
Aku yang baru saja mendapat angin segar dan ketenangan di hadapkan sama suatu masalah yang cukup serius waktu itu .
Orangtuaku mengabarkan hal yang tidak baik dan menyuruhku untuk pulang . aku yang waktu itu tidak bisa berbuat apa apa hanya mengatakan kepada orangtuaku untuk memberiku waktu berpikir dan memutuskan .
Pikiranku kacau bagaimana aku menangani masalah yang tak terduga saat ini , apalagi aku baru saja menyelesaikan masalahku dengan olip , apakah dia akan siap dengan kenyataan ini , apakah dia akan menerima atau malah melarangku .
Aku tidak tau harus bercerita ke siapa membuat hari hariku cemas dan timbullah keraguan dalam hatiku . Akhirnya aku memutuskan untuk menenangkan diri dan mencari cara untuk bisa menyelesaikan masalah ini .
Aku berusaha tenang dan mencoba menyembunyikan masalahku dari olip sampai dimana nanti aku bisa menjelaskan kepadanya mengenai tentang aku di suruh pulang kampung .
Malam harinya aku bertemu olip , seperti biasa aku menanyakan bagaimana keadaannya .
"Lip , bagaimana hari ini apa ada hal yang membuat olip risih " ? Tanyaku .
"Ada sih , abg tau ga "? Jawabnya .
"Gatau lip , kan belum cerita hahaha " Kataku sambil tertawa .
"Begini , olip kan kerja disini sama sepupu olip, tapi kayaknya ga bsa di lanjutin lagi abg " Ceritanya sedikit sedih.
"Loh ? kenapa ? " Tanyaku penasaran.
"Kan sekarang lagi sepi abg , jadi biayanya ga ketutup " Balas sambil mengeluarkan coklat di dalam tasnya .
"Nih , buat abg satu " Katanya sambil menyodorkan sebungkus coklat kepadaku .
"Iya sih , sekarang ini lagi sepi , dimana mana lagi sepi dan ya begitulah , banyak orang yang juga pusing sekarang " Jawabku mencoba untuk membuatnya tenang .
__ADS_1
Memang keadaan di mall tempat aku bekerja kian tahun kian sepi , banyak juga kios yang memutuskan untuk tutup karena ga tertutupnya biaya yang di keluarkan dan itu membuat para pedagang rugi .
"Yahh , gmana ya abg apa olip coba lamar kerja , kan olip ada ijazah SMA " katanya .
"Coba aja dulu lip , nanti abg bantu doa dan abg tanya" temen abg deh lip " Jawabku sambil menghabiskan coklat.
Akhirnya besoknya dia mulai mempersiapkan segala kebutuhan untuk melamar pekerjaan dan dia juga sudah memutuskan untuk tidak bekerja lagi di tempat sepupunya .
Aku yang memikirkannya tidak mungkin mengatakan hal ini sekarang kepadanya , aku takutnya dia jadi tidak konsentrasi mencari pekerjaan , tapi di sisi lain aku juga tidak bisa mengabaikan keluargaku apalagi ini masalah antar keluarga yang rencananya kami akan mengadakan pertemuan dan aku sebagai anggota keluarga paling besar harus menghadirinya .
Aku binggung harus bagaimana , aku tidak tega juga kepada olip , aku mencoba menunggu waktu yang pas , mungkin aku akan mengatakan padanya setelah dia mendapatkan pekerjaan .
Aku mencoba bertanya kepada temanku yang kebetulan bekerja di salah satu perusahaan TELKOMS*L , aku bertanya apakah disana ada lowongan untuk perempuan . Kata temanku ada coba ada datang di kantornya yang ada di ITC depok .
Aku langsung mengabari olip bahwa aku dapat informasi lowongan .
"Lip , besok klo ada waktu coba datang ke tempat abg , katanya ada deket situ lowongan pekerjaan , besok datang ya ", begitu isi pesanku kepadanya .
Keesokan harinya , dia datang agak siangan dan aku mengantarkannya ke tempat yang aku maksud .
Ini pertama kalinya aku melihat dia memakai kemeja putih dan celana yang agak ketat , biasanya dia selalu tertutup dan aku ga bisa memalingkan pandanganku dari dia .
"Ih , apaan sih matanya jelalatan kaya begitu " Katanya sambil memukulku dan bilang supaya tidak memandanginya dengan pandangan mesum .
"maaf , gagal fokus abg lip " Kataku sambil tertawa .
Akupun menyuruhnya masuk dan aku menunggunya di luar .
__ADS_1
Setelah lumayan agak lama , akhirnya dia keluar dan terlihat dari mukanya sedih .
"Loh , kenapa ? ga di terima ? " Kataku
"Iyaa kagaa , tinggi olip kurang 2cm " Jawabnya dan dia terlihat kecewa .
"Emang pendek sih " Kataku meledeknya .
"Abgggg , ihh jahat jahat " Jawabnya sambil terus memukulku .
Akhirnya kami pun pergi dan tanpa hasil , lalu aku mencoba untuk menghibur dan menyemangatinya .
"Ywdh , gausah sedih , namanya juga usaha lip , kan olip yang bilang ada usaha ada hasil , jangan patah semangat dong " Kataku sambil memeluknya yang terlihat murung .
"Iya abgg , besok olip cari lagi deh " Jawabnya.
"Ywdh , abg akan bantu olip kok , tenang aja " Kataku supaya dia kembali bersemangat.
"Makasih abg" Jawabnya .
"Senyumm dongg biar cantiknya ga luntur " Godaku untuk membuat dia tersenyum .
Kemudian dia tersenyum manis kepadaku , dan akupun bilang untuk segera kembali ke toko karena aku sudah ijin terlalu lama .
Aku mengantarkannya ke stasiun , karena dia pulang naik kereta .
"Semanggaatt yaa " Kataku sebelum dia masuk ke stasiun.
__ADS_1
"Okeee abgg " Jawabnya sambil tersenyum melihatku .
Dia pun akhirnya pulang dan aku pun kepikiran tidak mungkin sekarang aku bisa untuk pulang , aku mencoba mencari alasan supaya keluargaku mau menunggu sebentar lagi .