waktu itu apalagi dia di jemput pake mobil keren terus pasti orkay!"


"Lex pulang yuk!" Ajak Dina


"Eh Din kayaknya ga bisa deh,gw banyak kerjaan"


"kerjaan apa?"


"Pokoknya ada deh,aku dluan ya bay!"


Alex langsung pergi meninggalkan mereka.


"Din Alex kok aneh ya!"


"Maksud Lo?"


"Ga biasanya Alex kek gitu!"


"Yakan dia banyak urusan!"


"eh dlu dia banyak urusan aja masih sempet sempet nya nengok elu!"

__ADS_1


"Ah pusing ah, pulang yuk!"


Sejujurnya dina memang merasa aneh dengan Alex, belakangan ini Alex jangan ngasih kabar,dan Dina juga syok pas liat alex tiba tiba datang ke sekolah nya tanpa sepengetahuan dia.


___________________


"Ahh sampai juga!" Ucap Rara sambil mengangkat kedua tangannya.


"Ra gw numpang di rumah lu ya,gw ngantuk batt" Ucap Reck,ia tidak sempat jika harus pulang ke hotel karena jarak hotel dari rumah Rara masih agak jauh.


"Oh yaudah"


"Maksih" berlalu pergi


"eh tunggu" Menahan Reck


"Apa?"


"Rara kan masih kecil,eh maksudnya kamu lebih tua dari aku boleh gak Rara manggil Abang aja" Bujuk nya.


"Berapa usiamu?"


"17 tahun!" Jawab Rara.


"HAH!!!!" Reck berngangak syok.


"Knp?"


"Gila ya tu si Zayn nikahin bocil!"


"Yakan Rara jg g mau nikah tapi si om itu maksa!"


"Oh hehehe yaudah wajar kamu manggil Abang!"


"maksih BG"


"Iya!"


Reck pun pergi ke kamar tamu, sedang-kan Rara pergi ke kamar nya.


"Gw ga nyangka umur si Rara masih 17 tahun,gila muda banget!" Ucapnya masih tidak percaya.


_____________


Tak berapa lama Zayn pulang dari kantor da langsung menemui Rara.


"Halo istriku!!" Ucapnya sedikit manja.


"Apaasih zayn aku lagi masak!"


"Ngapain masak kan ada pelayan!"


"Bosen ga ada kerjaan!"


"Apa gunanya Dong aku gaji mereka!"


"Hmmm"


"Yaudah aku pecat aja!"


Para pelayan itu pun terkejut saat mendengar perkataan Zayn bahwa mereka akan di pecat.


Seketika Rara langsung mencubit perut Zayn


"awww sakit!"


"Jangan mecat siapa siapa!"


"ow kamu berani bangt ya!".


"Yakan aku istri kamu jadi aku ada hak di rumah ini!!"


Zayn pun tersenyum licik mendengar ucapan rara.


"Udah ayo makan!"


Zayn pun berjalan ke meja makan dan di susul oleh Rara.


" Eh tunggu tunggu!" Menghentikan Zayn yang hendak duduk..


"Ada apa?"

__ADS_1


"Kamu belum mandi, mandi sana baru Makan!"


"Tapi aku lapar!"


"Mandi atau tidak makan!"


"Kau galak sekali!"


Rara melototi mata Zayn.


"Ahh baiklah aku akan mandi!"


Zayn pun pergi berlari ke kamarnya untuk mandi.


Para pelayan bergidik saat melihat tuan mereka yang di kenal kejam nenjadi penakut dan penurut.


"Wah wah ada makanan enak nih!" Ucap Reck yang baru aja datang.


"Makan BG!"


"Zayn belum pulang?"


"Udah bg tapi aku suruh mandi dlu bau banget soalnya!".


"Kau menyuruh nya mandi dan dia mau!" Tanya Reck tak percaya.


Rara hanya mengangguk.


"Keren lu Ra!"


"Lah emang knp bg?"


"Ya sebelum nya dia belum pernah jadi penurut,lu harus tingkatan itu!"


"Beneran BG!"


"hooh kadang ngerjain dia juga seru!"


"kalo gitu maksih idenya BG!"


"Wokeh!"


"Kalian ngomongin apa!" Tanya Zayn yang baru saja datang.


" Ga ada!" Jawab Rara dengan santai


"Beneran?"


"Iya,yauda nih makan!" Rara memberikan makanan yang udah ia siapkan untuk Zayn.


"Ekhem buat gw gak di siapin nih!" Ucap Reck sedikit kesal.


"Makanya nikah!!"


"Ya kalo ada calonnya gw jg bakal nikah klik!!"


"Brisik lu!"


"Udh udah jangan ribut,nih Rara ambilin makanan buat Abang!" Ngasih makanan ke Reck.


"ABANG????" Jawab zayn bingung.


"Maksih Ra!"


" Rara knp kamu manggil dia Abang?" Nunjuk Reck.


"emang salah ya?"


"tau tuh!".


"Ya knp?"


"Ya karena BG Reck lebih tua dari Rara!".


"owhh!"


"Udah Gausah ngomong lagi, lanjut makananya!"


"iya!" Ucap mereka serempak.


see you next episode guyss bye bye

__ADS_1


__ADS_2