CEO CANTIK DAN MANIS

CEO CANTIK DAN MANIS
Permainan Akan Di Mulai


__ADS_3

“APA MAKSUTMU?” emosi Ardan sudah memuncak sampai ke ubun ubun.


“Ya...seperti yang aku bilang tadi bahwa DIA...” ucap Zack menekan kata ‘dia’. “Dia LINA MARSHEILLA DAN RENDY MARCHELINO MASIH MEMPUNYAI KELUARGA!!!” sambung Zack yang sudah terpancing emosi.


Arga yang sedari tadi menyimak, mulai sadar bahwa wanita yang tadi masuk bersamanya bukanlah Arshe melainkan Lina atau bisa di bilang Arshe itu Lina.


Loh, kok aku baru ngeh sih kalo dia itu Lina. Lalu untuk apa wanita itu bohong kepadaku kalau dia bernama Arshe?, batin Arga yang cukup penasaran dengan Lina.


Aku memandang Zack cukup lama hingga suara keras membuyarkan lamunanku.


“DARI MANA KAMU BISA BERBICARA SEPERTI ITU?! APA WANITA ****** ITU YANG MENCUCI OTAK KELUARGAMU UNTUK MENGAKUI MEREKA SEBAGAI BAGIAN DARI KELUARGAMU HAH?!” bentakan Ardan sukses membuatku tersulut emosi karena sudah menghina mamaku seenak jidatnya.


“Mamaku bukan ******!! Aku dan abangku juga bukan anak haram!!” ucapku tiba tiba dengan penuh penekanan membuat orang disana langsung menoleh ke arahku.


“Jika mamaku benar melakukan itu....” aku menggantungkan ucapan ku sembari menatap tajam manik manik coklat milik Ardan itu.


“DIA PASTI MEMILIKI SEBUAH ALASAN KUAT YANG TIDAK ANDA KETAHUI!!!” teriakkanku sukses membuat semua tamu disana iba dengan keadaanku.


Arga menatapku dengan tatapan nanar, sedangkan Zack menatapku sangat dalam dan dia memang mengerti keadaanku sekarang.


“Apakah anda tahu kalau mamaku sama sekali tidak mencintai anda...”


Ardan sangat terkejut dengan penuturanku, setahu dia mamaku sangat mencintainya sehingga Ardan selalu berbuat kasar dan menyuruh mamaku seenak jidatnya yang kayak lapangan bola.


“Kau berbohong!! Chelin itu sangat mencintaiku sehingga dia mau melakukan apapun hanya untukku!! Hingga dia berbuat tak terkendali dan sungguh membuatku malu dengan seluruh keluarga besarku apa kau tau itu?!” ujarnya sambil turun dari panggung dan mendekat ke arahku.


“Cuih, aku sudah jengah mendengar ocehan anda yang hanya bisa memutar balikkan fakta!!” sahutku.


PLAKKK


Tamparan keras berhasil mendarat tepat di pipi kananku. Aku memegang sudut bibirku yang mengeluarkan sedikit darah. Para tamu sangat terkejut dengan perlakuan Ardan termasuk Arga dan Zack. Zack sungguh tersentak saat melihat kejadian beberapa detik lalu, dia sungguh tidak tahu kalau akan jadi seperti ini.


“APA YANG ANDA LAKU....” aku langsung memotong bentakkan Zack agar tidak terjadi situasi yang lebih rumit lagi.


“CUKUPP!!!” teriakku menggema di ruangan itu.


Ardan Syahputra Lend, anda sudah mengibarkan bendera perang kepadaku, batinku.


“Aku kesini hanya ingin memberikan sebuah kado untuk anda!!” ucapku sambil menyodorkan kado yang ukurannya sedang.


“Anakku tidak butuh kado pemberianmu!!” sahut Ardan sambil melempar kadoku ke segala arah.


“Apa kalian tidak penasaran dengan kadoku??” tanyaku santay.

__ADS_1


“TIDAKK!!” tolak Ardan walaupun sebenarnya dia sangat penasaran dengan isi kado itu.


Aku langsung membalikkan badan hendak pergi namun aku berhenti kembali tanpa menoleh ke belakang.


“Permainan akan di mulai....” gumamku lalu berjalan lagi.


Hening


Semua terdiam dengan pikirannya masing masing hingga Arga dan Zack mengejarku bersamaan. Saat mereka sampai di gerbang utama, mereka sama sekali tidak menemukanku.


“Shit, kemana sih cewek itu” gerutu Arga tanpa sadar.


“Arga..” panggil Zack karena dia cukup terkejut mendengar ucapan Arga yang sedang di dekatnya dan sedari tadi dia tidak mengetahui keberadaan Arga.


“Apa?” tanya Arga sambil ngegas dan langsung menoleh ke arah Zack.


“Santuyy Ga santuyy, lo dari dulu ampe sekarang gak berubah yee. Hadehhhh....” ucap Zack sambil merangkul Arga.


“Lepas!!” ketus Arga.


“Yaelah Ga, sensi amat lo jadi cowok...” kesal Zack namun tetap mengikuti ucapan Arga.


“Ngapain lo balik ke sini?!”


“Gue kan kangen banget ama lo Ga, makanya gue kesini buat nemuin lo hehe...” sahutnya sambil cengengesan gak jelas.


“Aelah lo gak asik banget sih Ga, tapi gue kok bisa sahabatan sama lo yak?”


Arga langsung menatap tajam Zack setajam silet. Terlihat jelas mata Arga seperti mengeluarkan petir dapat membuat lawan tatapnya menjadi takut.


“Iye iye nanti gue cerita tapi gak disini” Zack terpaksa mengalah karena dia tahu sifat asli Arga.


Arga dan Zack pergi ke sebuah Cafe terdekat. Zack mengajak Arga duduk paling pojok dan sepi agar orang lain tidak mendengar pembicaraannya.


“Cepetan cerita!!” ucap Arga tidak sabar.


“Iye iye gue cerita tapi lo dengerin baik baik jangan sampe ada kata gue yang terlewatkan!!” ucap Zack serius lalu di jawab anggukan oleh Arga.


Akhirnya Zack menceritakan semuanya yang ia ketahui dari bokapnya. Zack tertunduk sedih, sedangkan Arga sangat terkejut dengan cerita Zack. Ia sama sekali tidak tahu kalau masa lalu daddy nya Zack saling berhubungan dengan mamanya Lina.


Sekarang bagaimana dengan keadaan cewek itu?, batin Arga.


Tiba tiba Arga teringat sesuatu dan mulai angkat bicara.

__ADS_1


“Siapa CEO LM Group?”


Zack tersentak mendengar pertanyaan Arga. Ia sama sekali tidak berpikir kalau Arga akan menanyakan hal semacam itu.


Duh, gue harus gimana ini? Lebih baik jangan gue kasih tau dah ntar Lina marah ke gue lagi. Kan Lina sama sekali belum kenal gue, ketemu aja enggak pernah, batin Zack.


Arga bingung melihat Zack terlihat bengong seperti sedang memikirkan sesuatu.


“Lo mikirin apa?”


Ucapan Arga membuyarkan semua lamunan Zack.


“Gue cuma mikir, LM Group itu perusahaan baru atau bukan soalnya gue baru denger dari lo hehehe....” lalu Zack cengengesan.


“Serah” ucap Arga sambil berdiri dari duduknya.


“Mau kemana lo?” tanya Zack.


“Pulang”


“Yaelah Ga, ini kan masih siang masa lo mau pulang sih”


“Terserah gue”


“Iye iye terserah lo aja, awas kalo lo kangen ama gue”


“Ogah”


“Ck, gue juga mau ke apartemen gue”


Akhirnya mereka berdua pergi dari Cafe. Arga yang menuju ke apartemennya sendiri sedangkan Zack, sebenarnya ia tidak ingin ke apartemennya. Ia ingin mencariku terlebih dahulu.


Setelah sampai di


apartemen, Arga langsung membersihkan diri. 20 menit kemudian, Arga keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk yang melilit di pinggangnya. Setelah selesai berpakaian, Arga langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang sambil memikirkan Lina.


Gadis itu sungguh misterius, batin Arga.


Aq teringat kembali dengan sesuatu, akhirnya ia langsung mencari laptopnya. Ia membuka laptopnya mencari data penting yang berkaitan denganku namun saat akan melihat dataku sudah terblokir dan yang memblokir adalah ulahku sendiri.


Sial, kenapa semua data tentang dirinya terblokir semua, batin Arga.


Hai kalian semua👋

__ADS_1


Jangan lupa like, coment, and vote yang membangun yah🙋.


Oh iya, jangan lupa rate bintang 5 nya guys biar gw tambah semangat buat ceritanya.


__ADS_2