
Rutinitas pagi dirumah Arbian terlihat seperti biasanya ,asisten rumah tangga yang sibuk menyiapkan kebutuhan tuan rumah ,ada amora yang duduk di meja makan bersama mamah Hana sedangkan Arbian baru saja turun dari tangga dengan wajah terlihat lebih cerah dari sebelum sebelumnya.
"Pagi ma ..." Sapa Arbian dengan riang
"Pagi,tumben semangat banget keliatanya ada apa nih ?" Goda mama
"Biasa aja kok mah,Mora ayo cepat sarapanya nanti papi Antar " Arbian menyuapi amora dan tingkah laku Arbian semakin membuat mama heran
"mama lihat dari kemarin sore kamu bahagia banget ,cerita dong Bian ... mama juga kan pengen tahu apa yang buat mood kamu berubah drastis gini " mama masih memaksa bian untuk bercerita
"Gak ada mah,Hari ini Amora berangkat sama bian ya ma terus nanti pulang sekolah juga biar Bian yang jemput " Ucap bian penuh semangat
" Bi ," Teriak bian pada bi tuti yang sedang menyiapkan bekal makan siang untuk maura
"Bibi gak usah ikut antar Amora,biar saya saja"
"Gak bisa gitu dong bian,kan perlu ada yang menunggu juga disekolah " larang mama
"Gak apa ma ,nanti bian bilang ke Miss juli " Arbian masih kekeuh dengan pendiriannya
"Ayo Mora ,kita pergi nanti kesiangan"Arbian menggandeng tangan Amora
" salim dulu sayang ... " ucap mama Hana
" Oh iya ,Amora lupa ... eyang Amora pergi dulu " Amora mencium tangan eyangnya lalu dibalas kecupan di kening oleh sang eyang
Setelah mengantar Amora kesekolahnya ,Arbian langsung menuju kantornya dan bekerja seperti biasa .Arbian bekerja dengan semangat rasanya dia sudah tidak sabar menunggu jam pulang sekolah Amora ,pasalnya Arbian sudah menghubungi Kirana bahwa hari ini Amora akan berkunjung ke apartemen Kirana.
Dan disinilah dia dan Amora sekarang ,didepan pintu Apartemen kirana .
Saat sampai di lobby apartemen ,Arbian menelpon Kirana untuk menjemput Amora dilobby namun siapa sangka kirana menyuruh mereka naik ke unit milik kirana
Saat bel dipijit beberapa kali ,tidak ada respon dari dalam dan saat Arbian hendak menelpon Kirana,tiba tiba saja pintu terbuka menampakan gadis berkaus putih dengan rambut digerai itu tersenyum ke arah Amora
"Hai mora ,Apa kabar ?" Seru Kirana sambil berjongkok
"Tante Rana ... " balas Amora sambil memeluk kirana
"Ayo masuk sayang ," Ajak Kirana sambil menuntun Amora tanpa menghiraukan kehadiran Arbian
"Ekhhmm...." deheman Arbian membuat Rana dan Mora menoleh
"Papi ngapain diem disitu ayo masuk ..." ajak Mora namun Arbian malah menatap kirana
"Bolehkan tante ?" tanya Mora pada Rana
Kalo saja bukan amora yang minta,pasti langsung dia larang
" Boleh kok sayang," jawab rana sedikit tidak rela "masuk pak"
__ADS_1
"Makasih Rana "
Kirana dan Amora terlihat seperti ibu dan anak yang baru bertemu ,mereka asyik bercerita dan bercanda sambil menikmati cemilan seolah hanya mereka berdua yang ada disana.sedangkan Arbian hanya diam sambil menatap kearah televisi yang sama sekali tidak menarik dilihat untuknya.
"Rana lapar tante ," rengek Amora
" Rana belum makan ya,kita pesan makanan ya" Kirana mengambil hp nya yang tergeletak di meja
"Ini pakai hp ku saja ," Arbian menyodorkan hp nya dan langsung disambut oleh Kirana
"Boleh pesan apa aja kan pak ?" tanya kirana sambil menyentuh layar hp Arbian namun seketika tatapan kirana berubah sendu
"Bapak aja deh yang pesen ,saya ikut saja " Rana menyimpan hp nya di meja
"Loh kenapa ?" tanya Arbian heran dengan perubahan kirana
"Ayo papi cepetan Mora laper .... pesen yang banyak papi ,pizza,chiken wings ,sushi,milkshake ,icecream ___" Oceh Amora
"sayaang ,gak boleh banyak banyak ya ... nanti gak abis jadi mubazir " Rana membelai rambut amora " "secukupnya aja ya
" iya tante ..."
Saat makanan datang merekapun langsung makan bersama bahkan tanpa sungkan Arbian menyantap makanan bersama
"ih tante jorok,,,,itu saus nya belepotan " Amora terkekeh sambil menunjuk muka amora
"Masa sih ," Kirana Langsung mengusap pipi namun tak ada saus dan berpindah ke sisi yang lain tetap tak ada saus
tiba tiba Arbian mengambil tisu dan mengelap lembut bagian bibir bawah Kirana
" tante mukanya merah..." goda Amora
"Udah mora jangan godain tante Rana ,nanti tante Rana nya ngambek" timpal Arbian membiat kirana semakin tersipu
"Mora ,tante ke kamar mandi dulu ya " Kirana pun bergegas pergi ke kamar mandi membuag arbian menggelengkan kepalanya heran melihat tingkah kirana
Sementara dikamar mandi Rana hanya berdiri didepan cermin sambil memegang dadanya karna berdetak tak karuan
"Sadar Rana sadar ,,,,dia aja belum move on,masa lho cuma di elus gitu aja jantung lho udah bermasalah gini "Rana terus menepuk pipinya sambil terus menatap kearah cermin didepanya
" Tuh duda meresahkan banget sihhh,"Rana masih saja terus bergumam
Entah sudah berapa lama rana dikamar mandi karena saat Kirana keluar ,meja yang tadi penub dengan hidangan sudah bersih dan Amora pun sudah terlelap di sofa sedangkan Arbian sedang sibuk menatap hp nya .
" Lohh ...Amora tidur ya ,emang selama itu aku dikamar mandi " ucap Kirana sambil duduk disamping Arbian karna tipe sofa Kirana adalah chaise lounge jadi Amora bisa nyaman tidur disana
"Aku ambilin selimut dulu deh ," Saat kirana akan bangkit dari duduknya ,Arbian menahanya dan menggenggam tangan Kirana
"Gak usah ,mora gak biasa pakai selimut kalau tidur siang " Ucap Bian masih tak melepaskan genggamanya
"Maaf pak tangan nya ," Kirana menunjuk tangan yang digenggam Bian dengan satu tangan yang lainya
__ADS_1
"Gini aja dulu ,gak apa apa kan?" tanya Bian lembut ,dan entah ada setan dari mana Kirana hanya memberikan anggukan sebagai jawaban
Sesaat hening hingga akhirnya Arbian membuka suara lalu memperlihatkan foto perempuan tengah makan dengan lahap dan dengan seketika membuat mata Kirana membola
"Kok photo saya pak ?" tanya Kirana heran dan segera merampas hp milik Arbian namun kalah cepat dengan Arbian yang menyembunyikan hp nya dibelakang tubuhnya dan secara tidak langsung membuat jarak mereka semakin dekat
"Biarin kan hp saya " jawab Arbian santai
"Ya tapi kan ,disitu saya jelek banget pak " Kirana sangat malu,bagaimana tidak karena foto yang dipakai Arbian untuk wallapapernya adalah foto dirinya saat makan dengan lahap
"Cantik ,,, kamu tetap cantik kok!" Puji Arbian seraya merapikan anak rambut yang sedikit keluar dari ikatanya dan hal itu membuat Kirana tersipu "Kirana ,bisakah kamu bantu aku untuk membuka hati lagi dan menjalani semuanya dengan normal ?bantu aku untuk percaya bahwa tidak semua wanita sama seperti mantan istriku ,"
"Bapak nembak saya ?" tanya kirana polos
"Apa harus diperjelas Rana ?" Arbian merasa sedikit kaget dengab pertanyaan yang dilontarkan kirana
"Kenapa harus saya ?banyak wanita lebih baik dari saya dan lebih dewasa yang bisa diajak untuk menjalin hubungan " jawab Kirana
"Apa karena Angga ?" tanya arbian dengan tatapan menyelidik
"Apa hubunganya sama Angga ?"
"Bukanya Angga itu pacar kamu ?saya sering lihat kamu boncengan dengan dia,beberapa kali juga kamu sering menghabiskan waktu liburan bareng dia.sudah sejauh mana hubunganmu dengan Angga,apa aku harus bersaing dengan karyawanku" ucap arbian terdengar sedikit keraguan dari ucapanya
Kirana hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepalanya..
"Saya dan Angga tidak ada hubungan apa apa pak,kami hanya sahabatan sejak saya bekerja di kantor bapak saya tidak punya banyak teman hany Angga ,bang dito dan Mita saja ." Terang Kirana " ya memang sih beberapa waktu lalu Angga pernah nembak saya ,tapi saya tolak karena saya merasa lebih nyaman jadi sahabat saja.karena saya belum menemukan yang bisa membuat hati saya nyaman"
Dan senyumanpun terbit di bibir Arbian
" Jadi bagaimana ? kamu maukan mencobanya bersama saya ?"
"iya ," jawab Kirana lirih ,dan dibalas tawa dari Arbian karena gemas melihat tingkah kirana yang malu-malu
"Papi......" rengek Amora yang baru saja bangun dari tidurnya
"Amora sudah bangun " Seru kirana bergegas pindah ke dekat Amora
" Iya tante ,"Amora mengangguk sambil mengucek matanya " maaf ya tante ,amora ketiduran "
"Gak apa sayang ,pasri amora capek ya abis sekolah langsung main sama tante " dan mendapat anggukan dari Amora
"Tapi mora seneng kok,bisa main dirumah tante .Nanti tante main juga ya kerumah mora " ajak Amora "dirumah mora banyak mainan,ada kolam renang,ada banyak tanaman tante pasti betah "
"Waahhh pasti seru ya,emang tante boleh main kerumah amora " tanya kirana sedikit bercanda dan melirik kearah bian yang terus menatapnya
"Bolehkan pi ?" Amora menatap Arbian
"Boleh, mau nginep juga boleh " jawab Arbian sambil mengemas barang milik amora
__ADS_1
"Hadeuuhhh nih duda,main nginep nginep aja "kirana memutar bola matanya malas
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...