
" Hahahaha" tawa petakilan Cilla melihat ekspresi Samuel yang benar-benar percaya dengan ucapan Daddy bahwa dia beneran Gila .
" Mmm,,, apa Kamu ketawa seneng mau cari suami baru " kesal Samuel berjalan keluar kamar.
" Sam ,,Sam " teriak Daddy mengejar Samuel.
" stop ,,,, Kamu kenapa sih " akhirnya Daddy juga tertawa setelah mengejar Samuel sampai ke lantai satu .
" Sam nggak bisa menerima kenyataan ini Dad, biar sama Bunuh diri Saja " frustasi Samuel .
plakkk
" Berani kamu" tegas Mommy menampar lengan Samuel.
" Sakit Mom " keluh Samuel mengelus ngelus lengan nya.
" Istri kamu itu sedang hamil dan sepertinya kamu terkena kehamilan simpatik" pendapat Mommy memilih menjelaskan saja .
Karena melihat Samuel yang tidak paham akan perubahan dirinya bahkan akan berbuat nekat .
" Beneran Mom " senyum lebar Samuel .
" Ayo kerumah sakit " ajak Mommy ingin benar-benar memastikan.
__ADS_1
next.....
satu minggu kemudian .
Malam hari jelang tidur Samuel meletakkan kepalanya di pangkuan Cilla dengan manja seperti kucing minta di elus ...
" Byh katanya Cilla hamil kok perut Cilla masih segitu-gitu juga " heran Cilla melihat perutnya.
" Ya kan masih kurang 2 bulan sayang " kata Samuel mengelus ngelus perut Cilla.
" Besok Cilla ikut Byh kekantor Ya ,,,Cilla bosen dirumah " keluh Cilla semenjak dia hamil Cilla sangat di manjakan .
Bahkan kedua ibu nya selalu mengunjungi Cilla tiap hari , tidak membiarkan Cilla melakukan sesuatu yang akan membuat Cilla lelah bahkan semua kebutuhan Cilla disiapkan oleh pelayan .
" Cilla nggak sakit tapi ini nggak boleh itu nggak boleh " keluh Cilla.
" Maaf ya sayang kamu jadi merasa terkekang gara-gara kami semua " iba Samuel melihat Cilla.
" Nggak papa, Cilla tau kok kalian semua sayang Cilla dan tidak ingin kami kenapa napa " kata Cilla juga paham sambil mengelus perutnya.
" Kamu masih kecil dan sangat rawan untuk keguguran itulah kenapa Byh takut sayang " kata Samuel yang tak ingin terjadi apa apa .
" Tapi Cilla kuat kok Byh " semangat Cilla ingin sekali melihat bayi nya .
__ADS_1
" Harus kuat ada Byh disini " kata Samuel menidurkan Cilla lalu memeluk istri kecilnya itu.
" Cilla pengen punya anak perempuan Byh " kata Cilla pada Samuel.
" Ehhh,,, nggak boleh gitu perempuan atau laki-laki tetap sama jangan sampai karna nggak dapat apa yang di pengen kasih sayang nya malah beda " tegas Samuel lembut mengecup kening istrinya.
" Iya,,,,Byh ,,,tapi kalau belum dapat kita punya anak lagi " pendapat Cilla , dia memang menyayangi anak nya tapi Cilla juga ingin punya anak perempuan juga itu saja tidak ada maksud lain .
" ihhh,,, Bocil ini,,, yang ini saja belum lahir sudah minta lagi " senyum geleng kepala Samuel melihat istrinya yang bahkan berani meminta .
" Haa,,,,aaaa bukan gitu " rengek malu malu Cilla.
" Terus apa " goda Samuel mengangkat sebelah alis nya .
" Tau ah" buang muka Cilla.
" Mmm" Cilla meremas selimut saat Samuel memegang tengkuk nya lalu mencium Bibir Cilla dengan hangat namun penuh sensasi .
" Byh,,"
" Apa " kata Samuel lalu mengecupi pipi Cilla dan mencium Cilla kembali dengan penuh sensasi .
" Aku tak sabar menunggu usia kandungan mu genap 2 bulan sayang " bisik serak Samuel ,,,ingin menuntaskan has** nya
__ADS_1