Bocil Nakal Istri Mafia

Bocil Nakal Istri Mafia
Bab 13 Bocil Sialan


__ADS_3

" Rasain dasar murah " teriak Cilla merasa geli membayangkan Samuel tengah bersama wanita wanita malam .


" Nanti Cilla obral kak Sam 1 jam 500 perak itupun kalau ada orang mau " tawa Cilla menggema lalu membanting pintu kamar mandi setelah membawa kimono mandi nya .


" Memang nya kau sudah siap bersaing dengan wanita lain, Bocil " tawa Samuel menutup mulut nya .


" Apa ?" tanya Cilla kepalanya saja yang keluar dari balik pintu kamar mandi menatap Samuel yang masih duduk di sofa itu .


" Hahaha jadi kak Sam beneran mau banting harga " tawa Cilla seketika membuat Samuel melotot .


" Awas kau Bocil " geram Samuel sudah berdiri ingin menangkap gadis nakal itu.


Brukkk .


" Lama-lama copot tuh pintu gara-gara selalu dibanting gadis nakal itu " kata Samuel memijat pelipisnyamerasa pusing menghadapi tingkah Cilla .


Belum 5 menit gadis kecil itu sudah keluar lagi dengan rambut basah nya yang terlihat begitu hot .


" Cilla" teriak Samuel geram saat gadis nakal itu mengibas rambut basah nya ke arah Samuel .


"Mandi jorok bukan tidur " ketus Cilla menirukan gaya Samuel lalu tertawa menutup mulutnya.


Samuel membuang nafas panjang dibuat nya mewanti wanti dirinya agar tak melahap gadis kecil itu sekarang juga .


" Ambilkan handuk ku " perintah Samuel .

__ADS_1


" Ambi," belum selesai Cilla bicara Samuel sudah menyambung .


" Kalau membantah jadi istri durhaka " kata Samuel yang membuat Cilla mau tak mau menurut .


" Emang susah punya suami tua ngelawan dikit aja dosa " kata Cilla berjalan menghentak kan kaki nya .


" Bocil sialan Kamu mengatai Aku tua ?" geram Samuel melempar Cilla dengan bantal sofa yang lembut .


" Nggak kena wlee" cibir Cilla lalu berjalan cepat menuju ruang ganti mengambil handuk Samuel .


"Ini suamiku sayang " kata Cilla tersenyum manis bahkan mengedipkan mata nya menyerahkan handuk pada Samuel .


" Njirr, nggak boleh baper dia hanya menggoda mu Sam " batin Samuel menasehati dirinya sendiri .


" Beneran coba tatap mata Cilla 5 menit " tantang gadis centil itu membenarkan poni nya yang sedikit menutupi mata .


" Haaaa nggak mampu kan " tawa Cilla menatap Samuel yang berdiri terdiam itu .


" sini Kamu " Samuel memegang lengan Cilla lalu menunduk menatap mata gadis kecil itu.


Dalam diam mereka saling tatap sampai senyuman manis Cilla mulai memecah konsentrasi Samuel.


" Ayanggg " suara manja Cilla dengan berbagai ekspresi.


" Astagaaaaa" Samuel mengutuk dirinya sendiri menghadap ke dinding dan memukul dinding itu berkali-kali.

__ADS_1


Samuel benar-benar tidak tahan menatap mata bulat yang hangat serta sikap manja Cilla membuat hati nya meronta ronta.


" huuuuuu" sorak Cilla masuk keruang ganti meninggalkan Samuel yang masih baper itu .


" Bocil Nakal sialan " umpat Samuel mengguyur tubuh nya dengan air dingin merasa malu bagaimana bisa dirinya di kendalikan dengan begitu mudah oleh bocil Nakal itu .


" Kak Sam bajunya diatas meja " teriak Cilla begitu keras .


" Iya Aku tidak tuli Bocil " jawab Samuel keluar kamar mandi memakai handuk saja .


Tapi Cilla sudah keluar dari kamar entah pergi kemana .


" Kemana Bocil itu " heran Samuel saat keluar kamar apartemen sudah sepi .


" Dari mana Kamu Bocil ?" tanya Samuel yang tengah duduk di depan Tv meminum kopi nya begitu Cilla masuk .


" Beli bakso " jawab Cilla menghampiri Samuel dengan kedua tangan di belakang .


" Apa yang kamu sembunyikan?" tanya Samuel lalu dengan takut Cilla meletakkan beberapa kantong plastik di atas meja di depan Samuel .


" Banyak sekali " kata Samuel melihat isi nya tak hanya bakso .


" Kenapa ?" tanya Samuel melihat wajah takut Cilla .


" Siapa lagi ?" heran Samuel saat begitu banyak tangan terdengar mengetuk ngetuk pintu apartemen.

__ADS_1


__ADS_2