CERITA CINTAKU

CERITA CINTAKU
EPISODE 32 : ANTARA CINTA DAN ORANGTUA


__ADS_3

Besoknya sesuai seperti yang orangtuaku janjikan , Aku akan membicarakan tentang rencana mereka yang tidak memperbolehkanku kembali ke perantauan .


Orangtuaku duduk dan aku segera menghadap mereka , dengan muka yang tentu tidak dapat ku sembunyikan kekesalanku .


"Ayah ibu , kenapa aku tidak boleh kembali kesana " ? Tanyaku dengan tenang karena aku ingin tau apa alasan mereka mencegahku.


"Kal , kami berdua sudah tidak muda lagi , kamu sudah terlalu sering menghabiskan waktu di luar mulai dari kamu kecil , kamu sangat jarang berkumpul dan berkomunikasi dengan kami " Jawab ayahku pelan .


"Terus ? Apa hubungannya dengan itu yah ? " Kataku karena aku tidak mengerti .


"Kami ingin kamu disini menjaga adik adikmu dan mengajari mereka , kami hanya rindu berkumpul bersama anak anak , Apakah ayah


salah dengan itu ? ", Jawab ayahku yang kelihatan dari matanya berkaca kaca .


"Aku mengerti , tapi sekarang bukan saatnya aku untuk disini yah , Aku masih ingin mencari jati diri dan ada janji yang harus ku tepati yah " Jawabku .

__ADS_1


"Janji ? dengan siapa ? pacarmu ? Jawab ayahku dan menatapku dengan serius .


"Iya yah " Jawabku pelan tidak berani mengelak.


"Kami ini keluarganu , sedangkan perempuan itu hanya pacarmu , ayah harap kamu memikirkan ini semua , dan apapun keputusanmu ayah harap kamu tidak menyesal nantinya " Ucap ayahku sambil bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkanku .


Kemudian ibuku , menasehatiku " Pikirkan baik baik kal " Kata ibuku dan juga meninggalkanku .


Aku yang masih muda , binggung harus bagaimana menyikapi situasi ini , karena pada dasarnya aku hanya memikirkan diriku sendiri .


Egois memang tapi berperang melawan perasaan bukanlah perkara mudah .


" Lip , abg disini agak lama kira kira 1 bulan lip , gpp ya " ? kataku kepadaku olip


"Lamaaa bnget abg , olip kangeennn banget banget " Jawabnya sambil memasang muka sedih dan membuat hatiku luluh .

__ADS_1


"Abg mohon , abg harus memikirkan sesuatu 1 bulan ya please " Jawabku memohon kepada olip .


" Yaudah abg , tapi janji ya 1 bulan " Jawabnya sambil memperlihatkan kelingkingnya tanda kami berjanji dan aku pun melakukan hal yang sama .


Setelah mendapatkan waktu satu bulan , aku dari situ terus berpikir keras karena ini pilihan yang sulit untukku , aku tidak bisa memilih di antara itu .


Setiap hari aku mencoba berusaha melakukan yang terbaik selama aku di rumah , bersikap sangat baik kepada orangtuaku dan mengajari adik"ku banyak hal tentang kehidupan ini . Dan sesaat aku merasa bahagia karena melihat senyum ibuku , senyum yang jarang sekali aku lihat .


Tapi tetap hatiku tidak bisa bohong , seakan hatiku terus terusan di bisikan buat kembali kesana, mungkin karena janji yang telah aku buat .


Makin hari hatiku makin gelisah dan ga karuan , dan aku belum bisa memilih di antara 2 hal ini .


Aku yang selalu berusaha tegar , hingga pada suatu malam aku terbangun dari tidurku , kemudian aku duduk dan disanalah aku mulai menangis karena aku tidak bisa memilih di antara orangtua atau cinta . aku menangis seperti bayi kemudian tertidur kembali seperti bayi .


Hingga sampailah ketika mau memasuki 1 bulan , akhirnya aku memutuskan pilihanku .

__ADS_1


Aku terima semua resiko dan akibat dari pilihanku .


Karena aku yang masih kecil mungkin ini keputusanku yang salah dan egois , tapi aku dari dulu berprinsip "JANGAN MENYESAL DENGAN JALAN YANG KAMU PILIH ".


__ADS_2