
"Bicara apa kamu barusan hendra" ucap bu ita dengan suara yang sedikit berterika.
Hendra hanya bisa senyum janggung yang sesekali menggruk garuk kepala nya.
"itu saya tadi bilang ibu cantikk banget" ucap hendra dengan senyuman janggung nya.
"kamu mau tetep di sini atau saya hukum" ucap bu ita dengan nada suara yang lebih tinggi lagi.
Seketika hendra langsung menarik tangan lita dan langsung berlalu meninggalkan dosen galak nya itu.
Seteleha sampai di koridor mau kekelas nya di situ lah lita tertawa terbahak bahak.
"lo kenapa gk bilang si lit kalo ada ibu ita tadi" ucap hendra yang trus menatap seorang wanita yang sedang tertawa di samping nya itu.
"yee lo kan udah gua kodein, tapi lo nya aja yang gk peka oneng" ucap lita yang masih saja cekikikan melihat kelakuan teman nya itu.
"yaa lo kodein gua pake kedip kedipan mata segala, trus kalo misal nya gua ngira nya lo naksir gua gimana hayoo?" ucap hendra dengan tampang yang super duper ngeselin, lita yang mendengar itu hanya bisa memutar bola mata nya jengah.
__ADS_1
"dih gua naksir sama lo, kaya gk ada laki laki lain aja" ucap lita yang langsung meninggalkan hendra di belakang nya, dengan cepat hendra menghadang jalan lita, hendra berdiri tepat di depan lita.
"yehh gua kan tampan nih liat yaa" ucap hendra mengeluarkan senyum termanis nya, tapi lita hanya memperlihatkan wajah datar nya dengan alis yang terangkat satu.
"minggir lo ah" ucap lita sambil mendorong bahu sebelah kiri hendra agar hendra minggir.
"woyy lit tungguin gue" teriak hendra sambil mengejar lita.
Dan di depan kelas lita bisa melihat endah sedang menunggu kedatangan nya, pas sampe depan pintu.
"tadi gua ketemu sama makhluk astral di jalan" ucap lita dengan trus berjalan masuk ke dalam kelasnnya dan langsung duduk di kursi nya. hendra yang mendengar ucapan lita pun tidak terima.
"enak aja lu gua ganteng ganteng gini di bilang makhluk astral" ucap hendra sambil mensyisir rambutnya ke belekang dengan jari jarinya tangan nya.
"emang benar lo tuh makhlus astral" kali ini endah yg bersuara.
"eh awas aja lo jatuh cinta sama gua" ucap hendra dengan alis yang naik turun menggoda endah.
__ADS_1
"dih gua jatuh cinta sama lo, klo mimpi jangan ketinggian itu gk akan mungkin" ucap endah yang menunjuk diri nya dan hendra bergantian. tanpa sengaja endah melihat manik mata hendra dan tiba tiba jantung nya berdegup lebih cepat, lita yg melihat mereka saling tatapan pun mengeluarkan suara nya.
"ekheemmmm, baru juga bilang tdi kata nya gk akan jatuh cinta, tapi kaya nya udah ada yang tumbuh tuh di hati" ucap lita yang sambil terkekeh kecil melihat dua sahabat nya itu. seketika endah langsung sadar.
"apahan si lit, gue tuh lagi ngeliat di mata nya hendra masih ada belek nya" ucap endah berkilah dan langsung membuang muka ke segala arah untung menghilangkan ke gugupan nya, Lita yg mendengar itu hanya bisa menahan ketawa nya saja.
hendra yang mendengar ucapan endah itu dengan cepat memegang mata nya untuk memastikan yang di bilang endah bener atau bohong.
"mana gk ada" ucap hendra yang sedang berkaca di balik kamera hp nya, Endah hanya bisa diam saja mendengar ucapan hendra. seketika hendra mengeluarkan senyum miring nya memandang endah. dan berjalan perlahan ke arah endah yang sedang berdiri, endah yang melihat kelakuan hendra yang nampang berbeda itu pun jadi gugup, dengan reflek endah mundur ke belakang dan tanpa endah sadari dia sudah mementok tembok di belakang nya, hendra yang melihat endah sudah terpojokan langsung mengunci tubuh endah dengan kedua tangan nya.
"lo ma..mau apa si?" ucap endah dengan suara yang gugup, hendra tidak menjawab dan dia langsung mendekatkan wajah kepada wajah endah dengan perlahan. endah reflek langsung memejamkan mata nya, hendra yg melihat endah sudah memejamkan mata nya, hanya bisa menahan ketawa nya, lita yang melihat itu pun sama hanya bisa menahan ketawa nya saja.
"gua cuma mau liat di bibir lo ada iler nya gk" ucap hendra yang sudah berlalu dengan gelak tawa nya di tambah dengan tawa lita. Seketika bola mata endah pun terbuka lebar, dan muka nya langsung memerah menahan rasa malu yang luar biasa.
"HENDRRRAAAAAAA, AWAS LU YAA!!!!!" ucap endah yang berlari mengejar hendra yang trus saja tertawa terbahak bahak, lita yang melihat itu merasa terhibur atas kelakuan teman temannya itu
Jangan lupa VOTE, LIKE DAN KOMEN YA GUYS, SEMOGA SUKA DENGAN CERITA KU INI ❤❤
__ADS_1