Bocil Nakal Istri Mafia

Bocil Nakal Istri Mafia
Bab 84 Jahat Nya Daddy


__ADS_3

" Byh kenapa ?" cemas Cilla langsung membantu Samuel menuju kamar mandi .


" Byh pusing Sayang " keluh Samuel setelah membasuh mulut nya wastafel.


Cilla membantu Samuel kembali ke ranjang dan mengganti selimut .


" Cilla biki,"


" Disini aja jangan tinggalin Byh " kata Samuel memegang tangan Cilla tak mau Cilla pergi.


Sudah cukup lama Cilla berdebat dengan Samuel yang keras kepala itu sampai Cilla tak tau harus apa lagi .


Selain duduk diam menemani Samuel yang berbaring di ranjang memegang sebelah tangan nya itu .


" Hallo Mom" kata Cilla.


" Jangan telfon Mommy" suara lemas Samuel.


^^^" Ada apa cantik ?" kata Mommy hangat.^^^


" Kak Sam sakit Mom dia nggak biarin Cilla kemana mana " kata Cilla terpaksa mengadu pada Mommy karna jika tidak begitu , Samuel tak mau makan ,minum obat bahkan sekedar melepaskan Cilla saja dia tidak mau .


" Dia nggak mau Cilla rawat Mom " keluh Cilla padahal dia sangat cemas melihat kondisi Samuel begini .


" Byh cuma minta temenin aja udah cukup " keras kepala Samuel tetap tidak melepaskan sebelah tangan Cilla yang duduk di dekat nya itu.


" Ya, tapi harus minum obat seenggaknya makan " kata Cilla lembut mencoba membujuk Samuel yang keras kepala itu.


^^^" Tumben itu anak manja, iya deh Mommy kesana sekarang" kata Mommy langsung berangkat^^^


next


tok


tok


" Masuk aja Mom ,Dad " jawab Cilla dari dalam karna tidak bisa membukakan pintu Lantaran Samuel masih tidak mau melepaskan tangan Cilla.

__ADS_1


" Anak ini " sebal Mommy menarik tangan Samuel yang tak mau melepaskan tangan Cilla.


" Mommy " sebal Samuel meronta ronta lalu duduk dengan cemberut bersandar pada ranjang .


" Kau anak ku apa bukan ?" tanya Daddy Sam mengangkat alisnya terkejut melihat tingkah aneh putra semata wayangnya.


" Bukan ? Aku anak mantan pacar Mommy " ketus Samuel bersalam pada Daddy nya yang duduk di dekat nya itu .


" Apaan sih kamu Sam nggak mau lepasin Cilla,,,aneh" hujat Mommy memeluk Cilla , merasa iba melihat Cilla yang seperti di kekang oleh Samuel karna hanya boleh di dekat nya .


" Mommy mana ngerti apa Sam rasain, Mommy kan udah sayang Sam lagi " Samuel benar benar menangis sampai sesegukan .


" Astaga " Mommy dan Daddy meneguk salivanya berkali-kali melihat Samuel.


" Sam" Daddy memeluk putra yang sudah mewek itu , walaupun masih dalam keterkejutan nya .


wueekk


Tiba-tiba Samuel merasa mual kembali dan berlari menuju wastafel.


" waahhh,,,, Mommy bakal punya cucu Dad " girang wanita cantik itu seperti kebiasaan nya duduk di pangkuan suami nya .


" Malu sama menantu Mom " tegur Daddy , pada istrinya yang duduk di pangkuan nya itu .


" Ehh,,, lupa" Mommy berpindah duduk disebelah Daddy di tepi ranjang.


" Sam ,,, Sayang Mommy nggak gitu " kata Mommy langsung mengejar Samuel yang berjalan keluar kamar mandi itu .


Menyadari perasaan anak nya yang sensitif.


" enggak , buktinya Mommy datang cuma peluk Cilla" kata Samuel mengatakan kecemburuan nya bahkan tidak membalas pelukan Mommy nya .


" Bukan gitu kan Cilla juga anak Mommy " jawab Mommy.


" Terus Sam udah enggak gitu " jawab Samuel terlihat begitu cemburu saat Mommy menyayangi Cilla melebihi dirinya .


" Ayo kita minum Dad " senyum geli Cilla melihat sikap Samuel yang begitu aneh .

__ADS_1


Cilla mengajak Daddy duduk di sofa setelah pelayan mengantarkan minuman.


" Sudah lama Sam begitu " tanya Daddy tertawa melihat anak nya yang masih saja ngambek walaupun ibu nya sudah membujuk .


" Beberapa hari ini Dad kak Sam lucu banget " kekeh Cilla.


" tapi dia nggak menyiksa kamu kan ?" tanya Daddy meminum beberapa teguk kopi nya.


" Tidak Dad hanya saja kadang kak Sam suka marah-marah nggak jelas lalu setelah itu dia akan menangis " cerita Cilla dengan jujur .


" Tidak papa itu pertanda baik " senyum lebar Daddy mengelus kepala menantu nya itu .


Cilla memang masih kecil tapi dia pandai dalam bersikap sehingga Daddy sangat nyaman berbicara dengan nya seperti anak sendiri .


" Kak Sam nggak mau kerumah sakit Daddy, Cilla kasihan liat dia sering muntah " Cilla berharap Daddy bisa membujuk Sam .


" Kita kerumah sakit ya Sam " tegas Daddy saat Samuel dan Mommy nya ikutan duduk .


" Ihhhh, kan udah Sam bilang Sam tidak gila " kenapa sih semua orang ingin membawa Nya kerumah sakit melihat perubahan sikap nya, begitulah yang terfikir oleh Samuel.


" Tapi sepertinya iya Sam, kau harus ke spesialis" kata Daddy dengan wajah seriusnya.


" Jadi Daddy beneran merasa Sam gila " suara kecil Samuel sendu merasa tak bisa menerima kenyataan.


" Iya ,,, apa kau tak merasakan sikap mu yang tak biasa " kata Daddy meyakinkan yang diangguki Samuel ketar ketir.


" Haaa,,, ayok pergi Daddy " rengek Samuel tak bisa menerima kenyataan bahwa dirinya di vonis gila .


Tapi Samuel tak bisa memungkiri kenyataan itu karna Samuel sendiri merasakan perasaan nya yang sering berubah ubah .


" Kalau Sam di kurung, Cilla juga harus ikut. mau ya Sayang " mohon Samuel memegang tangan Cilla .


Samuel sadar dia belum gila sepenuh nya karna dia masih banyak kesadaran seperti sikap nya biasa tapi tentu saja saat dalam tahap penyembuhan dia harus dikurung .


" Cilla itu masih waras ,,,kamu jangan bawa-bawa dia " ketus Mommy .


Sam ingin menangis rasanya selain sulit menerima kenyataan tentang dirinya ,ternyata keluarga nya juga sudah tidak peduli rupanya.

__ADS_1


__ADS_2