
Abrianna Alka Tunggadewa , seorang gadis kecil berusia 15 tahun , anak semata wayang dari pasangan Danish Tunggadewa si Boss Besar Pariwisata dan Elvina Anggun Tunggadewa si Model 90an tanpa penuaan alias awet muda.
Alka yang bertubuh ramping , bokong yang penuh serta buah yang montok membuatnya sangat sempurna untuk ukuran anak 15 tahun. Belum lagi rambut coklat panjang bergelombang warisan ibunya serta manik mata coklat seperti mata ibunya . Kulitnya yang putih mulus pemberian ayahnya sangatlah menggiurkan . Wajah mungil dengan tulang hidung yang mancung membuatnya persis seperti malaikat.
Karena kesempurnaannya itulah kini Al menjadi model di salah satu agensi milik Om Adhitya Irhad , salah satu sahabat ayahnya.
Al baru saja pindah ke kota Jakarta belum memiliki teman hanya Dhirga yang dikenalnya.
Dhirgam Haidir Irham anak tunggal dari Adhitya Irhad sang Raja Agensi dan Yasmin Darmaya Irhad sang Model terkemuka sahabat baik Elvina Anggun Tunggadewa. Usia Dhirga 2 tahun lebih tua dari Alka, terkadang menjadi model juga di Agensi milik ayahnya . "Ganteng tapi galak" begitulah Al menyebut Dhirga. Hidung mancung , mata hitam dan tajam , tubuh yang atletis membuat Dhirga cocok menjadi model.
***
"Oke selsai sampai disini dulu pemotretannya ya Al ,jangan lupa loh besok foto bareng sama Dhirga" ujang Om Adhit yang sedang memantau pemotretannya.
"tapi om.."
"Engga kok Al , bang Dhirga itu engga benci sama kamu" Om Adhit tau kalau Al akan keberatan pasalnya anaknya yang bandel itu pernah mencaci Al ketika gadis itu berusia 12 tahun karena terus mengekorinya.
Tapi namanya orangtua pasti tau bahwa sebenarnya anaknya tidak jahat bahkan menyukai Al.
Karena tidak mendapat jawaban Om Adhit melanjutkan.
__ADS_1
"Bang Dhirga tuh nanyain kamu terus loh setiap hari"
Al menatap Om Adhit seolah mencari kebenaran dalam perkataannya.
Om Adhit hanya mengagguk.
"Om masih ada urusan , Om pergi dulu ya " ucap Om Adhit kemudian mengelus sayang pucuk kepala Al .
Al lalu beranjak menuju fitting room berganti pakaian dan mengemas barang-barangnya ingin segera pulang agar bisa istirahat.
"Al.."
Al langsung membeku saat mendengar namanya dipanggil oleh seseorang . Tanpa menolehpun Al tau siapa yang memanggilnya . Suara yang begitu dirindu , suara yang begitu dikenalnya.
"Alka.." panggilnya saat Al melewatinya tanpa respon apapun .
"apa bang?" Tanya Al dengan berpura-pura malas . Padahal dalam hati Al begitu bahagia bertemu Dhirga disini.
"temenin ke toko buku yuk!" Ajak Dhirga yang tau bahwa Al begitu ingin menghindarinya , dan tau dengan pasti apa penyebabnya.
"Al capek bang" tolak Al padahal dalam hati ingin sekali pergi dengan Dhirga.
__ADS_1
Al berbalik dan bersiap pergi saat merasakan lengannya ditahan oleh Dhirga.
Mau tau mau Al kembali menoleh kearah Dhirga.
"apa lag....hmmppptt" belum selesai bicara Dhirga langsung ******* bibir Al dengan ganas.
Al membelalak dan mendorong kasar Dhirga .
Kemudia berlari kearah loby , Dhirga mengikutinya hingga Al menaiki taksi yang baru saja berhenti didepan loby.
"Alka..!!" Panggil Dhirga saat taksi yang ditumpangi Al melaju.
Al , berhentilah menyiksaku seperti ini aku begitu merindukanmu.
Batin Dhirga.
-----
Hai readers... salam kenal dari aku. Aku masih belajar untuk dunia ini jadi mohon jangan bully aku karna tulisannya jelek ya hahahaaa...
Aku butuh kritik dan saran yang membangun, aku masih harus banyak belajar, jadi mohon bersabar ya..
__ADS_1
Jangan tanya kapan up nya karena kadang aku suka kehilangan inspirasi haha.. Dan kadang aku sibuk banget sama keluaraga dan kerja aku.. hiks.. sedih..
Tapi aku minta like dan vote yaa.. Aku akan belajar lebih giat biar bisa memuaskan kalian semua haha ✌ love you all