Bocil Nakal Istri Mafia

Bocil Nakal Istri Mafia
Bab 39 Ke Kantor Samuel


__ADS_3

Sepulang sekolah Cilla tengah menuju parkir untuk mengambil motor nya .


" Cilla " panggil Rian memegang tangan Cilla setelah mengejar nya .


" Rian" kata Cilla santai menatap Rian yang terlihat begitu rindu itu sampai wajah nya terlihat sendu .


" Haiii. Cilla " sapa sekelompok pria yang lewat dekat Cilla .


" Haiii kak " jawab Cilla dengan seulas senyum.


" Kamu liat Aku nggak sih "Rian merasa kesal melihat Cilla yang mengabaikan nya .


" Hehee, liat tapi kakak itu juga ganteng " puji Cilla masih sesekali melirik pria berseragam Pramuka itu.


" Ganteng mana sama aku ?" sebal Rian bertanya .


Cilla menatap Rian bergantian dengan pria tadi " Ganteng kak Sam " jawab Cilla spontan.


" Siapa " kata Rian yang kurang jelas mendengar.


" Apa sih Yan Kamu baru juga ketemu Cilla udah marah-marah " komplen Cilla duduk di atas motor nya .


" Kenapa menatap Cilla gitu " heran Cilla melihat tatapan Rian yang begitu dalam.


" Kamu kok berubah sih Cil" ucap Rian sendu.


" Berubah gimana ?" tanya Cilla.


"Yan " panggil Cilla saat Rian malah diam mematung .


" Ehhh, maksud Aku gaya rambut kamu yang berubah " kata Rian mengelus kepala Cilla yang rambutnya di kuncir kebelakang tapi dengan tatanan yang berbeda dari biasanya.


Sebenarnya sudah sejak beberapa saat lalu Rian menyadari hal itu .


" siapa yang nguncirin ?pelayan baru " kata Rian dia sangat tau kalau Cilla memang sedikit kesusahan merawat rambutnya yang panjang dan tebal serta pasti di bantu oleh seseorang karna Cilla tak bisa rapi mengikat rambut nya sendiri .


" Suami Cilla " jujur Cilla .


Cilla merasa tak ada salah nya jujur pada Rian tentang pernikahan nya sama seperti Samuel yang jujur pada teman-temannya.


" Jangan ngadi-ngadi lo Bocil " Rian yang terlihat sendu tadi malah tertawa Sambil mengacak rambut Cilla.

__ADS_1


" Sekolah dulu yang bener nanti gue nikahin kalau emang udah pengen punya suami " kekeh Rian menutup mulut nya yang keceplosan.


" Mmh nggak mau punya suami Playboy " kata Cilla menatap Rian sebelah mata .


" Nanti Aku akan pensiun jadi Playboy, tenang saja " kata Rian .


" Pensiun pun masih punya tunjangan " jawab Cilla merasa ilfeel melihat Rian jadinya .


" Minggir mau pulang " ketus Cilla setelah memakai helm dan menyalakan motor nya .


Rian hanya menatap punggung Cilla yang perlahan menghilang, sebenarnya ingin ikut Cilla tapi dia harus kuliah agar cepat lulus .


" Ada masa depan yang harus Aku perjuangkan" kata Rian mantap langsung menuju kampus nya, setidaknya pertemuan mereka tadi sedikit mengobati rindu nya .


Di sepanjang jalan pulang Cilla bernyanyi dengan senang menikmati udara hampir sore ditengah padat nya aktivitas orang-orang.


Cilla meminggirkan motor nya ketepi " Hallo kak Sam" kata Cilla.


^^^" Sudah pulang ?"^^^


" Baru aja, ini masih di jalan"jawab Cilla .


^^^" Pulang kekantor Kak Sam, hari ini Kak Sam pulang malam nanti Kamu takut lagi sendirian di apartemen"^^^


^^^" Udah Kak Sam kirim ke wa^^^


^^^Kamu " kata Samuel^^^


" Oke, Kak Sam udah makan belum ?" tanya Cilla.


^^^" Belum. Aku sangat sibuk dari tadi "^^^


" Yaudah Cilla kesana ya ,, Daaa" kata Cilla langsung menutup telfon lalu menuju sebuah restoran.


...............


" Hai dek ada yang bisa kami bantu " kata resepsionis itu sopan .


Cilla merasa Risih saja dengan tatapan orang-orang di kantor Samuel .


Tapi Cilla cukup maklum karna Cilla masih memakai seragam sekolah nya.

__ADS_1


" Cilla mau ketemu Kak Sam" kata Cilla.


" Maaf, maksud adek pak Samuel ?" tanya resepsionis itu balik.


" Iya " kata Cilla .


" Tapi kalau mau ketemu pak Samuel harus ada janji dulu dek beliau sangat sibuk " kata resepsionis itu sopan.


" Haa , sebentar saja " rengek Cilla.


" Tidak bisa dek " kata resepsionis itu dia harus mematuhi aturan kantor .


" Kak "


Cilla terus saja meminta sampai resepsionis itu merasa kesal lalu memanggil satpam .


" Enggak mau " ketus Cilla saat Satpam menarik nya keluar bahkan semua orang sudah menatap.


Lalu seorang manajer wanita menghampiri Cilla " ada urusan apa sampai Kamu begitu ingin bertemu dengan nya " kata wanita itu dengan galak .


" Kepo " jawab Cilla tak peduli walaupun dia sudah liatin semua orang .


" Tidak sopan sekali usir dia " kata manajer itu merasa emosi melihat gadis nakal itu.


" Ayo dek sebelum Aku memaksa mu " kata satpam muda itu masih bersikap tenang.


" Minggir lah sebelum Aku menghajar mu " ketus Cilla tak mau di pegang-pegang satpam itu , ditangan nya masih ada bungkus plastik yang di pegang nya .


" Bandel ya " kata Satpam itu menarik Cilla .


brukkkk


Satu kali Cilla menendang satpam itu sudah terjungkal di lantai .


Puluhan pengawal masuk kedalam mengitari Cilla yang berdiri itu.


" Kalian usir gadis sesat ini " kata manajer itu dengan angkuh menunjukkan kekuasaan nya .


Tapi keterkejutan para staf dan karyawan masih sangat terkesan melihat Cilla .


" Maafkan kami Nyonya, Kamu tidak menyadari kalau anda datang " kata seorang pengawal memberikan penghormatan pada Cilla di ikuti puluhan pengawal lain nya.

__ADS_1


next


setelah ini update nya di gantikan oleh pembaca setia Author ya guys.


__ADS_2