
"WAAA anak yang lucu dan imut!" Ucap Jian
"Dia memang imut,aku ingin sekali mencubit pipinya terus menerus!" Lanjut Rara
"Yakk Tante pipi Yen buka mainan!" jawab Yen kesal.
"Aigoo Yen kalo marah tambah imut degh!";Ledek Rara
"Hahaha jangan menggoda nya Ra,nanti dia benar benar akan marah!"
"Baiklah,kalo gitu gw ke kamar dulu,dan tolong antar baju anak anak untuk Yen!"
"Oke Ra!"
Rara pun menggandeng tangan Yen,dan berjalan ke kamarnya.
__________________
"Ukhh aku dimana?" Tanya Dina sambil memegangi kepalanya
"Kau di kantor ku!" Jawab Reck
"Bg reck,maaf ngerepotin banget yah!" .
"Tidak sama sekali aku hawatir padamu!" Ucap Reck
"Hmmm terima kasih telah menghawatirkan ku BG!"
"Kau punya masalah? dari pagi kau nampak tidak semangat!"
"Ah bukan apa apa koo!"
"Jika kau punya Masalah kau bisa cerita padaku,aku bisa menjaga rahasia,tidak baik jika kau memendam sendiri masalahmu!"
"hmmm!".
"Tidak apa apa jika kau tidak ingin bercerita,aku tidak memaksa!" Reck kemudian menenangkan Dina sambil menepuk pundaknya.
"Bang Reck benar!! aku memang butuh sosok pendengar, tapi siapa??? Rara?? tidak tidak, bisa bisa aku yang akan menjerumuskan hidupku dalam kematianku!"
Dina menatap Reck lekat,karna merasa di ratap Reck pun menatap balik Dina.
deg deg deg deg
"a-pa kau butuh sesuatu?" tanya Reck
Dina hanya menggeleng.
"bang!"
"Ya?"
"Apa kau bisa menjadi pendengar yang baik atas masalah ku?" Tanya Dina ragu
"Tentu!"
"Ini masalahku dengan kekasihku,kau sudah tau kekasih ku adalah Alex,tapi hiks hiks!" Belum selesai Dina bicara ia sudah menangis.
"Hei ada apa? jangan menangis!! tenanglah aku di sini !" Ucap Reck menenangkan Dina
"Dia dia hiks nenghianatiku!! hiks dia tidak mencintaiku!!"
"DARII mana kau tau?"
FLASHBACK
__ADS_1
Saat Dina dan Amel pulang dari rumah Rara, Supir Zayn mengantar Amel dan Dina Pulang sampai rumah tapi di tengah jalan Dina meminta turun karena ada sesuatu hal yang harus ia beli.
"Din gpp nih? apa perlu gw temenin?" Tawar Amel
"Gausah mel,yaudah aku duluan!"
Dina menjauh dari mobil Hitam yang dia tumpangi tadi,ia memasuki sebuah toko untuk membeli barang, tak lama setelah itu Dina keluar.
"Ah syukurlah masih ada,hmm aku harus mencari taksi!" Ucap Dina lalu berjalan menelusuri jalan.
Di tengah tengah perjalanan nya ia seperti mendengar orang yang mendesah,awalnya Dina tidak peduli tapi dia di kejutkan dengan suara yang sangat familiar dengan nya.
"by ahkk jangan di gigit!!"
"akh by bibir mu sangat manis!"
Mata Dina tertuju pada sebuah gang kecil, terdapat mobil rongsokan yang besar menutupi jalan,Dina benar benar sangat kepo ia tidak bisa mengendalikan ke ingin tauhan nya.
"Huhh sedikit lagi aku harus melihat nya!" Ucap Dina mengintip dari tepi mobil.
"Akh by tanganmu ahhh jangan keras keras!"
Suara itu semakin jelas, pandangan Dina juga. semakin jelas,ia melihat sosok pria dan wanita yang sedang melakukan hubungan terlarang, Dina kaget dengan apa yang dia lihat, awalnya Dina ingin lari tapi di tahan oleh suara itu.
Dina semakin memberanikan diri untuk melihat lebih jelas orang itu,saat ia sudah berhasil melihat nya, matanya berbulat lebar, jantungnya seakan berhenti, mulut nya di cekam.
"aaa-lexxxx!" Teriaknya
Sontak membuat keduanya kaget,dengan sigap mereka langsung menutupi badan mereka, dan ternyata itu adalah Alex kekasih Dina dan seorang wanita yang tidak ia kenal.
"diiinaaa!"
"Hiks apa yang kau lakukan!!!! kau kau!!! kayu nenghianatiku!!!
"Kamu jahat hiks kamu jahat!!!!".
"By siapa dia?" Tanya perempuan itu
"HEH KAMU!!! DASAR TIDAK TAHU MALU!! AKU ADALAH PACARNYA!!!" Teriak Dina
"Dina Tolong jangan Teriak!"
"Cihh kamu pacar nya dan aku calon istri nya, cih dia mendekati mu hanya karna dia menyukai temen mu!" Ucap perempuan itu
"TUTUP MULUT MU SIALAN!!" Bentak Dina tangannya bergerak ingin menampar pipi perempuan itu,namun di tahan oleh Alex.
"JANGAN BERANI BERANI MENYAKITI KEKASIHKU!!!" Bentak Alex
"Apa yang kamu katakan akuu kekasihmu!!!! kau lupa??"
"Cihh aku sudah bosan denganmu!! dan sebentar lagi Rara lah yang menjadi pacarku!"
*deg
Hati Dina hancur,air matanya menetes.
"HEH AWAS JIKA KAU MENGADU PADA RARA,DAN MENGATAKAN DENGAN APA YANG KAMU LIHAT!!!"
" memangnya kenapa jika aku mengatakan nya!!"
"NYAWAMU DAN NYAWA KELUARGA MU TARUHANNYA!!"
*Deg
Alex mengeluarkan sebuah pisau tajam,dan mengarahkan pada leher Dina,Dina sangat ketakutan ia gemetar hebat.
__ADS_1
"Camkan kata kata kuu!! sekarang pergi!! kau menganggu ku saja!" Ucap Alex lalu mendorong tubuh Dina.
Dina berlari sambil menangis,ia mendapatkan taksi lalu pulang, selama dari itu Dina terus menangis,ia ingin sekali mengadu pada Rara tapi ia takut jika nyawa nya akan terancam.
FLASHBACK OFF
"APAA!!!!" Bentak Reck
"Hiks BG tolong jangan beritahu pada Rara!"
"Jujur aku ingin sekali membunuh pria brengsek itu,tapi aku juga harus memikirkan Dina!"
"Sudahlah jangan takut,aku akan melindungi mu!" Ucap Reck memeluk Dina.
"Hiks BG kenapa hidup ini sangat tidak adil!!"
"Jangan begitu,dia bukan pria yang baik untuk mu,masih banyak pria yang baik di luar sana!"
"Tidak akan ku biarkan Alex melukai adikku dan Dina!!! jika dia berani menyentuh tangannya saja,akan ku patahkan tulang nya!!" "
sisi lain
"wahh Tante bajunya sangat lucu hahaha!''
"Yen menyukainya??"
"Tentu Tante!"
"Nah kalau begitu ayo duduk dan bicara dengan tante!"
Rara menggendong Yen duduk di kursi mereka mulai bicara.
"Katakan siapa keluarga Yen?"
"Hmm keluarga?? kata bibi Yen Yen punya Daddy!"
"Daddy?? siapa Daddy Yen??"
"Daddy Yen namanya harimau!"
"Lah kok harimau?"
"Kata bibi Yen,Daddy itu galak dan serem,tapi Daddy sayang sama Yen!"
"Hmm MOMMY Yen mana?"
"Mommy?? Yen tidak punya mommy!"
"Kenapa?"
"Kata Daddy mommy meninggal tapi kata bibi mommy ninggalin Yen sama orang!"
"Anak malang,kecil kecil tapi Tidak mempunyai ibu!"
"Baiklah,karna ini sudah hampir malam ayo kita makan duluu!!"
"Wahh ayoo tentee Yen udahh lapar!"
"let's gooo!!"
"Huhh semoga nanti Zayn ga marah,aku harus menyiapkan penjelasan untuk nya nanti!"
GUYS AUTHOR MALAS BANGET UP KARENA LIKE NYA TUH BERKURANG .....
MOHONN UNTUK TETAP DI LIKE YA
__ADS_1