
" Byh kenapa ?" cemas Cilla langsung membantu Samuel menuju kamar mandi .
" Byh pusing Sayang " keluh Samuel setelah membasuh mulut nya wastafel.
Cilla membantu Samuel kembali ke ranjang dan mengganti selimut .
" Cilla biki,"
" Disini aja jangan tinggalin Byh " kata Samuel memegang tangan Cilla tak mau Cilla pergi.
Sudah cukup lama Cilla berdebat dengan Samuel yang keras kepala itu sampai Cilla tak tau harus apa lagi .
Selain duduk diam menemani Samuel yang berbaring di ranjang memegang sebelah tangan nya itu .
" Hallo Mom" kata Cilla.
" Jangan telfon Mommy" suara lemas Samuel.
^^^" Ada apa cantik ?" kata Mommy hangat.^^^
" Kak Sam sakit Mom dia nggak biarin Cilla kemana mana " kata Cilla terpaksa mengadu pada Mommy karna jika tidak begitu , Samuel tak mau makan ,minum obat bahkan sekedar melepaskan Cilla saja dia tidak mau .
" Dia nggak mau Cilla rawat Mom " keluh Cilla padahal dia sangat cemas melihat kondisi Samuel begini .
" Byh cuma minta temenin aja udah cukup " keras kepala Samuel tetap tidak melepaskan sebelah tangan Cilla yang duduk di dekat nya itu.
" Ya, tapi harus minum obat seenggaknya makan " kata Cilla lembut mencoba membujuk Samuel yang keras kepala itu.
^^^" Tumben itu anak manja, iya deh Mommy kesana sekarang" kata Mommy langsung berangkat^^^
next
tok
tok
" Masuk aja Mom ,Dad " jawab Cilla dari dalam karna tidak bisa membukakan pintu Lantaran Samuel masih tidak mau melepaskan tangan Cilla.
__ADS_1
" Anak ini " sebal Mommy menarik tangan Samuel yang tak mau melepaskan tangan Cilla.
" Mommy " sebal Samuel meronta ronta lalu duduk dengan cemberut bersandar pada ranjang .
" Kau anak ku apa bukan ?" tanya Daddy Sam mengangkat alisnya terkejut melihat tingkah aneh putra semata wayangnya.
" Bukan ? Aku anak mantan pacar Mommy " ketus Samuel bersalam pada Daddy nya yang duduk di dekat nya itu .
" Apaan sih kamu Sam nggak mau lepasin Cilla,,,aneh" hujat Mommy memeluk Cilla , merasa iba melihat Cilla yang seperti di kekang oleh Samuel karna hanya boleh di dekat nya .
" Mommy mana ngerti apa Sam rasain, Mommy kan udah sayang Sam lagi " Samuel benar benar menangis sampai sesegukan .
" Astaga " Mommy dan Daddy meneguk salivanya berkali-kali melihat Samuel.
" Sam" Daddy memeluk putra yang sudah mewek itu , walaupun masih dalam keterkejutan nya .
wueekk
Tiba-tiba Samuel merasa mual kembali dan berlari menuju wastafel.
" waahhh,,,, Mommy bakal punya cucu Dad " girang wanita cantik itu seperti kebiasaan nya duduk di pangkuan suami nya .
" Malu sama menantu Mom " tegur Daddy , pada istrinya yang duduk di pangkuan nya itu .
" Ehh,,, lupa" Mommy berpindah duduk disebelah Daddy di tepi ranjang.
" Sam ,,, Sayang Mommy nggak gitu " kata Mommy langsung mengejar Samuel yang berjalan keluar kamar mandi itu .
Menyadari perasaan anak nya yang sensitif.
" enggak , buktinya Mommy datang cuma peluk Cilla" kata Samuel mengatakan kecemburuan nya bahkan tidak membalas pelukan Mommy nya .
" Bukan gitu kan Cilla juga anak Mommy " jawab Mommy.
" Terus Sam udah enggak gitu " jawab Samuel terlihat begitu cemburu saat Mommy menyayangi Cilla melebihi dirinya .
" Ayo kita minum Dad " senyum geli Cilla melihat sikap Samuel yang begitu aneh .
__ADS_1
Cilla mengajak Daddy duduk di sofa setelah pelayan mengantarkan minuman.
" Sudah lama Sam begitu " tanya Daddy tertawa melihat anak nya yang masih saja ngambek walaupun ibu nya sudah membujuk .
" Beberapa hari ini Dad kak Sam lucu banget " kekeh Cilla.
" tapi dia nggak menyiksa kamu kan ?" tanya Daddy meminum beberapa teguk kopi nya.
" Tidak Dad hanya saja kadang kak Sam suka marah-marah nggak jelas lalu setelah itu dia akan menangis " cerita Cilla dengan jujur .
" Tidak papa itu pertanda baik " senyum lebar Daddy mengelus kepala menantu nya itu .
Cilla memang masih kecil tapi dia pandai dalam bersikap sehingga Daddy sangat nyaman berbicara dengan nya seperti anak sendiri .
" Kak Sam nggak mau kerumah sakit Daddy, Cilla kasihan liat dia sering muntah " Cilla berharap Daddy bisa membujuk Sam .
" Kita kerumah sakit ya Sam " tegas Daddy saat Samuel dan Mommy nya ikutan duduk .
" Ihhhh, kan udah Sam bilang Sam tidak gila " kenapa sih semua orang ingin membawa Nya kerumah sakit melihat perubahan sikap nya, begitulah yang terfikir oleh Samuel.
" Tapi sepertinya iya Sam, kau harus ke spesialis" kata Daddy dengan wajah seriusnya.
" Jadi Daddy beneran merasa Sam gila " suara kecil Samuel sendu merasa tak bisa menerima kenyataan.
" Iya ,,, apa kau tak merasakan sikap mu yang tak biasa " kata Daddy meyakinkan yang diangguki Samuel ketar ketir.
" Haaa,,, ayok pergi Daddy " rengek Samuel tak bisa menerima kenyataan bahwa dirinya di vonis gila .
Tapi Samuel tak bisa memungkiri kenyataan itu karna Samuel sendiri merasakan perasaan nya yang sering berubah ubah .
" Kalau Sam di kurung, Cilla juga harus ikut. mau ya Sayang " mohon Samuel memegang tangan Cilla .
Samuel sadar dia belum gila sepenuh nya karna dia masih banyak kesadaran seperti sikap nya biasa tapi tentu saja saat dalam tahap penyembuhan dia harus dikurung .
" Cilla itu masih waras ,,,kamu jangan bawa-bawa dia " ketus Mommy .
Sam ingin menangis rasanya selain sulit menerima kenyataan tentang dirinya ,ternyata keluarga nya juga sudah tidak peduli rupanya.
__ADS_1