
Kirana Larasati gadis berusia 25 tahun yang baru saja naik jabatan menjadi sekertaris Dari CEO perusahaanya itu harus siap bekerja dengan Pria dingin,pendiam dan sekalinya jatuh cinta bucinya gak ketulungan,yang bernama Arbian Atmadja.Banyak yang tidak betah bekerja dengan Arbian karna pembawaanya yang serius dan tidak boleh ada celah kesalahan dalam pekerjaanya maka banyak sekertarisnya yang mengundurkan diri termasuk Sinta sekertaris terakhir sebelum digantikan oleh Kirana.
"Mbak sinta kenapa ngundurin diri?padahal banyak lohh yang ngincer posisi mbak" tanya kirana sambil membereskan berkas di atas meja karna hari ini adalah hari terkahir sinta memberi bimbingan pada Kirana agar setelah Sinta pergi Kirana bisa bekerja dengan baik
"Udah gak betah,apalagi kalau si bos udah bawa anak ke kantor ... pusing kepalaku Na" jelas Sinta
" Emang bener ya mbak s bos itu duda? "tanya Kirana penasaran
" Iya duda anak satu,padahal istrinya cakep, seksi juga tapi gak tahu tuh kenapa bisa cerai "balas Sinta lagi sambil ikut merapikan meja kerjanya
" Mulai besok kamu fokus kerja jangan banyak bengong ya ,soalnya Pak Bian gak suka ada kesalahan walaupun cuma dikit aja!"terang Sinta
"Ok mbak ,semoga aja aku bisa betah ya !" balas Kirana sedikit pesimis
"Asal kamu bereskan tugasmu ,terus gak banyak tingkah si bos orangnya royal kok kalau masalah bonus" Sinta coba meyakinkan Kirana sambil berdiri dan mengajak Kirana pulang
"Ayo kita pulang,kamu gak usah sungkan buat tanya sama aku kalau kamu ada kerepotan.Insya allah aku pasti bantu kalau aku bisa!"
"Makasih ya mbak"
*****
Pagi ini Kirana datang lebih awal karna harus merapikan meja Arbian dan menyediakan kopi untuknya juga .Kirana tak boleh melakukan kesalahan dihari pertamanya kerja menjadi sekertaris CEO
__ADS_1
"Selamat pagi pak " Sapa Kirana setengah membungkuk saat Arbian datang dengan setelan jas hitamnya berjalan melewati kirana yang berdiri menyambutnya
"Pagi ... apa saja jadwal saya hari ini ?" jawab Arbian sambil terus melangkah keruanganya dan Kiranapun mengekori dibelakangnya
"Hari ini bapak ada meeting dengan Direksi setelah jam makan siang " jelas Kirana "Lalu ada beberapa berkas yang harus bapak tandatangani ,dan sudah saya siapkan berkasnya di meja bapak
" Ok..kamu boleh keluar "timpal Arbian tanpa mengalihkan pandanganya dari laptop dihadapanya
" Tunggu ..."seketika langkah Kirana berhenti "siapa nama kamu?"
"Nama saya Kirana Larasati ,usia saya 25 tahun saya sudah bekerja diperusahaan ini 2tahun dan sebelumnya saya sekertaris dibagian keuangan pak" jelas Kirana dengan
hormatnya
"Sinta sudah menjelaskan semuanya kan sama kamu ,apa saja tugas kamu selama menjadi sekertaris saya?" tanya Arbian lagi kali ini dia mulai menatap Kirana
"Yasudah kamu boleh keluar " Tanpa menunggu lebih lama lagi ,Kiranapun langsung pergi meninggalkan ruangan yang terasa seram menurutnya
"ternyata bener ya apa kata mbak sinta,kayaknya dulu emaknya ngidam kulkas deh waktu hamil pak bos...!!!apa gue bisa betah ya kerja sama dia." Kirana hanya bisa membatin sambil menghembuskan nafas kasar
kring...kring...
Telpon yang ada diatas meja kirana berbunyi
__ADS_1
"Halo,,iya pak ada yang bisa saya bantu ?" tanya kirana pada bos nya
" Putri saya ada di loby ,tolong jemput dia dan bawa dia keruangan saya .bilang sama dia kamu sekertaris baru saya "jawab Arbian tanpa jeda
" Baik pak ,saya akan segera turun sekarang"
Saat sampai di lobby ,Kirana melihat anak kecil dengan dua kuncir dikepalanya sedang duduk sambil mengayunkan kakinya sambil bersenandung ditemani pengasuhnya
"Permisi ... ini Amora ya ?" sapa Kirana sok dekat namun hanya mendapat tatapan judes dari sang anak
"Saya sekertarisnya pak Arbian,saya disuruh jemput Amora disini " jelas Kirana
"Oh iya maaf mbak ,biasanya mbak sinta yang jemput kebawah" pengasuhnya yang menjawab
"kalau begitu mari ikut saya mbak ...siapa namanya ?" tanya Kirana pada pengasuh anak bso nya itu
"Tuti mbak,panggil tuti aja"
" Oh iya mbak tuti,mari ikut saya!"
Kiranan akhirnya membawa anak bos dan pengasuhnya itu naik kelantai atas,kirana pikir anaknya bos itu udah gede gak tahunya masih umur 5 tahun berarti si bos pas kawin umurnya sekitaran 30tahunan.
Jika dilihat dari seringnya anak ini ke kantor berarti anak nya lebih dekat dengan bosnya dibanding mama nya tapi mereka kan udah cerai apa anak ini ikut papa nya ya ...
__ADS_1
pikiran kirana terus saja menduga" tentang kehidupan bosnya itu
...ΩΩΩΩΩΩΩΩ...