
Samuel langsung menyisipkan pistol yang di pegang nya di celana bagian belakang nya lalu menarik kemeja keluar .
" Ada apa Bocil " senyum Samuel akan menyentuh Cilla tapi gadis kecil itu langsung menjauh ketakutan walaupun dia tak sempat melihat pistol yang baru saja di sembunyikan Samuel .
" Kamu mendengar percakapan Kak Sam ?" tanya Samuel lembut mengelus kepala Cilla yang di peluk nya .
Cilla mengangguk tanpa berani menatap Samuel dia hanya menunduk bahkan seperti gadis kecil itu ingin lari saking ketakutannya saat tau ternyata Samuel adalah seorang psikopat yang kejam .
" Dengar. Kak Sam becanda Sama Zico , kak Sam mau kekantor bukan mau bunuh orang " kata Samuel menjelaskan sambil menenangkan Cilla .
Tapi sepertinya ucapan Samuel tak sanggup meredam ketakutan Cilla .
" Kamu takut sama ini ?" kata Samuel malah mengeluarkan pistol nya yang membuat Cilla semakin ketakutan bahkan keringatan .
" Ci,Cilla," bahkan lidah Cilla sudah kelu saking takut nya .
" Ini bukan untuk bunuh orang Bocil tapi buat melindungi diri semua pebisnis harus ada ini buat melindungi diri Papa kamu juga ada " jelas Samuel .
" Orang bawa pistol itu bukan berarti seorang psikopat" jelas Samuel santai yang mampu membuat Cilla tenang .
" Iya dulu Papa Cilla juga jelasin hal ,yang sama " kata Cilla ingat sedikit lega dari ketakutan nya .
Wajar Cilla ketakutan siapa sih yang nggak ketakutan kalau tau tinggal satu atap dengan seorang psikopat apalagi Cilla sering jahat sama Samuel bisa di mutilasi nanti .
Itulah fikiran yang membuat Cilla ketakutan sampai gemetaran.
" Itu kamu tau ambilkan dasi sama Jas kak Sam kekamar Ya " pinta Samuel kepada Cilla yang sudah sedikit tenang itu .
" Kak Sam beneran becanda sama kak Zico kan?" tanya Cilla takut-takut .
" Iya apa perlu kak Sam telfon Zico balik biar kamu percaya " kata Samuel memperkuat argumen nya .
__ADS_1
" Kak Sam sarapan dulu ya baru kekantor " pinta Cilla menatap Samuel hangat dia tau Samuel buru-buru tapi Cilla ingin Samuel makan dulu .
" Baiklah" kata Samuel dengan tenang memakai jas nya .
" Kak Sam kekantor nya cuma sebentar Cilla jangan keluar apartemen sebelum kak Sam pulang ya " pinta Samuel .
" I,iya kak sam " kata Cilla terbata .
Samuel tau Cilla ingin bertanya tapi sepertinya takut .
" Kak Sam berangkat ya" kata Samuel lembut setelah Cilla bersalam dia mengecup kening Cilla .
Puluhan pengawal Samuel sudah menunggu di mobil lalu mereka segera menuju markas .
Samuel memasuki markas besar nya dengan amarah yang sudah tak dapat diredam lagi bahkan suhu tubuhnya sudah memanas .
Samuel melepas dasi serta jas lalu menggulung lengan kemeja nya sampai ke siku .
" Begini boss mereka bergerak dari segala sisi bahkan mereka sudah menghancurkan 2 cabang perusahaan milik Kita di sudut kota " jelas Zico profesional.
" Hancur perusahaan pusat milik Argantara company " ucap Samuel tersenyum kecut melihat kondisi 2 perusahaan cabang nya yang sudah diambang kebangkrutan karna rusak parah .
" Kerahkan anak buah kita sekarang" pinta Ricky yang sudah mengatur dan mengendalikan beberapa kepala pengawal .
drett
drett
" Angkat lah Sam ?" pinta Daniel saat Cilla malah menelfon di kondisi se genting ini .
" Ada apa ?" tanya Samuel mencoba lembut dalam kondisi yang sudah tak bisa di jelaskan lagi .
__ADS_1
" Kak Sam jangan berantem ya " pinta Cilla suara lembut gadis kecil itu benar-benar membuat teman-teman Samuel menutup telinga .
" Tidak kan sudah Kak Sam bilang kalau kak Sam kekantor bukan berantem " jawab Samuel santai .
" Tapi perasaan Cilla nggak enak " kata Cilla dari nada bicara nya terselip ke khawatiran.
" Tenang Kak Sam baik-baik saja" kata Samuel .
" Berantem itu biasa bagi laki-laki bocil " jawab Nick yang tak tahan mendengar suara yang membuat hati nya meronta-ronta.
" Tapi menyelesaikan masalah tanpa berantem itu baru paten " ucapan Cilla gokil yang di dengar oleh keempat pria yang sedang panik itu sebagai sebuah solusi .
" Bener" tegas Daniel lalu telfon itu terputus karna ponsel Samuel sudah mati .
" Tarik mundur semua pasukan " pinta Samuel merubah susunan rencana awal .
" Menyelesaikan masalah tanpa sebuah perkelahian itu baru paten " berulang kali Zico dan Nick mengulangi perkataan sederhana Bocil nakal itu .
" Hancurkan saja sistem perusahaan nya " kata Samuel menyebutkan sebuah ide brilian.
" Rugi kalau hanya dihancurkan lebih baik kita jual seluruh data-data perusahaan itu pada orang-orang yang menginginkan nya " kata Daniel dengan fikiran licik nya .
" Perbaiki perusahaan yang mereka rusak lalu buka sepuluh cabang perusahaan baru " tawa Ricky dengan otak hacker nya .
" Tapi baku hantam akan tetap terjadi saat perusahaan pusat itu bangkrut maka akan berimbas pada yang lain nya dan mereka akan menyerang kita sampai titik darah penghabisan " ucap Nick yang sudah bisa memprediksi ending dari sesuatu yang akan mereka lakukan.
" Bagus jika dia datang kesini Aku akan melenyapkan nya dengan tangan ku sendiri " kata Samuel tersenyum menyeramkan .
...............
" Kak Sam kemana ya kok ponsel nya mati " cemas Cilla mondar mandir di depan ruang santai dengan fikiran begitu kalut .
__ADS_1