
Keempat teman Samuel menatap Samuel lekat merasa aneh dan semakin aneh lagi saat melihat Samuel malah langsung mendingan saat para wanita-wanita itu pergi .
" Ihhh, bau mereka benar-benar menyengat Aku merasa mual begitu menghirup aroma mereka " kesal Samuel meneguk wine nya dengan penuh sensasi .
" Aku rasa tak ada yang salah dengan aroma mereka bahkan aroma mereka membangkitkan gairah" pendapat Nick sejujurnya.
" Seperti nya kau alergi aroma wanita " kesimpulan Ricky .
" Tidak " bantah Samuel.
" Aku sangat suka aroma Cilla " sambung Samuel yang ingat akan kebiasaan nya beberapa hari ini yang suka sekali menghirup aroma tubuh Cilla .
"Mmm, Cilla hamil ya Sam ?" tanya Zico tersenyum lebar menepuk pundak Samuel hangat .
" Hahhh" bukan cuma Sam tapi malah mereka semua yang kaget mendengar ucapan Zico .
.....
Kurang dari jam 8 malam Samuel sudah pulang , pria dewasa itu berlari masuk melewati barisan puluhan pengawal dan pelayan yang menyambutnya.
" Cilla mana ?" tanya Samuel berlari lagi kebawah , karna setelah mencari di kamar Cilla nggak ada .
__ADS_1
" Nyonya sedang belajar di sana Tuan " kata pelayan itu sopan menunjukkan Cilla yang tengah duduk di atas karpet beludru di ujung ruang tamu .
" Sayangh" sapa Samuel hangat tanpa melepas sepatu nya menginjak karpet beludru yang Cilla duduki .
Dia mengecup pipi Cilla berulang kali sampai gadis kecil yang tengah belajar dengan fokus itu risih .
" Byh kok udah pulang " heran Cilla menatap Samuel lalu meletakkan pulpen nya di meja kecil tempat dia belajar .
" Kenapa? kamu nggak suka Byh pulang cepat " cemberut Samuel merasa sedih mendengar ucapan Cilla.
" Ihhh bukan gitu kan Byh mau ngumpul sama teman Byh kok sebentar banget sih " kata Cilla memperjelas maksud nya .
" Sayang, apa kamu merasakan perubahan di tubuh mu ?" tanya Samuel melepas sepatunya lalu ikutan duduk di karpet bersama Cilla bahkan wajah nya berbinar senang .
Samuel sangat senang karna akan menjadi Ayah .
" Perubahan ?, pergerakan apa?" tanya Cilla semakin heran melihat Samuel yang berbinar senang itu.
" Kan kamu hamil " jawab Samuel mengelus-ngelus punggung Cilla agar gadis kecil itu nyaman .
" Kata siapa Byh ?" tanya Cilla balik.
__ADS_1
" Kata Zico " jawab Samuel masih mengelus-ngelus perut Cilla sambil senyam-senyum membayangkan bayi nya nanti .
" Emang kak Zico dokter bisa tau " jawab gadis polos itu yang membuat Samuel sadar akan kebodohan nya .
Tadi saat Zico bilang Cilla hamil dia langsung berlari pulang kerumah ingin bertemu Cilla tanpa mendengar sambungan ucapan Zico .
" Cilla tidak merasakan perubahan apa-apa Byh " jujur Cilla pada pria dewasa yang memeluk nya begitu erat itu .
" Masa sih " lesu Samuel meletakkan dagu nya di pundak Cilla .
" Iya Byh " kata Cilla menarik kembali meja belajarnya lalu meminta Samuel melepas kan nya .
" Byh " suara lembut Cilla yang duduk itu saat kepala manja Samuel ikutan numpang di pangkuan nya padahal dia sedang belajar .
" Aaaa, Byh pengen punya bayi Sayang " rengek Samuel yang membuat Cilla yang mendengarnya geli .
" Yaudah hamil Gih " kata gadis kecil itu asal masih melanjutkan mencatat di bukunya walaupun Samuel yang berbaring itu kepalanya di atas pangkuan Cilla .
" Kamu yang hamil "
" Cilla kan masih kecil nanti bayi nya tidak berkembang dengan baik " kata Cilla yang cukup tau tentang hal itu .
__ADS_1
" Kamu sudah tidak kecil lagi bahkan sudah memasuki usia dewasa jadi kamu harus mengandung bayi Byh " tegas Samuel.
" Kalau nggak mau" kekeh Cilla jahil dia sangat tau kalau Samuel sangat ingin punya bayi .