
Tibalah hari dimana aku akan berangkat kembali ke jakarta , semua persiapan sudah aku bawa mulai dari baju , identitas , dan beberapa makanan ringan untuk oleh" nanti sesampai disana .
Aku sengaja mengambil pesawat agak siang , karena takut nanti ga keburu .
Paginya aku memesan travel langganan yang sudah ku simpan nomernya dan aku menghubunginya .
" Halo pak , ke rumah ya , aku mau ke bandara pagi ini " Ucapku .
"Oke kal " Jawabnya .
Setelah memesan travel kemudian aku sarapan dan seperti biasa suasana di rumahku sangat membuatku tidak nyaman .
Kemudian ayahku memanggilku .
"Jadi kamu berangkat " ? Tanya ayahku yang duduk sambil menikmati kopi nya .
"Iya , yah Maaf aku ga bsa disini , Aku harus kembali " Ucapku pelan.
"Jujur , ayah kecewa tapi jika memang ini keputusanmu jangan mengadu kepada kami apapun yang terjadi padamu " Ucap ayahku marah .
__ADS_1
Akupun yang tak mau melanjutkan perdebatan ini , langsung menghabiskan sarapanku , tak menunggu lama travel yang aku nantikan sampailah di depan rumahku .
Aku segera bergegas dan berpamitan kepada kedua orangtuaku , meskipun mereka tak ada yang mau menjawabku ketika berpamitan .
Dengan berat hati , aku naik ke travel tetap mereka membiarkanku begitu saja , Kemudian travel mulai berjalan , perlahan air mataku menetes dan aku membenci diriku sendiri .
Aku pergi tanpa izin dari orangtua , bagi saya pribadi ini sangat menyakitkan , aku tetap menunduk menangis sepanjang perjalanan ke bandara .
Berat bagiku meninggalkan orangtuaku dengan keadaan seperti ini , meninggalkan keluarga , kampung halaman demi janji yang aku sudah ucapkan .
Egois memang , tapi mau bagaimana lagi aku juga tidak tau harus berbuat apa .
Jika aku disini sama aja aku mengingkari janjiku , bagaimana mungkin aku mengingkari janji kepada seorang gadis yang dengan air mata dia melepasku , Tapi di sisi lain aku juga sedih keluargaku memaksaku untuk tetap disana .
Seiring aku menjauh dari rumah ,aku mulai memantapkan hatiku akan membuktikan suatu saat nanti bahwa pilihanku benar kepada kedua orangtuaku .
Setelah sampai di bandara , aku pun segera bilang ke sopir travel salam dan maaf untuk kedua orangtuaku , Karena sopirnya sudah mengenal kedua orangtua saya .
Aku masuk ke bandara , seperti biasa dan menunggu jadwal keberangkatanku.
__ADS_1
Sambil menunggu aku mengabari olip bahwa aku akan segera sampai di sana kira kira malam hari .
Oiya , selama sebulan lebih itu olip juga mendapatkan pekerjaan baru , dia sudah tidak bekerja lagi di toko melainkan di sebuah perusahaan underwear dan dia menjadi spg disana . Dan bahkan dia sempat mengirimiku baju koko , sepatu dan kaos .
Aku menelpon olip cuman sebentar karena dia sedang bekerja katanya .
Kemudian terdengarlah pemberitahuan bahwa pesawatku akan segera berangkat .
Setelah sampai di dalam pesawat aku segera mencari kursiku yang tertera di tiketku dan setelah menemukannya aku segera duduk dan kebetulan aku di bagian deket jendela .
Yang bikin sedih adalah ketika pesawat mulai naik terlihatlah pemandangan kota kecilku ini , perasaan sedih segera menghantuiku,
Kapan aku bisa kesini lagi ?
Kapan aku kesini bersama olip ?
Entahlah itu semua hanya tuhan yang tau , aku pun dengan rela meninggalkan semua disini demi niatku dan janjiku di pulau seberang .
Kemudian perlahan aku pun mulai membulatkan tekadku dan bagaimanapun kesulitan yang aku hadapi aku tidak akan memberitahu kepada orangtuaku .
__ADS_1
"AKU PASTI BISA "