
Pipi Cilla semakin memerah saat Samuel malah mengecup pipi kiri nya .
Melihat gadis kecil itu malu malu Samuel semakin gemas dan ingin segera melahap nya .
" Kalau kak Sam minta hak Kak Sam sekarang Cilla siap nggak ?" tanya Samuel begitu tak ingin memaksa Cilla.
" Hak apa ?" tanya Cilla mata bulatnya menatap Samuel fokus .
" Hak sebagai seorang suami " kata Samuel menatap perubahan ekspresi wajah Cilla .
Cilla terdiam mendengar ucapan Samuel walaupun dia polos dan nakal tapi Cilla tau kok tentang hal yang di tuntut Samuel pada dirinya .
" Emang, emang kak Sam mau melakukan itu sama Cilla ?" tanya Cilla takut .
" Mengapa tidak ?" heran Samuel mendengar ucapan Cilla yang bertanya begitu .
Cilla menatap Samuel dalam lalu dia terisak membuat hati Samuel tersayat jadinya .
" Kalau kamu nggak mau Kak Sam nggak papa jangan nangis " kata Samuel merasa bersalah karna merasa Cilla jadi tertekan oleh nya .
" Cilla " kata Samuel lembut dia tidak marah walaupun Cilla tak mau melakukan nya tapi Samuel iba melihat Cilla menangis.
" Kak Sam" Cilla menangis memeluk leher Samuel erat .
" Udah nggak papa " kata Samuel tulus mengelus ngelus punggung Cilla yang menangis terisak itu .
Samuel memegang wajah Cilla dengan kedua tangannya lalu menghapus air mata di pipi Cilla .
" Nggak papa Kak Sam nggak marah kok " kata Samuel lembut dia tau Cilla sedang merasa bersalah karna tidak mau melakukan nya .
__ADS_1
" Udah kita bobok aja ya " kata Samuel lembut .
" Bu, bukan gitu kak Sam" kata Cilla juga memegang pipi Samuel dalam posisi mereka yang masih begitu dekat .
" Udah nggak papa kalau ngga,"
" Cilla mau " kata gadis kecil itu.
" Kalau mau terus kenapa menangis " tanya Samuel balik .
" Nggak usah bohong kalau memang tidak mau Kak Sam nggak papa" kata Samuel .
" Tapi kak Sam suami Cilla " kata Cilla menatap Samuel iba sudah pasti pria dewasa seperti Samuel menginginkan nya.
" Iya" jawab Samuel mengecup kening Cilla .
" Cilla mau tapi Cilla takut nanti bayi nya punya kakak tiri " ucap Cilla itulah yang membuat Cilla menangis dia memikirkan nasib anak nya nanti .
" Kak Sam sering lakuin yang begituan sama wanita lain pasti mereka mengandung bayi Kak Sam, nanti anak Kak Sam malah bunuh atau aniaya bayi Cilla, Cilla sedih " jawab Cilla menghapus air matanya.
" Jadi Cilla tau tentang hal ini ?" batin Samuel menutup mata .
" Kamu tau kalau Kak Sam dulu sering tidur sama wanita lain ?" tanya Samuel to the point.
" Iya Cilla sering liat artikel tentang Kak Sam di medsos " jawab Cilla .
" Lalu kamu jijik melakukan hal ini bersama Kak Sam?" tanya Samuel mencoba sedikit mengorek isi hati Cilla.
" Kenapa jijik kak Sam kan suami Cilla yang penting Kak Sam udah nggak lakuin itu lagi semenjak kita nikah " jawab Cilla .
__ADS_1
" Asal kamu tau sedikit pun kak Sam nggak pernah meninggalkan sper** kak Sam dalam rahim wanita wanita itu jadi nggak mungkin mereka mengandung bayi Kak Sam " jawab Samuel memberikan kata pasti .
" Maaf yang sebesar besarnya kak memang bukan perjaka lagi kak Sam terlalu mengikuti hasra* sehingga kak Sam nggak bisa jaga hal itu untuk Cilla " Samuel benar benar jujur se jujurnya pada Cilla .
" Tapi satu hal walaupun begitu Kak Sam bisa pastiin nggak ada satupun teman tidur kak Sam yang mengandung bayi Kak Sam " kata Samuel masih menatap wajah Cilla yang terlihat syok mendengar pengakuan Samuel .
" Maafkan Kak Sam yang nggak bisa menjaga nya " pinta Samuel meminta maaf kepada istrinya sedalam dalam nya .
Merasa begitu menyesal telah melakukan hal yang sama sekali tak di perbolehkan bahkan berulangkali Samuel menerima konsekuensinya dari Daddy nya tapi Samuel pun tak pernah jera .
" Tapi Rian bilang dia menjaga nya untuk Cilla " kata Cilla berbicara di tengah keheningan teringat Rian yang pernah berbicara tentang hal itu .
Samuel yang tadinya lembut penuh penyesalan itu tiba-tiba mengepal tangannya mendengar ucapan Cilla .
Ucapan Cilla barusan berhasil membangkitkan kembali jiwa tempramen Samuel yang akan muncul begitu saja saat hatinya merasakan sakit serta tak rela .
" Akk Kak Sam" teriak Cilla ketakutan saat Samuel meraih lampu tidur di atas nakas lalu melemparkan nya ke lantai sampai pecah bahkan hancur .
Wajah yang menggambarkan sakit hati dan kemarahan yang menyala bahkan kecemburuan serta tak rela semua bercampur menjadi Satu .
" Pergilahh" kata Samuel dengan tangan mengepal bahkan tubuh nya sudah bergetar menahan amarah tapi dia tak ingin menyakiti Cilla .
" Kak Sam" kata Cilla memeluk Samuel yang sudah begitu tak tenang itu .
" Pergii " teriak Samuel masih sekuat tenaga menahan diri agar diam padahal tangan nya sudah gatal ingin membanting barang-barang di sekitarnya untuk melampiaskan emosi nya .
Eitsssss tunggu up selanjutnya ya jangan salah paham langsung Hot lo episode selanjutnya.
Tapi episode nya di tulis sama salah satu pembaca setia Author lo di tunggu ya.
__ADS_1
liat cover novel kita yang baru suka nggak ?