
Aku yang mulai depresi pun lama kelamaan tidak tahan dengan suasana yang selalu seperti neraka , setelah itu aku di hubungi oleh dimas menyuruhku untuk ke depok dan bekerja disana .
Tanpa pikir panjang aku menerima tawaran dimas meski tidak tau detail pekerjaan seperti
apa yang ku lakukan , di pikiranku cuman bagaimana caranya aku terbebas dari ini semua .
Akhirnya, sampailah aku di sini di kota depok ,dan sebelum aku bertemu dengan olip , aku belum bisa menghilangkan kebiasaan burukku yang suka ke tempat hiburan malam dan bermain perempuan .
Aku terkenal nakal dan suka meniduri perempuan entah siapa yang menyebarkan rumor tersebut tapi memang kenyataannya begitu sih , walau banyak rumor tidak baik mengenaiku tapi aku tidak kesulitan hanya sekedar mencari wanita untukku tiduri atau sekedar hanya ku permainkan .
__ADS_1
Emang kebiasaan bebas yang aku jalani termasuk sulit untuk aku hilangkan , ada kejadian dimana aku di labrak cewe dan di maki maki karena telah memperlakukannya begitu sudah sering aku alami , tapi aku tidak pernah terlalu memikirkan perasaan mereka atau peduli . Karena bagiku adalah pelampiasan yang penting , mungkin hatiku tertutup seiring jalan hidup yang ku pilih , mangkanya aku tidak begitu bisa menunjukkan hati nurani atau expresi yang berlebihan , kepada siapapun aku biasa aja datar aja bahkan tanpa expresi .
Perlahan perlahan aku mulai kaya di pertemukan sama olip , waktu itu aku melihatnnya sekali bersama temannya dan dia tersenyum waktu itu , aku terpana ini pertama kali aku merasakan namanya suka / tertarik sama wanita , perasaan ini bukan untuk sekedar nafsu saja , ini benar benar perasaan yang telah lama mati dan perlahan muncul kembali .
Kuberusaha mendekatinya dan mendapatkan kontaknya , dan sampai saat ini aku berhasil mendapatkannya .
"Begitulah lip , semua sudah abg ceritakan abg bkan pria baik" dan sudah banyak melakukan hal" yang tidak pantas , sekarang jika kamu ingin pergi , aku tidak melarangnya dan tidak akan menyalahkanmu " Jawabku menyudahi ceritaku dan memberinya pilihan wanita manapun pasti akan berpikir ribuan kali untuk pria sepertiku .
" Terimakasih lip , yang sabar ya menghadapiku , aku takkan mudah untuk di rubah , tapi aku akan berusaha lip " Jawabku sambil menahan tangisku , hatiku tersentuh karena tidak ada sebelumnya aku mendapat perlakuan sehangat itu , aku seakan ga percaya di pertemukan dengan wanita seperti dirinya , aku sangat bersyukur .
__ADS_1
Malam itu pun , tangiskupun pecah aku tak kuasa menahan tangisanku , aku menangis seperti bayi di pelukannya , hangat tubuhnya wangi tubuhnya dan tulusnya cinta dan kasihnya masih aku rasakan sampai detik ini .
Yang tidak bisa aku lupakan adalah wangi parfumnya sampai sekarang aku ingat bagaimana wangi parfumnya membuatku tenang dan damai .
Selesai aku menangis , dia pun menatapku dan semakin kuat tekadnya untuk membantuku dan dia berjanji tidak akan meninggalkanku sampai kapanpun , dan aku percaya sepenuhnya kepadanya .
Akhirnya kami pun berdua pulang , dengan mata masih mengeluarkan air mata aku pulang dan mengusap mataku , tangan mungilnya mengenggam tanganku.
Masa Laluku yang suram seiring langkah kami berdua mulai ku tinggalkan dan kulupakan dan aku pun sekarang sudah siap untuk sesuatu yang akan mengubah hidupku nantinya .
__ADS_1
:)