
Maaf , di episode kali ini aku sedikit mau curhat dan melampiaskan semua keluh kesahku dalam tulisan ini .
Hari ini 16 maret 2019 , aku sudah mulai biasa melewati hariku tanpa olip berada di sisiku . hingga pada sore hari aku menghubunginya dan chat mencoba untuk biasa aja . setelah chat beberapa saat aku mulai menanyakan banyak hal perihal cowok barunya , seharusnya aku tak mengetahui ini .
Setelah banyak bercerita akhirnya sampai dimana aku yang sudah agak baikan seperti memperdalam luka yang aku rasakan kembali .
Dia menyuruhku untuk menunggu selama setahun , dan dia tetap menjalani sama cowoknya karena dia jujur belum bisa kehilangan aku.
Aku yang masih mencintainya tak bisa ku tahan , aku senang pada saat itu dan berjanji mau menunggunya kembali .
Terus aku sholat maghrib , isya dan sampailah dimana ada sesuatu yang berbisik kepadaku seakan itu petunjuk untukku .
Aku terbayang bagaimana jika aku di posisi cowok itu ? bukankah ini cara yang kejam .
__ADS_1
Apakah olip ini tidak memikirkan perasaan orang lain ? aku sedih menangis malam ini , aku pikir lagi dan lagi ini cara yang sangat kejam untukku saat ini .
Seakan hati adalah sebuah benda yang dapat di mainkan sesuka hati , aku mulai membenci dirinya yang seperti itu . aku mencoba tenang sebagai laki laki emang aku punya prinsip tidak akan merebut punya orang lain .
Akhirnya aku menyarankannya untuk menjalani hubungan itu dengan serius dan tulus walaupun aku sangat sakit sekali mengatakan itu semua aku berusaha tegar dan tidak menunjukkan kesedihan.
Karena kondisiku yang kurang stabil , aku berencana untuk pulang ke kampung sesuai saran temanku untuk kebaikan diriku sendiri .
karena aku di perantauan tidak mempunyai kerabat sama sekali .
kamipun sepakat untuk bertemu awalnya ,
tapi semakin dia menceritakan banyak hal tentang cowoknya kepadaku tanpa memikirkan perasaanku terluka , padahal tadi dia juga bilang kepadaku bahwa akan kembali kepadaku tanpa memikirkan perasaan cowoknya .
__ADS_1
Aku yang tak bisa lagi berpura pura , akhirnya memutuskan untuk tetap menasehatinya dan mendukung dia ,meyakinkan dia bahwa pilihan yang sekarang itu benar dan jangan berpikiran untuk kembali kepadaku lagi.
Dengan air mata aku berpesan agar dia mempertahankan cowoknya dan menjalin hubungan dengan tulus dan serius .
Akhirnya aku pun yang awalnya berjanji untuk bertemu dengannya membatalkan janjiku.
Karena jujur aku sendiri belum bisa sanggup untuk melepaskannya begitu saja .Aku yang berusaha tegar akhirnya kalah dengan seiring rasa sakit yang terus berdatangan , aku menekan keras emosiku membiarkan diriku tetap tenang .
Akhirnya aku bilang padanya untuk kita tidak bertemu lagi , tidak berhubungan lagi maupun sekedar teman , dan jangan mempermainkan hati itu sakit sekali begitu isi pesan terakhirku untuknnya .
Dengan terpaksa aku dan membulatkan niat untuk benar benar melupakannya meskipun berat tapi demi kebaikan bersama aku akan melakukannya , Malam ini bukan kecewa yang aku rasa bukan sedih yang aku rasa tapi kebencian , aku benci dengan dirinya yang begitu dan membuatku berniat apapun yang terjadi aku tidak akan mau berhubungan dengannya lagi apalagi untuk menemuinya .
Memang rasa sakit dan cinta yang berlebih akan berujung pada kebencian dan memaksa diri kita dan hati kita menutup rapat rapat kenangan indah itu.
__ADS_1
Bismillah semoga ini yang terbaik untukku dan untuk semuanya , sebelumnya aku setiap hari meminta petunjuk dan jalan terbaik kepada allah . jika ini jalannya akan aku terima dengan ikhlas . teruntuk kamu nurkholifah bahagia selalu dan selamat kamu berhasil memporak porandakan hatiku dan semua isinya sehingga tidak meninggalkan cinta sedikitpun hanya meninggalkan luka yang takkan pernah sembuh.