
"Maukah kamu menikah denganku ? Melengkapi semua kekuranganku , menjadi rumahku , menjadi tempatku bersandar , menjadi tempatku untuk berteduh dari panas dan hujan , dan berjanji setia hanya padaku wahai calon bidadari surgaku , Abrianna Alka Tunggadewa" pintanya dengan romantis pada gadis yang sudah hampir menangis bahkan saat satu kalimat belum selasai diucapkan oleh lelaki mapan dan tampan yang sudah menjadi tempat nya pulang beberapa tahun terakhir.
Al , gadis cantik yang beruntung ini sudah hampir menangis bahkan saat Angga belum selesai mengutarakan niat nya. Al menutup mulutnya karena keget bukan kepalang . Lelaki yang di idamkan hapir oleh seluruh wanita di Jakarta ini memintanya untuk menjadi isterinya.
"Angga, apa kamu akan menerima aku apa ada nya ?" Tanya Al yang seketika ingat kekurangannya , kebodohannya , atau kenakalannya.
Angga yang pada dasarnya sudah menyelidiki gadisnya ini sejak mereka baru memulai hubungan mereka tidak kaget saat Al mengutarakan pertanyaannya.
"Bagaimana mungkin tidak sayang?" jawab Angga dengan tenang dan senyum manis terpampang nyata di wajah tampannya.
Al menarik nafas panjang kemudian menghembuskan perlahan , berusaha menyusun kalimat yang mau bagaimanapun tetap terasa pahit saat diucapkan.
"Angga apa kamu mau menerima aku yang sudah tidak suci lagi?" Dan akhirnya terucap.
Al menunduk menunggu dengan tegang namun ia merasa punggung tangannya di elus dengan sayang oleh Angga yang membuatnya sontak menatapnya karena kaget. Al tidak menyangka kalau respon Angga bukanlah menapar pipinya tapi mengelus punggung tangannya dengan sayang.
"Al , apa kamu mencintaiku?" Tanya Angga yang membuat Alka semakin kaget.
Al mengangguk.
"Jadi apa kamu mau menikah denganku?" Tanya Angga lagi yang membuat Al semakin bingung kemana arah pembicaraan mereka .
Al mengangguk entah untuk yang keberapa kalinya.
__ADS_1
"Yasudah . Itu yang terpenting untukku . Terimakasih telah jujur padaku" ucap Angga dan kemudian menciup pipi Al dengan sayang.
"Kamu tidak mempermasalahkan kesucianku Ngga ?" Tanya Al dengan bingung.
"kamu mau aku merespon seperti apa? Marah ? Lalu meninggalkanmu ? Maaf Al aku tidak bisa , aku sungguh mencintaimu dan tidak sanggup lagi bila harus menjalani hidup menderita karena kehilangan kamu. Aku juga bukan pria baik , tapi itu masa laluku . Apa kamu mempermasalahkannya ?" Ucap Angga yang membuat Al menangis terharu.
"Tentu tidak sayang . Kamu mau menerima aku yg seperti ini mengapa aku harus menuntut kamu untuk sempurna." Alka hampir sesak nafas karena bahagia , apa yang ditakutkan ternyata tidak menakutkan.
.
.
.
-Erlangga Wira Kencana-
.
.
.
"Wanita itu memiliki 9 perasaan dan 1 akal . Jadi kalau aku sulit untuk move on itu memang sudah takdirku sebagai wanita"
__ADS_1
-Abrianna Alka Tunggadewa-
.
.
.
"Aku mencintaimu dengan banyank kemungkinan . Kemungkinan aku diterima, kemungkinan aku ditolak dan kemungkinan aku patah hati"
-Dhirgham Haidar Irhad-
.
.
.
Sebagai pemula aku sangat butuh coment juga kritik dan saran yang membangun.
jangan lupa tinggalkan jejak , like and coment .
Thank you , happy reading readers 💞
__ADS_1