Ceo Tampan Jatuh Cinta

Ceo Tampan Jatuh Cinta
pertengkaran dua idola


__ADS_3

selangkah demi selangkah vino pun berjalan mendekati meja erin.tanpa aba aba ia langsung duduk tepat di dekat erin.


erin mengernyitkan dahinya heran,whatss..kok vino kesini?mau ngapain?atau mau bales dendam ama gue?entahlah perasaan erin sekarang kacau.


"heh.lo ngalain duduk disini,"ucap reyhan.


"ini kan tempat umum,lagian juga gue mau makan bareng ama pacar gue,iya kan sayang,"ucap vino menggenggam tangan erin di depan reyhan.


Reyhan menatapnya dengan tatapan tak percaya,mana mungkin gadis yang ia cintai selama ini sudah mempunyai pacar.


Ya,reyhan semenjak kecil sudah menaruh perasaan pada erin,namun ia memendamnya.


"dia beneran pacar kamu rin,"tanya reyhan.


erin tak berani menatap reyhan,ia lebih memilih menunduk.


"rin pliss,jawab pertanyaan aku,dia beneran pacar kamu?"tanya reyhan sekali lagi.


erin mengangguk.


raut wajah reyhan seketika berubah mendung,hatinya sesak sekali,bagaimana mungkin gadis pujaannya sudah menjalin hubungan dengan pria lain.


"kok kamu gak bilang sama aku,"matanya seketika berkaca kaca.


"heh..bro udah..erin kan udah kasih tau kalo gue sama dia udah pacaran,jadi lo stop deketin pacar gue lagi,kalo gk....,"ancam vino dengan sorot mata yang mematikan.


"kalo gak apa..gue gak takut sama loe,gue kenal betul sama erin,dia gak mungkin dengan celatnya mencintai orang lain,dan sampai kapanpun gue gk akan pernah jauh dari erin,ingat itu..,"ucap reyhan emosi.


"beraninya lo,"memukul wajah reyhan dengan sangat keras.

__ADS_1


"brengs*k lo,"reyhan berdiri lalu membalas pukulan vino.


banyak siswa yg memperhatikan mereka,ada yang ketakutan dan ada yang malah heboh sendiri.


alhasil..pukulan reyhan yang sangat keras sudut bibir vino mengeluarkan cairan kental berwarna merah.


tak mau diam saja,erin berlari menghampiri vino dan reyhanuntuk tidak melanjutkan pertengkaran tersebut.


"stopp..gue bilang stopp,"erin berteriak sekencang munkin.


erin melepaskan tangan vino di kerah baju reyhan yang hemdak memukuli rwyhan yang kedua kalinya.


"vino..stopp..,"menarik tangan vino menjauh dari reyhan.


reyhan hanya tersenyum licik pada vino.


seisi kantin heboh di buatnya,bagaimna tidak dua cowok idola berkelahi di sekolah,oh em ji..makin klepek klepek ni ledis ledis๐Ÿ˜†


"kai,lo urus kak reyhan,"suruh erin pada kaila.


"oke siap rin,"berlari menghampiri reyhan.


"ayo..ku bawa ke uks,"erin menarik lengan vino menuju uks.


vino tersenyum melihat tingkah erin yang begitu khawatir,ternyata ia sangat peduli pada vino.


"udah jangan senyum senyum,"dalam keadaan begini kamu masih bisa senyum,dasar bodoh,"erin tambah menarik lengan vino mempercepat langkahnya.


sampainya di uks ia langsung membantu erin duduk di sisi ranjang.

__ADS_1


"cepetan duduk,"perintah erin.


ia menuruti perintah istrinya.


erin mengambil kotak p3k.kemudian dia berdiri tepat di hadapan vino.


"coba sini mana lukanya,"mengangkat wajah vino.


"ya ampun,lukanya parah banget apa perlu ku bawa ke rumah sakit,"baru kali ini erin sangat khawatir pada vino.


"gak usah gak papa nanti juga sembuh kok,"menatap bola mata sangat indah itu.


erin yang mendengar itu sontak menatap tajam vino lalu mencubit pinggang pria itu dengan sangat keras.


"aawww..,"vino menjerit kesakitan.


"ehh...sorry sorry, sakit ya..,"wajah erin tak karuan.


"maaf ya, kamu sih keadaan kayak gini kamu masih bilang gak papa,"erin menunduk.


"udah gak pa-pa,"tersenyum lalu mengusap pucuk kepala gadis itu.


seketika wajah erin merah merona mendengar perkataan vino barusan,ia tak bisa menatap vino saat ini,ia lebih memilih untuk menunduk.


**like ya...coment sebanyak banyaknya dan juga vote ya.....


salam cinta,


shifa๐Ÿ˜—๐Ÿ˜—๐Ÿ˜—๐Ÿ˜—๐Ÿ˜—**

__ADS_1


__ADS_2