Cinta Atau Persahabatan

Cinta Atau Persahabatan
bagian 25


__ADS_3

setelah sambungan telpon terputus. adit langsung menghampiri kedua sahabatnya tersebut.


"guys, sorry ya, gue ngga bisa lama lama di sini, tadi nyokap nelpon gue, kata nya ada yang nyariin gue di rumah" ucap adit yang melihat kearah dua sahabatnya tersebut.


"oh yaudah, gapapa dit, thank's ya sekali lagi udah mau jengukin bokap gue kesini" ucap rizki yang sudah berdiri dari duduknya sambil menyalami tangan adit.


adit pun langsung menjabat balik tangan rizki sambil tersenyum, "yailah selow aja kali ki, gimana pun juga om riko itu udah kaya bokap gue sendiri juga kan."


setelah berjabat tangan dengan rizki, adit langsung menatap hendra sambil menyalami tangan hendra, "ndra, gue duluan ya." pamit adit yang langsung dapat anggukan oleh hendra.


...


setelah pamitan ke dua sahabatnya tersebut, adit langsung berjalan ke rumah sakit, untuk menemui sang papa, yang masih berada di ruangan om riko.


sesampainya adit di depan ruangan om riko, iya bisa melihat sang papa yang sedang berbincang dengan pria seumuruan nya, ya pria yang sedang berbincang dengan bram itu ia lah hendri (papanya hendra).

__ADS_1


hendri yang menyadari ada seseorang yang mendekat ke arah nya pun bertanya "ini adit kah?" tanya hendri sambil melangkah mendekat ke arah adit."


adit yang melihat om hendri seperti orang terkejut pun hanya bisa tersenyum dan mengangguk saja "iya om, om apa kabar?" tanya adit yang sambil menyalami punggung tangan om hendri.


"om baik, kamu tambah tampan saja, selama di luar negri yah."


adit yang mendengar omongan hendri pun hanya tertawa kecil saja.


"anakmu ini loh, ketampanan nya melebihi kamu waktu muda bram." ejek hendri yang sekarang sedang menatap bram yang nampak jengah dengan pembicaraan teman lama nya itu.


"yang penting kan aku yang buat, jadi ketampanan nya itu menurun dari ketampananku."


"loh, kenapa? kamu ada acara kah?" tanya bram yang nampak bingung dengan putra nya itu.


"ngga pah, tadi mama telpon adit, kata nya ada yang cariin adit di rumah."

__ADS_1


"ohh, yasudah kamu pulang duluan saja, papa masih mau di sini ngobrol dengan om hendri."


"tar papah pulang gimana?"


"kan ada pak ujang, nanti papah telpon pak ujang untuk jemput papah di sini." ucap bram yang sekarang sedang memegang sebelah bahu putra nya tersebut.


adit pun langsung mengangguk mengerti, dan langsung izin pulang duluan ke pada bram dan hendri, setelah berpamitan adit langsung berjalan kembali keluar rumah sakit menuju parkiran untuk mengambil mobilnya yang berada disana.


setelah sampai di parkiran adit pun langsung masuk ke mobilnya namun ia tidak langsung menjalankan mobil nya tersebut, melainkan sedang berfikir keras. siapa perempuan yang mama maskud-batin adit.


masalahnya selama ini yang tau alamat rumah adit hanya sahabatnya saja, ya siapa lagi kalo bukan hendra dan rizki, dan perlu di garis bawahi, selama sekolah adit pun tidak pernah dekat dengan wanita, memang banyak yang mendekatinya, tapi karna sifatnya yang cuek dan dingin, membuat para perempuan nyerah untuk mengambil hati adit.


tidak lama berfikir, adit pun langsung menjalankan mobil nya tersebut, keluar dari parkiran rumah sakit, menuju rumahnya, karena ia sangat penasaran siapa wanita tersebut.


***bantu like, vote, komennya ya ka, biar aku semangat untuk menulis.

__ADS_1


terimakasih yang sudah mampir di cerita ku ini, dan yang sudah memberikan like dan vote nya.


aku cinta kalian❤***


__ADS_2