
Belum beberapa menit berlalu Cilla datang bersama Daniel
" Byhhh, berhenti Byh " kata Cilla memegang lengan Samuel yang terus menghajar Rian yang sudah tergeletak itu .
Semua yang berantem itu berhenti begitu Cilla berteriak histeris.
Cilla menatap Samuel yang sama sekali tak terluka sedikitpun lalu dia berlutut untuk membantu Rian yang sudah tergeletak itu .
" Yan kamu nggak papa " tanya Cilla membantu Rian duduk .
" Sakit, sakit Cilla '' keluh Rian mengusap bekas darah di sudut bibir nya .
Puluhan anak geng motor dan bodyguard Samuel berhenti berkelahi ,menatap Cilla yang membantu Rian duduk .
Cilla membantu Rian duduk di sofa dalam butik lalu meminta kotak obat " tahan yaa " suara lembut Cilla membersihkan luka di wajah Rian ulah suami nya .
Daniel yang melihat ponakan nya terluka parah sedangkan Samuel tidak apa apa tentu bertanya .
Apalagi puluhan orang yang ikut berkelahi belum ada yang terluka satupun sepertinya kekuatan mereka imbang tapi mengapa Rian terluka sedangkan Samuel tidak sedikitpun.
" Kamu tidak melakukan perlawanan?" tanya Daniel bukan nya membela Rian hanya saja ini seperti tidak adil .
" Aku tak akan pernah melukai orang yang Cilla sayang Om, karna Aku tak ingin dia menangis " jawab Rian dengan seulas senyum melihat air mata yang menetes di pipi Cilla yang sedang mengobati luka nya itu .
Jika orang lain tersenyum melihat ketulusan Rian justru Samuel malah semakin ingin memukul nya .
" Sam sudah " kata Zico memegang Samuel yang sudah sangat emosi itu .
__ADS_1
" Dia melakukan semua ini hanya untuk mendapat kan simpati dari Cilla " teriak Samuel kesal menyadari cara licik yang di lakukan oleh Rian
" Aakkk" teriak Rian saat Cilla menekan luka di sudut bibir nya .
" Sakit Cilla " rintih Rian menatap Cilla yang duduk di sebelahnya.
" Dasar pembohong " senyum kecut Cilla menatap Rian yang ternyata punya rencana jahat .
" Kamu lebih percaya ucapan orang baru dari pada Aku yang sudah lama bersama mu Cilla ? apa kamu sudah tidak kenal lagi dengan Aku dan bagaimana kepribadian ku " kata Rian begitu kecewa melihat Cilla yang begitu gampang percaya .
Cilla terdiam mendengar ucapan Rian ,Cilla memang sangat tau bagaimana kepribadian Rian yang tulus .
Ditengah kebimbangan dan keheningan semua orang Samuel berlari menuju wastafel di sudut butik .
wueekk
wueekk
wuekk
" Sam " Zico berdiri di belakang lalu memapah Samuel yang sudah lemas itu .
" Byh kenapa? " kata Cilla berlari menghampiri Samuel .
wuekk
Samuel mengangkat tangan agar Cilla menjauh Samuel semakin mual saat Cilla mendekati nya .
__ADS_1
wueekk
" Bawa ,,, Aku ,,, pergi ,,dari sini ,,Zic" pinta Samuel yang bersandar sepenuh nya pada Zico tubuh nya benar-benar sangat lemas .
" Byh" tangis Cilla merasa bersalah melihat Samuel yang menatap nya penuh kekecewaan.
" Byh kenapa?" tangis Cilla memeluk Samuel yang sudah lemas di topang Zico .
" Bawa aku pergi Zic " suara lemah Samuel yang sudah berkeringat dingin.
" Enggak Byh pulang nya sama Cilla " kata Cilla menopang Samuel yang sudah lemas itu membawa nya ke mobil .
" Kamu jahat " kata Samuel ngambek tak mau duduk menghadap Cilla .
" Byh jangan ngambek " bujuk Cilla yang sudah tidak menangis tapi malah tertawa jahat melihat Samuel yang ngambek rupanya .
" Nggak " kata Samuel seperti anak kecil marah yang tidak mau disentuh oleh Cilla.
" Om liat Byh ngambek nih " tawa menggoda Cilla bersama sopir melihat tingkah lucu Samuel yang sama sekali tidak pernah begini .
" Terus aja Kamu ketawai Byh" rengek Samuel seperti anak kecil yang begitu lucu .
" Byh nangis " tawa Cilla melihat Samuel yang menunduk sedih itu karna di perolok olok Cilla.
" Kamu udah nggak Sayang lagi sama Byh" kata Samuel beneran menangis bersembunyi di pelukan Cilla .
" Perasaan Byh kok sensitif ya" heran Cilla mengelus kepala Samuel yang sesegukan itu.
__ADS_1
next .
...simpan harapan mu untuk nya di komentar tanpa menyebut nama nya :)...