
" Hebat" senyum kecut Samuel berdiri lalu mengangkat Cilla keluar dari kolam renang , mengambil jas nya lalu menutupi tubuh Cilla.
Dengan Aura dingin yang begitu mendominasi Samuel membawa istri nakal nya itu masuk kedalam rumah .
Cilla hanya bisa diam menunduk takut melihat Samuel yang sudah marah itu , jujur saja Cilla benar-benar tidak melihat kondisi sekitarnya barusan.
Cilla merasa panas lalu berenang untuk menyejukkan tubuh nya itu saja , Cilla benar benar tak memikirkan hal apapun selain fokus berenang .
" Bawa semua barang gadis nakal ini " kata Samuel pada pelayan saat melewati pintu utama , melirik seragam dan tas sekolah Cilla di rumput tepi kolam renang.
Sesampainya di kamar Samuel menutup pintu dan langsung membawa Cilla ke kamar mandi .
" Hiksss, dingin ,,,Byh " keluh Cilla memegang lengan nya saat Samuel mengguyur tubuh nya dengan air dingin dari shower.
Samuel juga berdiri bersama Cilla dibawah air dingin shower yang membasahi tubuh mereka .
Samuel mematikan shower tapi sorot tajam tatapan matanya sama sekali tak berubah pada Cilla .
plakkk ..
plakkk
2 tamparan di paha Cilla dari Samuel walaupun tak keras tapi sedikit berasa .
" Sakit Byh " kata Cilla merengek mengelus kedua pahanya yang di tampar Samuel .
" Hebat banget ya berani nih tubuh di pertontonkan pada semua orang " ucapan geram Samuel dan menampar lagi paha gadis kecil itu sampai Cilla merintih ,
" Hehehe, Cilla lupa Byh kalau ada mereka" jawab jujur Cilla masih mengelus ngelus paha nya .
__ADS_1
pletakkk
" Lupa kamu bilang" marah Samuel menyentil kening Cilla.
" Iya Byh, beneran lupa" jujur Cilla .
" Lalu kamu lari pontang-panting kenapa ?" tanya Samuel menaikkan alisnya.
" kan takut Byh amuk" gadis nakal itu masih sempat saja tertawa cengengesan.
plakkk
Lagi dan lagi Samuel menampar paha mulus Cilla walaupun tak sakit tapi Cilla merasa tersiksa dengan tamparan Samuel karna dia jadi bergejolak.
" Kalau takut di amuk mengapa Kamu masih melakukan hal yang tak seharus nya " sebal Samuel menatap Cilla sambil melepaskan pakaiannya yang sudah basah semua .
Setelah mengganti bajunya Cilla menyiapkan baju untuk Samuel diruang ganti .
" Jangan sentuh Aku" sebal Samuel saat dia masuk tangan Cilla sudah bersiap memainkan dada dan perutnya.
"Mmm, jangan marah Byh " bujuk Cilla memeluk Samuel dari belakang .
" sini Kamu " Samuel menarik Cilla yang menempel di punggung nya itu agar berdiri di depan nya .
Lalu Samuel mengangkat Cilla keatas meja diruang ganti dan menatap lekat gadis nakal yang baru saja melakukan kesalahan fatal itu .
" Coba beri alasan agar Byh nggak marah sama tindakan kamu " kata Samuel menatap Cilla yang menunduk takut itu .
" Tau dagu ini punya siapa ?" tanya Samuel memegang dagu Cilla.
__ADS_1
" Punya Byh " jawab Cilla.
" Tangan ini " kata Samuel juga menyentuh tangan Cilla.
" Punya Byh "
" kalau tubuh ini ?" kata Samuel yang mendalam.
" Ya punya Byh " jawab Cilla karna Samuel adalah suaminya.
" Jadi siapa yang bisa leluasa menyentuh dan menatap?" tanya Samuel.
" Ya suami Cilla" jawab gadis kecil itu menunduk .
" Lalu kenapa kamu pertontonkan pada orang lain "
" Ihhh, kan udah Cilla bilang lupa " pernyataan Cilla menatap Samuel yang berdiri di depan nya.
plakkk
berulang kali Samuel menampar paha mulus Cilla yang Cilla mengerang keenakan.
" Apa?,,,lupa ?" senyum kecut Samuel yang mulai jahat mengelus ngelus paha Cilla membuat gadis kecil itu sangat tak tenang .
" Makanya liat situasi dan kondisi Bocil " bisik serak Samuel mengelus kepalanya bagian belakang Cilla lalu mencium bibir Cilla dengan begitu menuntut,sampai Cilla meremas rok yang di pakai nya
next ...
...“Mengapa setelah Aku menjauh kamu baru sadar lalu mengejar bahkan berharap lebih serta berusaha meyakinkan Aku , tapi maaf sikap mu di masa lalu telah membuat semangat ku patah sehingga Aku mundur dan sekarang sudah menemukan yang lebih baik ”...
__ADS_1