CEO Dudaku

CEO Dudaku
tentang Kirana


__ADS_3

Makin hari hubungan kirana dan Arbian makin dekat ,jika tidak sibuk arbian pun sering mengantar kirana pulang.


"Ran ... "


"Iya pak , " jawab Rana reflek menoleh pada arbian yang fokus mengemudi dibalik kemudinya


"Kenapa sih susah banget ya kalau gak panggil aku pak,"


kirana hanya terkekeh ,"ya maaf mas ,udah biasa panggil pak jadi suka kesetting aja gitu kalau liat muka mas tuh ya pikiranya liat atasan aja "


"Yaudah kamu berhenti kerja aja , biar gak panggil aku pak lagi "


"Ngaco aja kamu mas "kirana mencubit gemas lengan arbian


"loh kok ngaco sih,kan udah ada aku yang kerja kamu tinggal bilang mau apa "


ucapan Arbian membuat kirana tersipu


"Boleh tanya sesuatu ?" Ucap arbian sedikit ragu


"Tanya aja kali mas ,pake izin segala "


"kamu kan udah tahu semua tentang aku ,apa boleh aku tahu tentang kamu ?"


Kirana sedikit berpikir,


"Apa ya ??? gak ada yang istimewa mas dari diri aku "


"Mantan ?"


"Sebenernya aku tuh bukan tipe orang yang gampang jatuh cinta ,jadi aku gak punya banyak mantan paling ada dua aja... itu juga yang satu nya cinta monyet,satu lagi gak direstuin sama ayah "


"kita udah pacaran lama banget malah dari kelas 1 SMA nyampe kuliah juga bareng ,eh pas mau diseriusin malah gak boleh sama ayah "


"Kenapa ??"


"Keluarganya agak sombong berasa paling kaya gitu mas,emang sih beneran kaya cuma ayah gak mau aku nanti gak dihargai soalnya kan keluarga ku latarbelakangnya usaha dibidang kuliner "


"Oh ya ?" seru Arbian sambil melirik kearah kirana " ternyata banyak yang aku gak tahu tentang kamu, "


"iyalah mas ,wong kita baru deket dua bulan ini " dengus kirana


" terus mantan kamu itu sekarang ada dimana?"tanya arbian penasaran


" Gak tahu juga ,setelah aku putus sama dia aku mutusin buat tinggal di jakarta dan iseng ngelamar di perusahaan kamu eh keterima "

__ADS_1


sepanjang perjalanan mereka saling bertukar cerita ,sampai akhirnya tiba dilobby apartemen.Kirana pun membuka seatbelt nya


"makasih ya mas ,hati hati kerjanya " kirana menarik lembut tangan Arbian lalu menciumnya membuat arbian kaget namun buru buru ia tepis


"kenapa harus cium tangan ?"tanya Arbian heran


" gak boleh ya mas ?"


"Suka banget malah,sejauh saya bersama laura tidak pernah dia menghargai saya seperti ini "jawab arbian sendu


"kan sama yang lebih tua mas ,jadi harus hormat " kirana segera mengalihkan suasana karena tahu ujung ujungnya pasti bahas laura lagi


"Aku suka ," Arbian meraih tangan kirana sekarang giliran dia yang mengecup lembut tangan kirana dan membelainya , "berkat kamu hidupku kembali normal


Sedetik...dua detik...suasan hening ,kirana merasakan usapan lembut dirambut panjangnya dan beralih ke pipi lalu ibu jari Arbian mengusap bibir kirana membuat kirana membuat kirana membeku


" Maasssss ... " ucap kirana tegang


"Apa sayang " jawab Arbian tersenyum menggoda sambil mengusap pipi kirana


"udah ah mas,nyebelin iihhhh ... " kirana langsung membuka pintu mobil dan segera keluar "Aku pamit ya ,dahh " Arbian masih memperhatikan kirana melambaikan tangan lalu masuk ke lobby apartemenya tiba tiba saja perasaan Arbian menghangat ,karena selama bersama laura dulu arbian selalu banyak mengalah pada laura ,arbian yang selalu dituntut mengikuti kemauan laura ,dan laura tidak pernah memikirkan perasaan Arbian


**


"Papiiii ..... " seru Amora saat Arbian baru saja membuka pintu ruang tamu dan reflek Arbianpun merentangkan tanganya dan disambut oleh Amora


"Belum papi ,mora nungguin papi ... eyang bilang papi mau bawa tante kirana kesini " oceh amora sambil memainkan dasi Arbian


"Tante rana nya cape Mora ,seharian tadi tante Rana sibuk banget kerjanya ." jawab Arbian sambil mendudukan dirinya disofa tanla melepaskan gendongan Amora


" Ajaklah bi kesini ,biar lebih akrab ... "mamah hana baru saja keluar dari kamarnya lalu ikut bergabung dengan Arbian dan Amora " mamah mau kamu tuh cepet nikah aja sama kirana ,mama khawatir kalau laura ganggu kamu lagi "


Laura memang pergi meninggalkan Arbian dan berniat menikah dengan saingan dari Arbian namun nyatanya saingan Arbian hanya menjadikan Laura mainan saja ,memang Laura dicukupi harta berlimpah namun tidak diberi status yang jelas


"Nikah itu gak semudah yang dibayangkan mah,biar gini dulu aja ... Arbian takut kalau Arbian ditinggalin lagi " Tatapan arbian sedikit menerawang seolah sedang memikirkan sesuatu


"Mama tahu kamu belum bisa melepaskan Laura ,tapi kamu juga harus ingat kalau laura mencintai kamu tidak mungkin dia mengkhianati kamu "


"Papi tadi mami kesekolah laura, mami mau ajak laura jalan jalan tapi kata miss angel harus izin papi dulu "


Arbian sedikit mengernyit ,


"kenapa mama gak bilang sama bian ma..."


" Mama aja baru denger sekarang ,bi tuti aja gak ada ngomong sama mama "

__ADS_1


"Kenapa gak bilang sama eyang amora ?" mama hana merasa curiga dengan Laura


"mami bilang ini rahasia kita berdua " amora menjawab dengan nada sedikit takut


"Lain kali harus bilang eyang atau papi ya , kalau ada apa apa sama amora gimana coba .papi kan gak bisa ngwasin kamu setiap detik " ucap arbian sambil memeluk anaknya dengan erat


"iya papi "


Setelah membersihkan diri dan menemani amora tidur ,Arbian kembali kekamarnya mengambil fotonya bersama Laura yang tersimpan di laci kamarnya


Dia masih bimbang dengan perasaanya ,dia merasa bahagia dengan kehadiran Kirana di hidupnya karena dengan adanya kirana dia bisa melihat amora ceria lagi,Arbian pun merasa hari harinya lebih baik dari setelah Laura meninggalkanya


"Aaarrghhhhhh .... " Arbian mengacak rambutnya prustasi


***


sejak tadi sore Kirana hanya berguling guling dikasur, diperlakukan manis seperti itu oleh Arbian membuatnya sangat bahagia


ttrrrrttt....trrrttttt...


getaran ponsel di atas nakas membuat kirana tersadar dari kebucinanya ,ia langsung menyambar hp nya


"hallo " Ucap rana sedikit ragu karna nomor yang masuk adalah no baru


"Hallo kirana ,"


Deg_


kirana hafal suara itu,suara yang dulu mengisi hari harinya


"A_alex ?"


"haha .. aku senang kau masih mengingatku "


Alex tertawa sumbang


" Tahu darimana nomorku ?"


"Itu tidak penting,yang jelas aku senang bisa menemukanmu lagi "ucap alex datar " dan ternyata selama ini kita begitu dekat "


"Apa maksudmu dengan begitu dekat lex,"


"Nanti juga kau akan tahu kiran "Ucap alex misterius lalu memutus sambungan telponya


" Halo,,,,halo,,,," kirana hanya menatap layar hp yang sudah mati beberapa saat lalu

__ADS_1


Kenapa disaat kirana mulai membuka hati untuk laki laki,masa lalu nya malah datang membuat kirana sulit berpikir apalagi ketika alex mengatakan bahwa mereka begitu dekat.Begitu dekat yang seperti apa yang ia maksud


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2