
Reno mulai mengingat kembali ketika dia membantu seorang nenek untuk mengangkat seikat kayu dan diberikan sebuah cincin. Ternyata cincin itu adalah cincin ajaib. Semua itu bermula dari perjalanan Reno bersama keluarga besarnya bertamasya ke kolam ajaib yang terkenal di dalam Ibu kota. Reno adalah laki-laki yang baik, sopan, lembut dan merupakan anak laki-laki paling kaya dikotanya. Banyak Perempuan yang ingin di nikahi olehnya tetapi Reno belum tertarik untuk menikah. Dia merupakan pewaris satu-satunya dikeluarganya. Dia sangat di cintai oleh bawahannya baik dari pembantu, supir ataupun ajudannya. Dia adalah anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya. Setiba mereka di tempat wisata kolam ajaib mereka berkemas untuk memulai liburan mereka disana, mulai dari mendirikan tenda dan menyiapkan perlengkapan lainnya. Semua pegawai Reno mulai dari supir sampai pembantu semuanya sibuk membuat tenda tempat camping bos mereka. Ketika mendirikan tenda supir Reno melihat sebuah buku yang sangat indah kemudian mengambilnya. Reno pun melihat buku yang dipegang supirnya tadi,"Pak Aman, buku apa itu? kelihatannya sangat indah" tanya Reno. "Tidak tau Tuan, mungkin buku wisata tempat ini" jawab Pak Aman. "Boleh tidak saya pinjam buku itu?" tanya Reno pada pak Aman."Boleh Tuan," kata pak Aman sambil menyodorkan sebuah buku ke arah Reno. Reno yang penasaran dengan isi bukupun lansung membuka buku itu. "Sudahku duga buku ini selain indah sangat menarik" gumam Reno. Reno membuka satu persatu halaman dimana isi buku itu beberapa pemandangan tempat wisata kolam ajaib dan ada beberapa gambar yang sangat aneh seperti gambar-gambar sebuah kerajaan yang namanya kerajaan Awan. Reno yang bingung dengan gambar-gambar itupun bergegas menuju orang tuanya untuk meminta izin berkeliling di tempat wisata kolam ajaib itu. Semua kejadian itu bermula ketika dia meminta izin kepada keluarga nya untuk menikmati pemandangan sekitar sendirian. "Ayah.. Ibu.. Saya ingin berkeliling menikmati pemandangan sendirian" kata Reno pada orang tuanya. "Baiklah nak" jawab ayahnya. Reno bergegas meninggalkan orang tuanya menuju kolam ajaib sendirian. Diperjalanan sekitar 300 m dari kolam ajaib ia melihat seorang nenek yang tampak kelelahan mengangkat seikat kayu dipundaknya. Reno berjalan menuju nenek itu, sesampainya didepan nenek tersebut Reno berkata " Nek, Boleh saya bantu?" Sambil tersenyum kearah nenek. Nenek itupun menjawab "Boleh nak". Diambilnya seikat kayu yang di pegang nenek oleh Reno, kemudian mengangkatnya. Dalam perjalanan Reno bertanya pada nenek, "Nek, mau kemana?". "Mau ke kolam ajaib nak" jawab nenek. "Kebetulan arah kita sama nek, Oww ya apa benar kolam ajaib itu sangat indah? soalnya saya belum pernah kesana nek" tanya Reno. "Kolam Ajaib sangat indah nak, nanti ada istana disana" jawab nenek. "Kok bisa nenek, bukannya kolam ajaib aja?" kata Reno. Nenek itupun tersenyum tanpa menjawab pertanyaan Reno. Mereka pun tiba di pinggir kolam ajaib. "Tu kan nek, gak ada istana? adanya cuma kolam ajaib tapi pemandangannya benar-benar indah nek" kata Reno menghadap kenenek. Nenek itupun tersenyum dan berkata,"Terima kasih nak, ini ada hadiah dari nenek". "Cincin? ini terlalu berharga nek, lebih baik ini untuk cucu nenek" jawab Reno sambil memberi cincin itu kembali ke nenek. Nenek tersenyum dan berkata," Cincin ini Milik Raja Awan dan akan kembali kepadanya". Reno yang tampak bingungpun bertanya pada nenek,"Maksud nenek Apa?" Tanpa berkata apapun nenek itupun menghilang.