
Selesai mandi Samuel memberikan sebuah paper bag pada Cilla .
" Apa ini Om " tanya gadis kecil yang memakai kimono mandi itu dengan jahat memanggil Samuel Om.
" Bayaran buat kamu" kata Samuel menjitak kepala bocil nakal itu.
" Mmmk" Cilla membanting paper bag itu tepat mengenai punggung Samuel yang tengah berdiri memakai kemeja nya .
" Dibayar pake baju doang dasar miskin " hujat Cilla menghambur ke atas ranjang lalu berbaring nyaman .
" Nyesel datang ke kandang singa di terkam berkali-kali " sesal Cilla tiduran menatap Samuel yang berdiri merapikan rambut nya terakhir dia memakai jas .
Setelah siap Samuel mengambil hairdryer lalu mencolok nya di dekat tepi ranjang dan mengambil Cilla yang tengah berbaring itu seperti mengambil guling dengan mudah .
" Aww" rintih Samuel saat Cilla memukul kepala nya berkali-kali.
" Sakit Bocil" kata Samuel memegang kedua tangan Cilla .
" Cilla itu manusia " kesal Cilla melihat Samuel yang mengangkat Cilla dengan begitu mudah lalu mendudukkan Cilla di salah satu paha nya .
__ADS_1
" Kamu terlalu ringan sih Cil " kata Samuel dengan santai menyandarkan Cilla ke dada nya lalu mulai mengeringkan rambut Cilla dengan hairdryer.
Setelah kering Samuel menyisir rambut Cilla dengan senang, Samuel suka sekali melihat rambut panjang dan tebal Cilla .
" Udah Bocil ganti baju " perintah Samuel tapi Cilla sama sekali tak menyahut ataupun bergerak .
" Cilla, nanti tidur pake baju dulu" kata Samuel menggoncang tubuh Cilla .
" Cilla ngantuk " kata gadis kecil itu merasa lelah .
" Iya tapi pake baju dulu nanti kamu masuk angin " kata Samuel begitu lembut mengelus pipi Cilla penuh kasih sayang.
" Mau ya sebentar doang nanti tidur lagi " kata Samuel benar-benar lembut dan tulus seolah sifat dingin dan kasar nya sirna .
"Cilla" panggil Samuel lembut berulang kali menatap wajah Cilla yang sudah menutup mata .
" Jangan Kak Sam" rengek Cilla menyusup kepelukan Samuel agar Samuel tak dapat melihat wajahnya lagi .
" Tuhan Cilla pengen ketawa" batin Cilla membenamkan wajahnya di dada Samuel sepenuh nya , takut tertawa melihat orang tegas dan sedingin Samuel begitu lembut .
__ADS_1
" Cantik pake baju dulu ya nanti bobok " kata Samuel membujuk Cilla takut nanti Cilla masuk angin .
" Mmm mau bobok di pangkuan Kak Sam " kata Cilla dengan suara kecil masih membenamkan wajahnya di dada Samuel.
" Iya nanti bobok tapi pake baju dulu " kata Samuel berjalan mengambil paper bag di lantai tapi tetap membawa Cilla.
" Pake dulu ya " kata Samuel begitu sabar membuat Cilla yang mengerjai nya itu terheran heran .
"Ingus Cilla kena baju Kak Sam" kata gadis kecil itu dengan mata sayu akhirnya menatap Samuel yang masih duduk memeluk nya itu .
" Nggak papa, pake baju ya " kata Samuel lembut benar-benar tak ingin Cilla masuk angin .
" pakaikan" kata Cilla manja-manja menyebalkan.
" Yaudah " kata Samuel tetap saja lembut akan menarik ikatan kimono Cilla agar bisa memakaikan baju .
Cilla berdiri lalu merebut paper bag itu sambil tersenyum menggoda
" Cieeee, Om pemarah sabar banget sekarang " tawa petakillan Cilla berlari menuju ruang ganti sebelum di amuk Samuel.
__ADS_1
" Sialan" emosi Samuel padahal dia benar-benar tulus takut Cilla masuk angin tapi rupanya gadis nakal itu malah mengerjainya dan bodoh nya Samuel yang masuk perangkap Cilla tanpa dia sadari .