
" Kita kemana sih Byh ?" heran Cilla saat Samuel mengendari mobil ke arah yang tak biasa rasanya .
" Kerumah baru " jawab Samuel singkat .
" Ihhh kita tinggal di apartemen saja Byh " kata Cilla yang sudah terlanjur suka pada apartemen mereka .
" Ogahhhh, punya Istri Nakal kayak kamu nggak bisa dibawa tinggal di apartemen. nggak kita Tinggal dirumah baru sekarang " tegas Samuel.
" Nggak mau pokok nya Cilla mau tinggal di apartemen " tegas Cilla juga sama seperti Samuel .
" Membantah aja kamu, liat dulu rumah nya " kata Samuel berkendara semakin cepat .
" Mmm, nggak mau " keras kepala Cilla tetap lebih menyukai apartemen mereka .
" kamu bisa Apa ? kan By yang nyetir jadi sekarang diam " senyum penuh kemenangan Samuel.
" Mmm sebel liat Samuel jahat " gerutu Cilla mencibir lalu memilih menghadap ke arah jalan raya dan membuka kaca mobil .
Samuel dengan jahatnya menaikkan kembali kaca mobil yang Cilla turunkan.
brakkk
Kaki Cilla menendang dasbor mobil mewah Samuel berulang kali " jangan mentang-mentang Cilla numpang yaa, By bisa seenaknya kayak gitu " sebal Cilla melihat Samuel yang jahat menutup kaca mobil nya .
" Dingin nanti masuk angin sudah malam" kata Samuel menatap Cilla yang sudah cemberut itu .
__ADS_1
" Alasan " ketus Cilla menatap Samuel sebelah mata.
" Cilla mau turun pokok nya Cilla mau tinggal di apartemen" tegas Cilla memangku tangannya.
" Turun gih " kata Samuel dengan jahat nya menepikan mobil nya di jalan yang begitu sepi .
" Kenapa nggak jadi, katanya mau turun " kata Samuel menaikkan sebelah alisnya.
" Mmm, Cilla beneran di suruh turun ?" tanya Cilla enggan merasa ngeri melihat jalanan yang begitu sepi .
" Kan Kamu yang mau turun " kata Samuel begitu serius .
" Mmm Cilla lagi ngambek tau " kesal Cilla yang merasa Samuel tidak peka .
" Turun gih " kata Samuel tegas bahkan membukakan Cilla pintu tanpa keluar dari dalam mobil saja.
" Turun cepat, tuh preman sekaligus hantu udah nungguin " kata Samuel dengan jahat nya .
" Mmm" rengek Cilla dengan takut dan ngeri turun dari mobil apalagi sudah malam .
" Daa, Cilla" kata Samuel dengan jahat nya menutup pintu mobil .
" Aakkkkk " teriak Cilla histeris ketakutan saat sebuah tangan memegang bahu nya .
" Hiksss, jangan sakiti ,Cilla " takut Cilla memejamkan mata ketakutan.
__ADS_1
" Hahaha " tawa Samuel memeluk gadis nakal yang sudah menangis itu .
" Mmm, By jahat " geram Cilla memukul Samuel sambil menghapus air matanya .
" Ya kali aku meninggalkan istriku yang cantik ini " berkali kali Samuel mengecup gemas pipi Cilla.
" Hiks , Cilla takut Byh " Cilla memeluk Samuel begitu erat tak mau di tinggalkan beneran .
" Ehhh, kok Bocil nakal nangis sih " senyum tertahan Samuel menghapus air mata Cilla .
" Byh jahat, prank nya nggak main main , serasa beneran " rengek Cilla ketakutan beneran.
" Ayok pulang, Istriku " kata Samuel dengan hangat .
" Mmm" Cilla menutup wajahnya dengan telapak tangan saat Samuel yang mengemudi itu terus saja menatap Cilla menggoda .
" Gadis kecil manja , nakal , penakut lagi " kekeh Samuel tak menyangka Cilla se penakut itu tapi juga merasa bersalah sih .
" Nanti Byh Cilla bilangin sama Mommy" emosi Cilla melihat Samuel yang menjahati nya .
" Ya, ya jangan , sayang kok bawa-bawa Mommy sih " resah Samuel menatap Cilla.
next ...
..."jangan berlari lagi aku sudah tidak mengejar mu kok "...
__ADS_1
mulai sekarang tenang yaa