
Hari berlalu dengan cepat,sudah seminggu Rara masih tidak sadar selepas operasi.
Zayn benar benar jatuh ia lemah, ia terus berada di rumah sakit,ia masih setia menunggu rara sadar.
Begitu juga dengan yang lainnya,setiap hari Dina dan Amel pergi ke rumah sakit untuk melihat Rara, ibu dan saudara tiri Rara pun sudah tau,mereka juga selalu datang ke rumah sakit dengan berpura pura baik pada Zayn.
Sedangkan Reck,ia jarang ke rumah sakit karena ia sibuk mengurus pekerjaan.
"Ra knp Lo masih ga bangun,Lo ga kasian dengan suami Lo,lihat dia begitu putus asa Ra gw kangen sama Lo,gw kangen sama Lo Ra pliss bangun,hiks knp hidup Lo begitu menyedihkan Ra,gw ga sanggup liat Lo terbaring lemah terus,gw mohon bangun ra!"
Ucap Dina dalam hati.
Hari ini tepat satu Minggu Rara tidak sadarkan diri,tepat hari dimana dia kecelakaan.
"Tuan Zayn anda harus tetap kuat!" Ucap mama rara.
Zayn hanya diam memegang tangan Rara dan terus memandangi wajahnya.
"ck kenapa ga mati aja sih Lo!!" Buang buang uang aja tau gak!! kalo matikan bagus,biar Zayn bisa sama aku!!" Ucap sasa dalam hati dengan tatapan tak senang.
"Selamat siang tuan!" Sapa Lim yang baru datang.
"Tuan semua pekerjaan di kantor berjalan lancar!"
"hmm!" Jawab zayn singkat
"Din gw bener bener ga kuat liat tuan Zayn terus begini!" Ucap Amel tidak bisa menahan Air matanya.
"Sabar Mel, semoga yang terbaik terus berada dalam pelukan mereka!"
"Ra.... bangunnnn..... kau teegaa syaang π kau tegaa π ku mohon bangun.... jika kau seperti ini aku bisa matiπ’!"
Zayn terus menatap Rara dengan penuh harapan.
_________________
"PULANGLAH!!!!".......
"SELESAIKAN URUSANMU!!"....
"INGAT PESAN KAMI,, JADILAH WANITA YANG KUAT!".......
"LAWAN DUNIA SAYANG!".....
"JIKA KAU BANGUN KAMU AKAN MENDAPAT HADIAH YANG BESAR!".....
"besar?"
"Apa itu?"
"JIKA KAU INGIN MELIHAT HADIAH ITU, PULANG DAN LIHAT LAH!".....
"KITA HANYA SAMPAI DI SINI!".....
"AKU AKAN PERGI!"......
"tunggu aku belum selesai bicara!!"
"Kau harus jawab!!"
"Heyy Diman ayah dan ibuku!!
"MEREKA SUDAH DI SURGA!".....
"MEREKA SUDAH BAHAGIA!".....
"PULANGLAH!"......
"Tapi kau belum!!"
__ADS_1
"hah cahaya nya hilang,dimaan jangan pergi"
"Jagan pergi!!!!"
___________________
Sebuah gerakan menggoyang jari manis Zayn,gerakan itu semakin kuat, Zayn membulatkan mata.
"RARA!!!" Teriaknya membuat semua orang kaget.
"Ada apa tuan?" tanya Lim kaget
"Ada apa tuan Zayn?" lanjut mama Rara
Semua orang langsung berdiri dan menghampiri Zayn karena kaget.
"RARA RAAA TANGAN NYA GERAK!!" lanjutnya.
Semua orang terkejut termasuk Dina dan Amel mereka langsung melihat Rara.
"Raraa hiks"
"Rara ya tuhan hiks!"
Perlahan mulutnya bergerak,ia mulai mengedipkan mata nya perlahan.
Zayn tidak tau dengan perasan nya sekarang antara senang sedih dan syok.
"Dokter!!! PANGGIL DOKTER!!!!!" Teriaknya
Tak lama kemudian seorang dokter pun datang dan memeriksa Rara.
Rara masih tidak bangun hanya saja ia menggerakkan jari dan matanya.
"Dokter apa yang terjadi!!!" Tanya Zayn
"Tuan ini sungguh keajaiban,nyonya Malik sudah benar benar sembuh dan tidak ada sedikit penyakit yang di deritanya!" Ucap dokter itu yakin.
Tak lama kemudian rara mengeluarkan suara.
"Aaa.....aaaaii...rr....aaa...ii.rr!" Ucapnya
"AIR DIMANA AIR!!" Teriak Zayn.
Lim pun memberikan segelas air dan meminumkan nya pada rara.
Perlahan ia membuka matanya,ia melihat ruangan dengan pandangan kabur,ia berusaha membuka mata nya dengan lebar,ia bisa melihat jelas ada banyak orang di dekatnya.
"Za....zzyn...!" Ucapnya dengan nada lemah
"Iya sayang ini aku,kamu kamu udah sadar kamu gapapa kan kamu baik baik aja mana yang sakit!!" Ucap Zayn dengan menggoyangkan tubuh Rara.
"Ouh astagaaa baru sadar udah bucin!" Ucap Dina dalam hati
Rara hanya tersenyum lalu memeluk Zayn,Zayn langsung membalas pelukan itu.
"Aku merindukan mu!" Ucap Zayn
"Aku juga" Jawabannya
Dokter itu pun keluar dari ruangan karena ia tidak mau bergabung dalam acara haru itu.
"Raa maafin aku,aku minta maaf aku benar benar menyesal karena tidak membela mu hari itu!"
"Tolong percaya dia hanyalah sekretaris dari perusahaan xxxx kami hanya makan malam kerja sama,dan dia bukan kekasihku!"
"Dia hanya mengaku ngaku,maafin aku Ra!"
Ucapnya menunduk.
__ADS_1
Rara tersenyum mendengar pengakuan zayn.
"Aku percaya padamu!" Jawabnya
Rara lalu melihat sekitarnya.
"Dina!" Ucapnya melihat Dina yang tadi menangis.
Sontak Dina langsung meluk tubuh Rara dengan erat.
"Hiks kau jahat,kau jahat ra kau membuatku hawatir!!" Ucapnya kesal
"Maafkan aku,aku janji tidak akan sakit lagi!"
"Hiks sungguh!"
"Sungguh!"
Rara lalu melepaskan pelukannya dan kembali melirik Amel yang menangis dari tadi.
"Kau cengeng sekali!" Ucapnya
"Aku cengeng karna perbuatanmu!" Jawabnya kesal
"Hahahaa maaf!" Jawab nya lalu langsung memeluk Amel.
"Hiks Ra gw kangen!"
Rara hanya tersenyum.
"Mama,kakak!" ucapnya yang melihat keluarga nya juga di sini.
Dengan sigap mamanya langsung mengeluarkan air mata nya dan memeluk Rara.
"Sayang kau membuatku hawatir!" Ucap mamanya
"Tenanglah ma aku di sini!" Jawabnya
Di susul Sasa dan yang lain memeluk Rara.
Rara kemudian tersenyum pada Lim,Lim membalas dengan senyuman.
"Bisakah aku memanggilmu abng?"
"Tentu nyonya!"
"Tapi kau juga harus memanggiilku adik!"
"Tapi..!" .
"Ini permintaan ku!"
"Ahh baiklah!"
"Kalau begitu, apakah kau tidak merindukan adikmu ini?" Tanya Rara dengan senyuman
Lim benar benar tidak bisa berkata apa apa ini pertama kalinya ia menangis dan langsung memeluk Rara.
"Aku tau kau merindukanku!" Ucapnya.
Lim hanya diam meneteskan air mata.
Suasana itu benar benar haru, mereka dibanjiri Air mata.
"Dimana bang Reck?" tanyanya dalam hati.
EPISODE KALI INI SEGITU AJA
GUYS JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE YA
__ADS_1
SEE YOU NEXT EPISODE GUYSSS π