
"kamu bisa sopan gk sama saya!!" ucap adit dengan sorot mata yang begitu tajam, dengan suara tegas dan dingin nya itu.
"ma..ma..maaf pak sa..sa..saya tidak sengaja," ucap sekertarisnya dengan terbata bata karna dia terkejut ceo baru nya ini lebih seram dari pada pak bram.
"kamu masih mau kerja di sini kan?" ucap adit masih dengan suara yang sama, dan tatapan yang masih begitu tajam.
reflek Sekertarisnya langsung melihat ke arah bos baru nya itu.
"ma..mau pak, jangan pecat saya pak saya membutuhkan pekerjaan ini." ucap Sekertarisnya sambil menautkan kedua telapak tangan nya di depan dada nya seperti orang memohon.
"bagus kalo gtuh, jadi jaga sikap anda terhadap saya!!" ucap adit dengan suara yg lebih lantang lagi.
Sekertaris nya pun yang mendengarnya hanya bisa manggut manggutkan saja kepalanya.
"sudah sana kamu keluar!!"ucap adit dan kembali duduk di kursi nya itu.
__ADS_1
sekertarisnya pun langsung berlalu begitu saja dari hadapan bos nya itu. niat nya ingin menggoda bos tampan nya itu. tapi malah kena omelan sama bos nya yang dingin itu.
"menyebalkan" ucap sekertarisnya yang sudah tiba di meja kerja nya.
##########
Lita yang sudah sampai di halte bus dekat kampus nya pun, langsung berjalan untuk sampai di kampus nya itu, karna dari halte bus ke kampus nya, masih lumayan jauh, jadi lita harus berjalan untuk sampai ke kampus nya itu, ketika sedang berjalan, dari arah belakang nya suara telakson mobil mengaketkan lita yang sedang berjalan, dan dari mobil tersebut keluar lah orang yang kemarin membuat lita harus kena marah habis habisan oleh bos nya itu.
"lo gapapa kan lit? lo gk di apa"in kan sama rizki?" ucap hendra dengan kedua tangan nya yang sudah memegang kedua pipi lita dan menggerakkan ke kiri dan ke kanan.
"iyaa gua kan khawatir lit, gimana pun juga itu salah gua yang udah lancang bicara sama rizki" ucap hendra dengan nada suara yang merasa bersalah, lita yg mendengar ucapan sahabatnya itu langsung menyentuh bahu hendra dengan kedua tangan nya.
"makasih yaa lu udah mau perduli sama gua, tapi lain kali jangan ikut campur sama masalah gua" ucap lita yang sedang menatap lekat lekat ke arah hendra, dan hendra pun mengerti dan langsung mengajak lita untuk pergi ke kampus sama sama.
Sesampai nya di parkiran kampus, lita langsung keluar dari mobil hendra di susul hendra yang juga keluar dari mobil sport miliknya itu.
__ADS_1
"ayo lit cepetan, sekarang jam mata pelajaran dosen yg sangat killer" ucap hendra yg sudah berdiri di depan lita itu, lita yang melihat ada dosen yang baru saja di omongin sama hendra itu berdiri tepat di belakang hendra. lita hanya bisa memberi kode dengan kedipan mata, orang yang di kodein malah tampak bingung.
"mata lo kelilipan nit? sini gua tiupin" ucap hendra dengan tampang yg sangat bingung, karna lita hanya menggeleng dan mengedipkan mata nya, hendra yg merasa sedang di kerjai oleh lita pun langsung berbicara lagi.
"udah ayo cepetan, nanti kalo keduluan sama guru yang mulut nya kaya petasan banting bisa ****** kita" ucap hendra yang langsung menarik tangan lita untuk berjalan. tapi belum sempat hendra menarik tangan lita, suara lita membuatnya langsung mematung.
"selamattt pagi menjelang siang bu!" ucap lita dengan tersenyum, hendra yg mendengar itu langsung berputar secara perlahan untuk melihat orang yang berada di belakang nya itu, dan seketika mata hendra langsung membulat sempurna melihat guru dosen yang sangat kiler itu ada di hadapan nya, hendra hanya bisa tersenyum dan sesekali manggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.
"haaaaiiiii bu" ucap hendra yang mengangkat satu tangan nya dan menggerakkan ke kanan dan kekiri seperti orang yang sedang dadah di barengkan dengan suara gugupnya.
Lita yang melihat itu hanya bisa menahan ketawa nya saja.
"Bicara apa kamu barusan hendra!!!" ucap bu dosen itu dengan suara yang sedikit teriak.
ayoo mau tau kelanjutan nya, jangan lupa VOTE, LIKE DAN KOMEN NYA ya guys, biar aku makin semangat membuat cerita nya ❤****
__ADS_1