
Besoknya , aku berencana berkeliling kampungku bersama adik laki lakiku . Namanya Deni , Aku memintanya untuk mengantarku berkeliling pada pagi hari sampai sore kebetulan dia waktu itu libur sekolah .
Deni segera mengambil motor dan aku di boncengnya , aku begitu menikmati udara segar kicauan burung dan hamparan sawah nan menguning , Membuat hati dan pikiranku tenang . Kemudian aku yang jarang mempunyai teman di kampungku sendiri pergi ke kampung sebelah disana aku lumayan banyak memiliki teman .
Banyak perubahan yang terjadi mulai dari pasar tempat aku menghabiskan masa kecil dengan beberapa orang yang tidak baik , sekarang pasar itu jauh lebih bagus dan lebih nyaman , Aku masih ingat dulu bagaimana aku menghabiskan hariku disana bersama teman temanku yang sekarang kini entah berada dimana . ( Sejak kecil aku selalu berteman dengan orang yang salah dan tidak baik , itu membuatku banyak melakukan salah dalam kehidupan ).
Kemudian , ada seseorang yang memanggilku dari kejauhan , aku yang ga asing dengan suaranya mencoba menoleh dan aku samar samar ingat wajahnya .
Kemudian dia bertanya kepadaku ,
"Haikaaall kann ? Kemanaja lu bro ? Gw kira udah mati ? Dia bertanya sambil memperhatikan wajahku baik baik .
"Hmmmmm , tungu kasih gw waktu untuk mengingat " Aku pun berusaha mengingat namanya .
__ADS_1
"Hmmmm , basirr kann"? Teriak aku kepadanyaa .
"Ituuu namaa bapakk gww , dasar bocah edan ini gw Bayu " Ucap bayu kesal .
" Oww , iya iyaa bayu haduhh maaf otak gw emng suka blank yu " Jawabku sedikit malu ahhaha .
Akhirnya kami pun berbincang bincang seperti teman lama yang tidak bertemu , dan dia menanyakan pekerjaanku dan banyak hal lainnya , Termasuk dia menanyakan tentang kepulanganku .
Aku pun menjelaskan kepadanya aku pulang karena masalah keluarga , dan mungkin aku akan segera kembali lagi ke jakarta , Karena disana ada seseorang yang menungguku .
Bagaimana tidak umur 16 an dia sudah bisa mengalahkan satu orang dengan umur 20 an ketika satu lawan satu dan dia ahli beladiri.
Prestasi yang sama sekali tidak patut untuk di banggakan .
Setelah itu aku dan deni kembali menuju rumah , Apalagi di kampung sore hari adalah waktu yang indah , langit cerah udara segar , Pemandangan dimana mana , Dan satu hal yang tidak pernah akan ada di kota adalah anak anak kecil bermain di sawah , bermain bola , layangan dan lainnya .
Sesampai di rumah setelah berkeliling seharian aku baru ingat aku belum mengabari olip sama sekali hari ini , aku pun buru buru mencari hp ku dan melihat sudah banyak pesan masuk dan telpon yang masuk , Lalu ibuku mendatangiku dia bilang padaku bahwa dia mengangkat telpon dari pacarku dan bilang aku sedang keluar rumah untuk berkeliling bersama Deni .
__ADS_1
Perasaanku menjadi lega , aku pun segera menelponnya untuk video call .
"Hai , lip tadi abg keluar maaf ya abg tidak bilang bilang " Ucapku kepadanya .
" Iya , gpp abg tadi ibu abg udah bilang kok " Jawabnya kepadaku .
Perhatianku teralihkan ketika melihat matanya yang sembab dan bengkak terlihat seperti orang yang habis menangis .
"Itu mata kenapa ? nangis lagi ? " Tanyaku kepadanya .
" Iya abg , habisnya gmana olip kangen banget , biasanya kita ketemu setiap hari menghabiskan waktu bersama " Ucapnya kepadaku dengan muka yang sedih .
" iyaa , sabar ya abg pasti kembali lagi lip , Maaf ya , ywdh olip kerja dlu sana , Abg mencintai olip " Jawabku bermaksud ingin segera mengakhiri telpon , Karena aku belum mandi seharian ini .
" Iyaa abg , olip juga mencintai abg " Ucapnya sambil mematikan telpon.
Aku pun bergegas mandi dan besok adalah hari dimana aku akan mengadakan rapat keluarga , aku bukan orang penting di keluarga ini kenapa aku harus ikut memutuskan perkara perkara seperti ini .
__ADS_1