CEO Dudaku

CEO Dudaku
Kedatangan Laura


__ADS_3

Hari ini Arbian ,adam dan kirana sedang ada meeting diluar .setelah selesai bertemu dengan klien akhirnya mereka memutuskan untuk makan siang diluar saat Adam pamit undur diri tiba tiba saja terdengar ketukan langkah kaki dari belakang Kirana .


"Hai beb ,apa kabar " sapa perempuan ber dress merah menggoda itu pada Arbian yang tengah menukar steak yang telah ia potong potong dengan milik Kirana


dengan tak tahu malunya dia duduk diantara mereka ,dengan kaki menyilang membuat paha mulusnya terkspose kemana mana


"Laura " ucap Arbian lirih


"kenapa ,kaget ya ?"laura menatap Arbian dengan tatapan menggoda " Jadi seperti ini seleramu sekarang ,kupikir setelah kutinggalkan seleramu akan berubah ternyata hanya sebatas cewek ingusan yang sama sekali tidak berkelas"


Cibir Laura pada kirana,Kirana mengeratkan peganganya pada sendok dan garpu yang dia pegang ingin rasanya kirana balas semua ucapan Laura ,namun ia menunggu reaksi dari Arbian


"Cukup Laura ,ini bukan urusanmu " Sentak Arbian


"Jelas urusanku ,karena siapapun yang berhubungan denganmu akan menjadi urusanku juga ... kamu lupa Amora itu anak siapa ?!" balas Laura dengan angkuh,tak ada lagi suara pembelaan dari Arbian


"Kamu tahu nona ,mantan suamiku ini sangat mencintaiku dia rela melakukan apapun hanya untuk menuruti kemauanku.asal kamu tahu tipe tipe sepertimu hanya akan jadi pelarian Arbian saja "


"Laura " sentak Arbian sambil bangkit dari duduknya dan menyeret Laura keluar dari restoran itu sedangkan Kirana hanya bisa menahan amarah dan malu saat para pengunjung menatapnya iba bahkan ada yang menatapnya jijik.


"Kamu tidak apa apa kirana,maaf tadi saya mendapat telepon dari klien untuk membuat janji temu besok" Ucap Adam yang sedikit terengah engah karna setengah berlari


Setelah mendapat telepon dari klien Arbian ,adam mendengar ada keributan dimeja mereka dan adampun bergegas menghampiri mereka namun ternyata hanya ada kirana yang terlihat bergetar dan dapat dipastikan kalau ia sedang menangis


Akhirnya adam mengajak Kirana untuk pergi dari sana dan menuju ke mobil Arbian yang terparkir d parkiran,namun belum sempat sampai parkiran Kirana sudah menyetop taksi dan segera pergi darisana


Perasaan Kirana tak menentu,baru kali ini dia dipermalukan habis habisan oleh orang lain didepan umum .Rasanya kirana ingin menumpahkan seluruh amarahnya disini tapi dia tidak berani karna saat ini supir taksi sedang menatap penasaran kepadanya.


Dan akhirnya kirana lebih memilih pulang ke bandung naik travel

__ADS_1


Saat sampai di terminal travel ,kirana sudah melihat abi dan bundanya sedang duduk di cofeeshop dekat pemberhentian travel


"Bunda ,,, " panggil Kirana seraya menghampiri kedua orangtuanya " bunda maaf ya Rana mendadak pulang


" Salam dulu dong sayang ,"keluh bunda dibalasan kekehan oleh kirana


"Asalamualaikum abi ,bunda " Kirana mencium tangan kedua orangtuanya


"Waalaikumsalam ,,, pulang sekarang aja ya ,kau pasti capek nak " ajak abi lembut,ya walaupun abi hanya ayah sambungnya tapi abi tak pernah membedakan kasih sayang yang dberikan kepada Kirana dan iqbal anaknya


Akhirnya Mereka bertiga pergie meninggalkan coffe shop dan lekas pulang


saat tiba dirumah ,Kirana seperti kehilangan semangat .kirana berjalan gontai masuk kedalam rumah dan merebahkan diri di sofa


"Kenapa nak, kok tiba tiba pulang ?"bunda duduk disamping kirana dan mengelus rambut rana


" Bundaaa_,,"rengek kirana sambil menyusupkan mukanya kedalam pelukan bunda


" Nanti aja bun,Rana masih lelah "jawab Rana sedikit serak


Akhirnya Setelah istirahat dan membersihkan badan,Kirana menceritakan awal mula kedekatanya dengan Arbian hingga akhirnya ia dihina habis2n mantan istri Arbian.


Bundanya jelas tidak terima anak semata wayangnya dihina seperti itu namun untung ada abi yang menenangkan bunda dan memberikan saran yang bisa diambil oleh kirana.


"Rana ,menjalin hubungan dengan seorang singleparent itu tidak mudah apalagi kamu sendiri belum punya pengalaman sama sekali" terang Abi " Jika kamu melihat dari sudut pandangmu Arbian bisa langsung mengambil keputusan dengan cepat ,lain lagi dengan sudut pandang Arbian nak...Arbian harus memikirkan jangan sampai keputusan yang arbian ambil itu merugikan siapapun atau bisa membuat arbian menjadi duda untuk kedua kalinya " canda Abi sedikit menghilangkan ketegangan disana


"Tapi bi ,arbian tuh jadi cowok lembek banget dikasarin sama mantan istrinya diem aja trus sampe aku dikata habis2n aja masih dia gak bela aku.malah dia ajak Laura keluar ninggalin aku " adu Rana


dan mendapat bentakan dari bunda" Lagian kamu kenapa mauan sama duda ,kayak yang gak ada cowok lain aja!tuh temen abangmu banyak minta cariin yang masih lajang " dada bundanya kembang kempis menahan emosi

__ADS_1


"Sudah...sudah bunda yang sabar dong ,anaknya lagi galau gini malah dikomporin gimana sih " Abi memang lembut pantas bunda memilih abi untuk jadi pasanganya karna dulu sifat bunda dan ayah sama sama dominan,makanya mereka bisa cerai


"Sekarang ini kan masih hari kerja ,kamu mau sampai kapan bolos kerja ?" tanya Abi " Abi tidak masalah kalau kamu nenangin pikiran dulu disini tapi kamu juga harus profesional dong dalam bekerja ,kamu gak bisa main pergi pergi aja saat masih bekerja"


Sejenak kirana membenarkan apa yang dikatakan oleh abinya ,sudah duakali dia seenaknya mengambil keputusan yang pertama saat ia mengundurkan diri yang kedua saat ini ia meninggalkan pekerjaanya yang baru setengah jalan.


"Lebih baik kamu bicara baik baik dengan Arbian ,jika kamu sudah berani menjalin suatu hubungan apalagi dengan pria berstatus singleparent berarti kamu juga harus sudah siap dengan segala resikonya dan satu lagu jangan libatkan urusan pribadi dengan pekerjaanmu "


Akhirnya Kirana sedikit lega dan mulai bisa berpikir jernih .Awalnya dia. kan tinggal dibandung untuk beberapa hari namun setelah mendapat wejangan dari Abinya KiranA memutuskan balik lagi ke jakarta malam ini.


Hp yang sejak terakhir ia memesan travel matikan langsung ia aktifkan kembali .baru beberapa detik menyala tiba tiba banyaj sekali notifikasi pesan dan panggilan masuk salah satunya dari Arbian


Bos galak :Kamu dimana


Bos galak:Angkat telepon saya


Bos galak: Jangan seperti anak kecil,kita bisa bicara baik baik


Bos galak:Kirana tolong Angkat telepon saya sebentar saja


Mita :Ran,sekarang ada apalagi?


tadi si bos neror gue terus ,nanyain keberadaan lho


Mita :Bahkan tadi dia sampai datang ke divisi keuangan buat cari tahu dimana lho berada,dia juga bilang kalo sudah datang ke apartemen lho .


Mita ;Gue tahu kok lho dimana,tapi gue janji gak bakal kasih tahu siapapun


Dan masih banyak lagi pesan dari Angga ,dito bahkan ada no tidak dikenal juga .

__ADS_1


Malam ini kirana pulang ke jakarta diantar Iqbal kakal tirinya ,awlnya ia akan naik travel lagi namun karena bunda dan Abi yang memaksa jadi ia putuskan untuk menurut saja


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2