
dengan senang hati dewi membalas uluran tangan nya itu, "ayo masukk" ucap dewi sambil tersenyum.
###
lita yang mendengar ucapan wanita di hadapannya itu pun langsung menolak secara halus "hmm, gk perlu tante, aku kesini cuma mau kasih ini ke adit" ucap lita sambil menunjukkan paper bag yang ia bawa.
seketika dewi melihat paper bag yang tadi lita tunjuk, " udah ayo masuk saja, tunggu adit di dalam, soal nya dia lagi keluar sama papanya" ucap dewi lagi yang langsung menarik tangan lita untuk masuk ke dalam, dengan terpaksa lita pun mengikuti dewi dari belakang. dewi pun langsung menyuruh lita untuk duduk di samping nya, lita yang melihat itu pun langsung duduk di samping dewi.
"siapa nama kamu?" tanya dewi kepada lita yang sudah duduk di sampingnya itu.
"hm, nama aku lita tante" ucap lita dengan tersenyum, seketika lita pun tertegun melihat isi di dalam rumah tersebut.
"ternyata bukan hanya luarnya saja yang mewah, dalamnya juga lebih mewah" batin lita, sambil melihat lihat sisi dalam rumah tersebut.
"nama yang cantik, seperti kamu cantik" ucap dewi sambil mengelus rambut lita lembut. lita yang tiba tiba di elus rambut nya oleh dewi pun, seketika langsung mengingat ibu nya yang di kampung, tiba tiba mata lita langsung berkaca kaca menatap dewi.
"eh, kamu kenapa ko nangis?" tanya dewi yang kedua telapak tangannya memegang pipi lita.
"hm, maaf tante, aku hanya teringat sama ibu aku" ucap lita sambil menundukkan kepalanya.
"emang ibu kamu di mana?" tanya dewi yang membuat lita mendongakkan lagi pandangnya.
"ibu aku berada di kampung tante, aku di sini hanya tinggal sendiri, karena aku kuliah disini, sekalian membantu ekonomi ibu di kampung, aku mengambil kerja part time di sebuah caffe yang tidak jauh berada di kampusku" ucap lita yang tidak malu bercerita tentang ke hidupannya kepada dewi.
dewi yang mendengar cerita lita pun tersenyum lebar "anak yang mandiri, menurutku dia cocok dengan adit, siapa tau kalo dia dekat dengan adit, pola berfikir adit bisa berubah" batin dewi
"kamu jangan sedih lagi ya, kamu bisa anggap tante sebagai ibu kamu ko" ucap dewi yang sekarang sudah memeluk tubuh lita, lita yang langsung di peluk oleh dewi pun langsung membalas pelukkan dewi, nyaman itu yang lita rasakkan sekarang.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
"APAA? LO DI JODOHIN??" ucap adit dan hendra berbarengan.
rizki yang melihat kedua sahabatnya itu pun hanya menanggukkan kepala nya lesu.
iya sekarang mereka bertiga berada di sebuah caffe depan rumah sakit tempat papanya rizki di rawat.
"gila gue ngga nyangka, masih ada ya, orang tua yang pake acara jodoh jodohan segala" ucap hendra tidak habis fikir.
"jadi ini penyebab om riko kena serangan jantung ki" kali ini adit yang berbicara.
"iya dit, gue terlalu keras untuk melawan kemauan bokap dan nyokap gue, sampe akhirnya bokap gue emosi trus masuk ke rumah sakit" ucap rizki yang sudah menundukkan kepala nya itu.
"gue yakin om riko kuat ko, dia akan segera sembuh" ucap adit sambil menepuk pelan pundak rizki.
rizki hanya bisa tersenyum ke arah dua sahabatnya itu "makasih ya, kalian udah mau jenguk bokap gue" ucap rizki yang bergantian menatap ke arah dua teman nya itu.
"santai aja bro, kita kan sahabatan" ucap hendra sambil tersenyum ke arah rizki, begitupun adit yang hanya tersenyum. mereka bertiga pun akhirnya ngobrol ngobrol santai di caffe tersebut.
tiba tiba suara ponsel adit berbunyi, adit pun langsung mengambil ponselnya tersebut di saku celana nya, ia melihat nama yang menghubunginya itu mama gumam adit pelan, ia langsung izin ke dua sahabatnya itu untuk mengangkat telpon dan langsung berjalan menjauhi teman teman nya itu.
"hallo ma, kenapa?" tanya adit yang sudah mengangkat telponnya itu
"(....)"
"kenapa emang nya mah?" ucap adit lagi.
"(....)"
"hah perempuan, siapa mah" ucap adit heran, padahal dia gk pernah kasih tau alamat rumah nya ke perempuan mana pun.
__ADS_1
"(....)"
"oke adit pulang sekarang" ucap adit dan langsung mematikkan sambungan telponnya itu.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
******jangan lupa VOTE, LIKE DAN KOMEN yaa guys, semoga suka dengan cerita ku ini 😘😘❤
***terima kasih untuk kalian yang sudah membaca karya ku ini ❤*******
__ADS_1