CEO Dudaku

CEO Dudaku
Sedikit aneh


__ADS_3

Seperti hari hari sebelumnya ,Kirana menyiapkan jadwal Arbian dan membuat kopi untuk Arbia.saat Kirana akan keluar dari ruangan Arbian,tiba tiba saja pintu terdorong dari luar dan seketika kening Rana terbentur pintu mebuat nya mengaduh ...


"Aawww__," pekik Rana sambil memegang keninnya


"Apa yang kamu lakukan diruangan saya ?" Tanya Arbian sedikit kaget dengan pekikan Kirana


"Inikan pekerjaan saya pak,bolak balik keruangan bapak untuk memberi laporan dan menyiapkan apa yang bapak butuhkan" Jawab Kirana sedikit kesal dengan pertanyaan Arbian yang seolah tak peduli dengan luka dikening Kirana


"Terus kenapa itu kening kamu?" tanya Bian lagi tanpa dosa


"Maaf ya pak,barusan saya tuh kepentok pintu yang baru saja bapak buka barusan"


"Oh maaf ,saya kan tidak tahu kamu ada didalam "Arbian membela diri


" Ya harusnya bapak itu ketuk pintu dulu " gerutu Kirana tidak sadar dengan apa yang telah diucapkannya


"Sejak kapan saya harus minta izin buat masuk keruangan saya sendiri ?" Tanya Arbian sedikit emosi dengan tingkah sekertarisnya itu


dan seketika Kirana menyadari apa yang diucapkanya salah


"Se,,se,,sejak sekarang pak" jawab Kirana gugup "Permisi pak ,saya harus membereskan berkas untuk bapak tanda tangani hari ini


Kirana bergegas keluar dari ruangan Arbian dengan sedikit menunduk karna malu dengan kebodohan yang telah dilakukanya

__ADS_1


" Dasar aneh " Arbian pun menuju ke kursi kebesaranya sambil menggelengkan kepalanya


sedangkan diluar Kirana menundukan kepalanya pada meja kerjanya sambil terus berguma


"bego...bego.... ngapain juga tadi gue ngomong kayak gitu ya,malu banget gue !!!"


"Ekhmm..." tiba tiba saja Arbian ada di hadapanya dan membuat Kirana melonjak kaget


"Maaf pak ,ada yang bisa saya bantu" tanya Kirana basa basi


"Ini_" Arbian hanya menyimpan plester di meja kerja Kirana lalu kembali begitu saja keruanganya


***


"Ran ,lho yakin gak ada perasaan sama Angga ?secara udah setahun ini angga lengket banget sama lho " tanya mita sambil menyeruput orange jus dhadapanya


"Gue gak tahu mit,lagian pacaran cuma bikin gue ribet nantinya " jawab Kirana sedikit berpikir


"Emang selama ini hati lho gak bergetar gitu kalo deket deket sama angga ,lho kan sering tuh nemplok di motor Angga "


"Sembarangan lho kalau ngomong ,udah ah makan kepala gue lagi pusing nih " seru Kirana sambil memijat keningnya yang terbalut plester


"Lahh kening lho kenapa,kok gue baru ngeuh ya "

__ADS_1


"heuh dasar bestie gadungan ,plester segede gini masa iya lho gak sadar " dengus Kirana


" Serius gue gak tahu,kecelakaan dimana lho emang?"


" kepentok pintu sama si bos nih"keluh Kirana


"kok bisa ?" seru mita


"Ya bisa lahh,,,,kalo lho mau ,gue juga bisa bikin tutorial kepentok pintu .Asal lho nya aja yang gue jedot "Kirana sedikit emosi


"Ogah ,perawatan gue mahal"jawab mita sambil mengelus keningnya yang licin bak porselen itu


" iya tahu si paling suka perawatan " ejek Kirana sebal dengan tingkah sahabatnya itu


"Eh ..eh liat tuh ,itukan pak Bian" seru Mita sambil menunjuk ke arah luar cafe dan disana terlihat ada Bian yang sedang menggendong Amora dan dihadapannya ada perempuan seksi berambut pirang yang sedang menenteng banyak barang belanjaan ,yang membuat Kirana sedih adalah melihat amora yang menangis meronta dari gendongan Arbian ingin berpindah pada perempuan yang ada dihadapannya namun tak mendapatkan respon sedikitpun


"Kayaknya itu istrinya deh ,soalnya gue masih inget mukanya cuma dulu rambutnya hitam dan pakaianya sopan kok.kenapa sekarang mirip dajjal ya" jelas mita


"hustt...kedengeran orangnya tahu rasa lho"


"Kasian ya pak bian padahal kurang apa coba dia,emang sih dulu kantornya gak segede sekarang dan belum punya cabang juga cuma ya cukuplah kalo cuma buat menghidupi istri dan satu anak mah" terang mita yang memang sudah lama bekerja diperusahaan itu bahkan dari zaman perusahaan itu dipegang oleh ayahnya Arbian


"Udah ah,lanjutin makanya "Kirana coba mengalihkan perhatian Mita dari bos nya padahal dia sendiri miris melihat pemandangan dihadapanya itu terutama melihat amora

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2