
setelah pulang dari acara jalan-jalan mereka Samuel dan Cilla pulang ke apartemen lalu sibuk dengan kegiatan mereka masing masing .
Kurang dari jam 9 malam Cilla sudah duduk santai di tepi ranjang bermain ponselnya.
drettt
drettt
Cilla mengangkat telpon itu
" tumben telpon WhatsApp nggak punya pulsa kamu Yan " tanya Cilla langsung tanpa basa basi sedikitpun.
^^^" Pake nanya lagi Kamu kenapa blok nomer Aku " ketus Rian.^^^
" Enggak kok Cilla nggak blok " kata Cilla tak terima dengan tuduhan Rian .
^^^" Terus kenapa aku telfon nggak bisa pergi jalan-jalan kok nggak ngajak-ngajak " omel Rian.^^^
" Kamu tau tadi Cilla jalan-jalan?" tanya Cilla dengan polos .
^^^" Aku tadi kerumah Kamu dan kata Papa Kamu lagi pantau proyek luar kota sebagai perwakilan Papa "cerita Rian.^^^
" Heheheee" kekeh Cilla karna Papa nya membohongi Rian.
^^^" Aku tuh cemas tau nggak kamu hilang tanpa kabar udah 2 hari nggak sekolah di tambah lagi nomer nya nggak bisa dihubungi" kata Rian begitu cemas.^^^
" Cieeee khawatir sama Cilla nih " kata Cilla tertawa menggoda Rian lewat telfon .
brakkk
Samuel yang baru saja habis mandi bahkan hanya memakai handuk yang melingkar di pinggang nya itu membanting pintu kamar Mandi mendengar obrolan Cilla bersama pria lain .
__ADS_1
Tanpa berkata sepatah katapun Samuel langsung menuju ruang ganti .
" Yan nanti kita ngobrol lagi Cilla ada urusan " kata Cilla langsung menutup telfon tanpa mendengar jawaban Rian lagi .
Cilla menghampiri Samuel di ruang ganti " Kak Sam" panggil Cilla berdiri di ambang pintu menatap Samuel yang sedang mengancingkan celana nya .
Samuel mengambil bajunya di lemari lalu membanting kembali pintu lemari mewah nya tanpa menjawab Cilla .
" Kan itu bajunya udah Cilla siapin " kata Cilla mendekati Samuel yang malah memakai baju lain padahal Cilla sudah menyiapkan baju untuk nya .
Samuel sudah siap dengan pakaian casual nya malam ini lalu setelah merapikan rambutnya Samuel memakai Parfum dan keluar dari ruang ganti tanpa menghiraukan Cilla .
" Kak Sam mau kemana ?" tanya Cilla memegang tangan Samuel yang sudah hampir sampai di dekat pintu keluar setelah berlari mengejar nya .
" Lepaskan" tegas Samuel menarik tangan nya dengan kasar .
" Kak Sam kenapa?" kata Cilla tak mengerti dengan sikap Samuel yang tiba-tiba berubah.
" Kak Sam" Cilla berdiri memegang gagang pintu tak membiarkan Samuel pergi .
" Tapi Cilla takut di apartemen sendiri kan udah malam " kata Cilla menatap Samuel sendu.
" Kamu bisa menelfon pria tadi untuk menemanimu " ketus Samuel mendorong Cilla pelan agar bisa membuka pintu .
" Itu cuma teman Cilla kak Sam " kata Cilla menjelaskan saat tau alasan kenapa Samuel marah .
" Sama Aku juga akan pergi bersama teman-teman ku lalu mengapa Kamu melarang ku " jawab Samuel datar .
" Karena kak Sam suami Cilla nggak boleh main sama wanita jalan* " kesal Cilla menatap cara berpakaian Samuel yang melepas 2 kancing bagian atas kemeja nya .
" Istriku saja masih telfonan dengan pria lain semalam ini aku juga bisa bermain dengan wanita jalan* untuk menyenangkan diriku sendiri " kata Samuel meraih gagang pintu lalu keluar.
__ADS_1
" Kak Sam Cilla takut " kata Cilla mengejar Samuel sebelum dia masuk mobil .
" Kan sudah aku katakan," belum selesai Samuel berucap dia langsung terdiam mendengar ucapan Cilla .
" Jangan tinggalkan Cilla disini sendiri Cilla takut " tangis Cilla sesegukan lalu menatap Samuel sendu .
Samuel yang tak kuat menatap Cilla langsung mengangkat Cilla kembali masuk kedalam apartemen lalu mendudukkan nya di sofa .
" Jadi mau kamu apa ?" tanya Samuel menatap Cilla yang masih menangis itu .
" Cilla takut disini sendiri Kak Sam anterin Cilla pulang kerumah orang tua Cilla ya, setelah itu baru kak Sam pergi main sama teman-teman Kak Sam. Cilla takut disini sendiri " kata gadis kecil itu dengan lirih .
Merasa takut saat Samuel akan meninggalkan nya sendirian .
" Cilla. Bocil polos ini " hati Samuel malah tersayat sayat mendengar ucapan Cilla .
Seolah Cilla merasa Samuel sama sekali tak peduli apalagi menganggap nya padahal kan bukan begitu .
" Cilla " Samuel duduk di sofa mengangkat Cilla kepangkuan nya lalu memeluk gadis kecil yang menangis terisak itu.
" Cilla tau kak Sam nggak Sayang Cilla tapi, Cilla mohon , anterin Cilla kerumah orang Cilla ,Cilla takut disini sendirian " tangis Cilla menatap Samuel dengan air mata yang berderai derai.
" Sayang " tersayat ,sakit hati Samuel melihat Cilla yang memohon seperti ini padanya merasa dirinya begitu kejam .
" Enggak, kak Sam nggak akan ninggalin Cilla kok tenang ya" kata Samuel begitu lembut mengelus punggung gadis kecil yang sudah terisak itu .
panik
nggak
tuh
__ADS_1
kamu
Sam.