
Zayn Sedang berada di ruang meeting dengan klien nya yang berasal dari Cina, Zayn sama sekali tidak pokus selama presentasi sekretaris kliennya itu, dia lebih banyak melamun.
"So how are you sir?" Ucap sekretaris nya, namun Zayn masih melamun dan hal itu segera di sadari oleh lim, ia langsung menepuk pundak Zayn sontak ia pun terkejut.
"Ahh!! kenapa?" Ucapnya latah.
klien dan sekertaris nya saling bertatapan.
"Mr Zayn are you all right? I can see that you've been less focused earlier." Tanya kliennya.
Zayn lalu mengusap wajahnya
"I'm sorry sir, I should have listened to everything earlier I'm so sorry I'm having family problems" Jawabnya
"You shouldn't bring trouble in your work, sir, hopefully your problem can be solved" Sahut kliennya yang sudah berumur
"Yes, I'm sorry, about the previous cooperation, I have read the details, I accept this cooperation!" ucap Zayn
Masalah itu akhirnya selesai klien Zayn akhirnya pergi, Zayn hanya duduk di kursi kuasanya sambil menutup wajahnya.
"Tuan apa perlu saya buatkan minum?" Ucap Lim.
Zayn hanya menggeleng, tak lama setelah itu suara ketukan pintu ruangannya terdengar.
tok..tok..tok..
"Saya akan melihatnya tuan" ucap Lim lalu bergegas membuka pintu.
saat Lim membuka itu ia terkejut dengan seseorang yang datang, seorang wanita yang memakai pakaian sekolah, serta hiasan biasa di wajahnya siapa lagi kalo bukan Rara.
"Rara!" Ucap kaget Lim yang membuat Zayn juga menoleh ke arahnya.
"Haii" sapa Rara dengan senyuman hangat.
"apa kalian sibuk?" tanyanya lagi.
Zayn langsung berdiri dari kursinya.
"sayang kamu ngapainn ke sini?" tanyanya
__ADS_1
"menjenguk suamiku" jawab Rara dengan senyuman khas nya.
"Tinggalkan kami berdua" pintah Zayn pada Lim, langsung membuat Lim keluar dari ruangan bosnya, Rara lalu masuk ke dalam di susul Zayn.
"Apa kau baru pulang sekolah?" tanya Zayn
"tidak, ini masih pagi pasti masih bel istirahat aku hanya malas ke sekolah" jawabnya santai.
"Lalu kenapa berpakaian sekolah?"
"tadi mau ke sekolah tapi..... tiba tiba kangen sama seseorang!"
Zayn yang peka langsung mengangkat tubuh kecil istrinya lalu duduk di kursi kuasanya sambil memangku Rara.
"Kau sangat cantik sayang" ucap Zayn yang selalu menatap Rara.
"Dasar buaya" jawab Rara
Zayn hanya tersenyum lalu mengecup bibir indah Rara.
"Maafkan aku seharusnya aku tadi membawa makanan ke sini,tapi karna mendadak jadi malas balik ke rumah" ucap rara
"Bersama kak Norin" jawab Rara singkat lagi
langsung raut wajah Zayn menjadi dingin lagi.
"Apa kau masih marah?" tanya Rara
zayn hanya diam
"Ku mohon, aku akan membuktikan bahwa dia wanita yang baik,, aku bisa melihat nya dari sorot matanya"
Zayn terus menatap Rara yang berbicara
"Kalo terbukti dia wanita yang baik pasti dia akan menyayangi Yen dengan baik "
"Aku bisa saja percaya padamu sayang,tapi apa kau tidak takut jika suamimu ini akan di rebut olehnya nanti?" Ucap Zayn
Rara terdiam sejenak lalu mencubit suaminya.
__ADS_1
"Kalo itu terjadi maka kau yang akan ku bunuh!!" Ucap rara
"berani?"
"berani dong"
.
seharian mereka menghabiskan waktu bersama, saling bercanda ria membuat pasangan itu semakin dekat.
_______________
Di sisi lain Dina dan Amel sedang berada di kantin sekolah, sedari tadi Dina hanya diam mengingat masalahnya semalam.
"Din Lo gppkan?" Tanya Amel
"gw Gpp kok" Jawabnya
"oh iya Rara belum datang sekolah? gw kangen banget sama dia" ucap Amel
Dina hanya tersenyum lalu tiba tiba ada sosok laki laki tinggi yang menghampiri mereka tak lain adalah Alex.
"haii" sapanya
"hai bg" jawab Amel
Dina hanya diam tak berani menjawab Atapun melihat Alex dia hanya menunduk.
"Kalian hanya berdua? Rara mana? tanya Alex
" Ga masuk bg, mungkin lagi sakit" jawab Amel
"Sakit apa? apa sebaiknya tidak menjenguk nya?" ucap Alex lagi.
Amel hanya diam lalu menatap Dina, ia merasa aneh pada keduanya pasalnya mereka ini adalah pasangan kenapa Alex terus menanyakan Rara.
Ada apa dengan mereka?
NEXT EPISODE!!!
__ADS_1