BOCIL MENIKAHI CEO TAMPAN

BOCIL MENIKAHI CEO TAMPAN
TERIMAKASIH KE 2


__ADS_3

Rara berjalan sepanjang jalan rumah,ia menaiki tangga dan menuju satu kamar yaitu kamar Alma.


Tanpa ketok ia langsung masuk,ia mendapati Yen yang sudah tidur di kasur dengan Alma yang mengelus rambut Yen.


"Bibii!!''


"Rara.. apakah sudah selesai?" Tanya Alma


"Hmm sudah,,, seperti yang kukira dia adalah gadis yang baik!" Ucap Rara


"Sukurlah,,,tapi meski dengan itu kau tetaplah waspada bisa saja dia kembali jahat!"


"Iyaa BII,,, Yen udah tidur lama ?" tanya Rara


"Seperti itulah,,,tadi bibi bawa dia langsung tidur mungkin ia lelah kan abis nangis!",jelas Alma


"Ga di sangka bi,,,aku udah punya anak walaupun bukan anak kandungku tapi ia darah daging Zayn!''


"Bibi masih kecewa sama Zayn,,,bisa bisanya hal sebesar ini ia sembunyikan dari kalian terutama kamu Rara!"


"Sudahlah bibi,,,, ini sudah takdir!"


"Hmmm nanti bibi akan pulang!"


"HAH!!!!" Rara kaget dengan ucapan alma.


"Kenapa sangat buru buru BII???"


"Bibi tidak bisa meninggalkan bisnis bibi terlalu lama!".


"Biii kumohonn menetap lah dua atau tiga hari lagi!'' rengek Rara


"Huhh .. tidak bisa Sayang,,, bibi sudah lama meninggal kan bisnis ,,, maaf ya tapi bibi masih bisa datang kok!" Ucap alma.


Rara hanya senyum, lalu memeluk Alma.


"Oh iya dimana reck?" tanya Alma


"Kakak lagi di kantor,,,dan dia bersama Dina"


"Kenapa dengan Dina?"


"Ga tau katanya Dina pingsan tapi udah gpp kok!"


"Ohh yaudah,,, bibi ke bawahh dulu mau beres beres!"


"Iya Bi!"


Rara lalu mengelus rambut Yen dengan lembut lalu tersenyum padanya.

__ADS_1


"Yen,,,,,apa ini takdir?? Tuhan mempertemukan kita lebih awal sebelum Daddy mu memperkenalkan mu,,,,, lalu tuhan menumbuhkan rasa sayang pada hatiku untuk mu!"


"Malangnya nasibmu,, kau butuh sosok ibu tapi kau Tidak mendapatkannya!"


Ucap Rara sambil mengelus rambut Yen,lalu ia ikut berbaring dan memejamkan matanya.


__________________


20:00


Zayn keluar dari ruang kerjanya, dan ia melihat Alma yang tengah menyuruh anak buahnya membawa koper.


"Bibi mau kemana?" tanya Zayn


"Pulang!" jawab Alma singkat dan datar


"Bibi apa kau marah padaku? sungguh aku minta maaf!" Ucap Zayn sambil menunduk


Tapi Alma tidak menjawab ia malah pokus menyuruh anak buahnya.


"Bibi aku mohon jangan marah,,,jujur aku juga Tidak ingin mendapatkan takdir yang seperti ini!"


"Lalu,,apa alasanmu menyembunyikan semua ini dari kami?"


"Aku ingin memberi tahu kalian,,, tapi aku takut kalian tidak akan menerima Yen dan membenciku!''


"Aku ingin pulang karena Bisnisku,,,tapi aku akan kembali lagi Tolong jaga putri dan cucuku dengan baik jangan sampai lecet!"


"Maksudnya?"


"Bibi hanya kesal karena kau membohongi kami,,tapi aku tidak mungkin kesal dengan Anak yang tidak berdosa dan imut seperti Yen!"


"Bibi memaafkan ku?"


"Jangan senang dulu,,,,jaga anakku dulu dengan baik!"


"itu sudah pasti bi!"


"Baiklah aku pergi dulu!"


"bibi tidak pamit pada Rara? da Reck?"


"Bibi udah pamit sama Rara,,tapi Reck tidak aku yakin anak kurang ajar itu tidak akan Pulang!"


"Bibi kau sangat pilih kasih ternyata!"


"Hahaha iyaa,,,baiklah aku pergi!"


"Hati hati bi!''

__ADS_1


Alma lalu keluar dari kediaman Malik,,,dan kembali ke negaranya.


Zayn lalu naik ke kamarnya,,untuk menemui anak dan istri nya,,tapi saat ia masuk Tidak ada orang,, Zayn kaget lalu pergi mencari Rara.


"Raraaa kamu dimanaa??"


"Raraaaaaaa!''


Ia terus mencari hingga tiba di sebuah kamar yaitu kamar Alma,,, ia masuk dan mendapatkan istri nya Tengah tidur dan Yen yang duduk di sampingnya dan menoel Noel pipi Rara.


"Yenn!" Teriak Zayn


"Husss Daddy nak bole bisik anti Tante cantik angun!" Omel Yen.


Zayn lalu mendekat pada keduanya.


"Apa yang kau lakukan sayang?"


"Noel Noel pipi ante cantik,,, eperti roti Dady!"


Zayn tertawa melihat tingkah anaknya dan melihat Rara yang sangat pulas dalam tidur nya.


"Yen,,dia itu bukan Tante Yen!"


"ahh maksud Daddy apa?"


"maksud Daddy ini itu mommy Yen!"


Entah apa yang dirasakan Yen,,,dia merasa kaget dengan kata kata Zayn ia senang melihat ibunya di dekat nya,,dan tak terasa air matanya jatuh.


"eh Yen anak Daddy kok nangiss??"


''yen halu Daddy,,Yen unya mommy!"


Yen terharu karena mempunyai seorang ibu.


"Jadi Yen ga sedih lagi kan? Yen udah punya mommy!".


"Ndak Yen alah senang Daddy!"


"Bagus,,ini udah malam ayo tidur!"


"ocee Daddy!"


Yen menggeser posisi Rara lalu membaringkan Yen di tengah tengah mereka dan Zayn membaringkan dirinya juga,.


Yen malah asik memeluk Rara dan tertidur di pelukan nya,,, begitu juga Zayn ia tersenyum melihat anak dan istrinya lalu tertidur.


haiii bantu like sama vote yahh yang banyak

__ADS_1


__ADS_2