
Waktu itu aku dari jakarta naik pesawat yang kalo ke kampungku , 1 jam 45 menit perjalanan dan aku berangkat pesawat siang , jadi sore hari aku telah sampai di kampungku .
Sore itu aku baru saja keluar bandara dengan tas berada di punggungku , aku mencoba menelpon orangtuaku untuk mengabarkan aku telah sampai .
"Ibu , aku udah sampai , ibu mau jemput atau bagaimana " ?
"Ibu dan ayah ga bsa menjemputmu , kamu naik travel aja kal " Jawab ibuku .
Setelah itu aku memesan travel , hp ku di penuhi chat dan telepon dari olip , dan dia sudah sangat banyak sekali mengirimkan aku chat , Lalu aku menelpon dia video call .
" Hai lip , Gmana ? abg udah sampai nih , skrng lgi nunggu travel buat ke rumah "Kataku sambil memperlihatkan sekeliling .
" Olip kangenn abg , nanti gmana " ? Ucapnya sambil terus menangis .
" Lip , abg masih hidup kita bisa video call , lagian abg emng udah mati di tangisin terus " Ucapku mencairkan suasana .
" Kata orang , kalo pulang kampung biasanya abg udah ada bini nya di sana " Dia bertanya tapi tangisannya semakin menjadi jadi .
__ADS_1
"Siapaa yang bilangg ? Gaa lip , ntr olip ngomong sama orangtua abg deh biar olip percaya , lagian abg di kampung ga punya mantan sama sekali " Ucapku menanangkan hatinya dan emang iya sih gw di kampung ga pernah punya mantan .
"Benerrr yaaaa , awas kalo kaga " Ucapnya .
" Iyaaa sayanggg , Udah ya ntar sampai rumah abg telpon lagi " Ucapku sambil menyuruhnya mengakhiri telepon .
"Udahh bisaa panggil sayaangg sekarang yaa , Ywdh iya abg " Ucapnya memujiku , aku termasuk pria yang jarang memanggil sayang apalagi menyematkan panggilan sayang saat pacaran .
Setelah nelpon olip, travel yang akan mengantarku ke rumah datang , dan aku pun segera masuk dan pulang ke rumah .
Jujur , pulang ke kampung halaman membuat hati tenang dan damai .
Sekitar 1 jam perjalanan dari bandara ke rumahku jarak yang cukup jauh .
Sesampai di rumah aku segera bertemu orangtuaku dan mulai menanyakan apa yang terjadi , lalu orangtuaku menjelaskan masalahnya dan menyuruhku untuk ikut menghadiri sebut saja rapat keluarga . ( Maaf , aku tidak bisa merincikan masalah itu disini ) .
Setelah mengetahui masalahnya , aku pun merasa ini masalah yang cukup sulit jika sampai tidak menemukan kesepakatan .
__ADS_1
Kemudian karena lelahnya perjalanan , aku pun makan sambil membalas chat olip yang terus berdatangan .
Olip terus mendesakku agar video call dengan ibuku untuk memastikan aku kesana bukan untuk menikah , Lagian siapa juga yang mau menikah .
Selesai makan , aku meminta bantuan ibuku untuk mau video call dengan pacarku dan menjelaskan kenapa aku di suruh pulang , Ibuku awalnya agak malas tapi aku terus membujuknya dan akhirnya aku menelpon olip.
Selama mereka berdua vc , aku pun cuma mendengarkan dan ketawa , karena ibuku yang tidak lancar berbahasa indonesia terdengar lucu di telingaku . Ibuku berusaha menjelaskan menanangkan hati si olip karena si olip menangis , dan bahkan ibuku sempat berpikir aku berbuat yang tidak tidak sama anak orang lain .
Selesai mereka vc ibuku bicara kepadaku.
"Ibu kira kamu hamilin anak orang , baru vc dia nangis nangis , kaget ibu tau ga kal " Kata ibuku sedikit khawatir dan kesal .
Aku pun cuman tertawa mendengar ibuku , aku masih teringat ketika ibuku berusaha untuk berbicara lancar menggunakan bahasa indonesia itu adalah hal yang sangat lucu buatku.
Kemudian aku chat olip , aku mau bilang bahwa aku mau istirahat karena lelah dalam perjalanan .
Kemudian aku tidur menuju kamarku yang sudah sangat lama tidak aku tempati .
__ADS_1