
Gaby POV
Setiap hari sabtu sekolahku libur. Biasanya aku akan merencanakan sesuatu di hari libur seperti ini, namun aku masih memikirkan apa yang terjadi kemarin; aku bahkan tersenyum-senyum sendiri, membuat Delancy yang duduk di dekatku bertanya, "Kau baik-baik saja, Gaby?" Delancy menempelkan punggung tangan kanannya ke dahiku.
Ku singkirkan tangannya dari dahiku dan tersenyum, "I'm okay. Kenapa kau bertanya?"
"Sepulang sekolah kemarin sampai hari ini kau terus saja tersenyum. Pasti ada sesuatu yang terjadi."
"Kau tak perlu tahu." kataku lalu berdiri dan berjalan ke arah jendela kamarku. Aku menopang daguku menggunakan tangan kanan dan melihat ke luar jendela, lalu aku bersenandung.
Saking asyiknya aku bersenandung, aku tidak menyadari Delancy pergi dari kamarku. Nada dering ponselku berhasil membuatku kesal dan ku ambil ponsel itu dari nakas. Alexa dan Jenny melakukan vidcall... Lagi.
"Ugh, kali ini apa?" tanyaku kesal sambil memandang layar ponselku.
"Santai saja, Girl!" balas Alexa sambil tertawa, "Hari ini aku ingin mengajak kalian ke taman untuk menghabiskan waktu, apa kalian-"
"Tentu aku bisa!" jawabku tanpa menunggu Alexa menyelesaikan kalimatnya.
Alexa tersenyum, "Bagus! Bagaimana denganmu, Jenny?"
"Aku bisa-bisa saja, asal kalian menentukan taman mana yang akan kita kunjungi. Ada dua taman di kota ini, ingat?"
"Bagaimana kalau... Les Fleurs Park yang terletak di sisi selatan kota?" usul Alexa.
"Tidak... Terlalu banyak bunga di sana. Kalian lupa kalau aku alergi serbuk sari?"
"Hehehe... Sorry. "
Aku menjentikkan jariku seketika, "Breeze Park di bagian timur kota?" aku meminta pendapat mereka. Jenny langsung tersenyum senang, "Setuju!"
"Okay, see ya, Girls!" Alexa pun mengakhiri vidcall.
Alexa POV
Aku penasaran dengan apa yang terjadi pada kencan Jenny kemarin, dia belum memberi kabar apapun tentang itu.
Saat aku sibuk dengan pikiranku, sebuah pesan whatsapp masuk dari Livian.
Livian
Hai, Alexa!
Kau punya waktu hari ini?
Alexa
Hari ini aku akan pergi
ke taman bersama
Gaby dan Jenny.
Memangnya ada apa?
Livian
Oh, begitu. Baiklah, sampai
jumpa besok!
Last seen today, 11:36
Lalu aku melihat Alvin yang mengupdate status whatsapp nya.
Aku kecewa kemarin, dan sekarang aku baru merasakannya (:
"Mengapa Alvin merasa kecewa?" tanyaku pada diri sendiri. Lalu ku putuskan untuk membalas statusnya.
Alexa
Ada apa, Vin!
Mengapa kau kecewa?
Alvin
Nothing.
Alexa
Ayolah, Alvin! Kau bisa
percaya padaku. Anggap saja
aku ini teman baikmu,
seperti Livian.
Mengapa aku berkata begitu? Padahal ini kesempatanku untuk mengungkapkan bahwa aku... Ah, lupakan saja.
Alvin
Baiklah. Jadi, ini tentang pertandingan basketku kemarin. Timku melawan tim Jennifer
dan tim Jennifer menang.
__ADS_1
Alexa
Ah ya, Jenny pernah
menceritakan hal itu. Itulah penyebab dia dan Andy
berkencan kemarin.
Alvin
Dan juga penyebab
aku dan Gaby gagal berkencan.
Aku agak kaget membaca pesan Alvin. Seketika aku merasa kecewa pada... Ugh, aku tak tahu harus kecewa pada siapa: Alvin, Gaby, atau diriku sendiri?
Alexa
I feel sorry for you.
Alvin
Thanks, Alexa.
Alvin
Dan thanks karena kau mau meluangkan waktu untukku.
Alexa
No problem.
Last seen today, 11:48
Lalu aku bersiap-siap untuk pergi ke taman dengan membawa keranjang piknik. Sebelum meninggalkan rumah, aku mengirim pesan pada kedua sahabatku di grup khusus kami bertiga.
😚My Girls 4Ever😋
Alexa
Girls, aku akan pergi
ke Breeze Park sekarang.
Gaby
Aku juga. Bagaimana
denganmu, Jenny?
Gaby
Gaby
Jennifer?!
Gaby
Jennifer Spark Lucas?!
Gaby
Ugh, aku benci ketika gadis itu tidak online di saat seperti ini.
Alexa
Sudahlah, Gaby.
Mungkin dia sedang
bersiap-siap saat ini.
Gaby
Yeah, kau benar.
See you later, Al!
Alexa
Hei, apa kau baru saja
menyingkat namaku?
Tidak ada balasan dari Gaby. Mungkin dia offline saat ini. Aku mengedikkan bahu lalu memasukkan ponsel di tas kecilku.
"Ibu, aku berangkat ya." teriakku sambil membalikkan kepala ke dalam rumah.
"Hati-hati di jalan, Honey! " seru ibuku sebelum aku benar-benar berangkat dari rumah.
***
"Oh tidak. Bagaimana aku bisa lupa?" gumamku ketika aku memeriksa keranjang piknik yang ku bawa. Segera aku mengambil ponselku dan mengirimkan pesan.
😚My Girls 4Ever😋
__ADS_1
Alexa
Sepertinya aku akan
datang terlambat.
Gaby
Let me guess... Kau melupakan sesuatu?
Alexa
Lebih tepatnya, aku lupa
membeli sesuatu.
Jenny
Ah, tentu saja. Tiada piknik
yang akan terjadi tanpa keterlambatan seorang
Alexandrie Dove Levin.
Alexa
Ya, ya. Ejeklah aku
sepuasnya.
Alexa
Anyways, di mana
posisimu sekarang, Jenny?
Gaby
Dia tepat berada di sampingku.
Aku memainkan ponselku sambil berjalan menuju supermarket. Ketika aku tiba di depan supermarket, seseorang menabrakku hingga aku menjatuhkan ponselku.
"Maaf, Nona. Aku- hah?" dia menarik napasnya tiba-tiba karena terkejut melihatku.
"Andy?" ucapku ketika melihat wajah orang yang menabrakku itu. Aku hanya tersenyum sesaat kepadanya dan membungkuk untuk mengambil ponselku, namun Andy juga ikut membungkuk dan kepala kami pun bertabrakan.
"Maaf." ucap kami bersamaan. Dia segera membungkukkan badannya lagi dan mengambil ponselku. Aku menerima ponselku darinya dan menekan tombol daya ponsel, untunglah ponselku tidak apa-apa.
"Kau baik-baik saja?" tanyanya beberapa saat kemudian.
"Yes, I'm fine."
"Apa yang kau lakukan di sini?" tanyaku balik. Andy pun bercerita tentang tujuannya datang ke supermarket dan juga bercerita tentang hal-hal lainnya.
Jenny POV
Apa aku harus bercerita pada Alexa dan Gaby kalau Andy sebenarnya suka pada Alexa? Apakah itu tidak terdengar konyol? Maksudku, Alexa adalah sahabatku dan seseorang yang ku suka, menyukainya. Bagaimana pendapat Alexa nanti?
"Jenny, mengapa kau sangat pendiam hari ini? Are you sick? " tanya Gaby tiba-tiba, membuatku kembali ke alam nyata.
"Uh, no reason. Aku hanya malas bicara, itu saja."
"Di mana Alexa? Dia tidak akan lama seperti ini ketika belanja di supermarket." ujarku lagi dengan nada kesal.
Belum lama aku berkata, Alexa tiba dengan gaya rambut braid-nya seperti biasa dan raut wajah yang kesal.
"Akhirnya, kita akan menduduki alas piknik. Aku mulai bosan berdiri dan bersandar di pohon." gerutu Gaby.
"Sorry I'm late. Aku sangat kesal pada kakakmu, Gaby." kata Alexa, membuat kedua bola mataku membulat, begitu pula Gaby.
"Bagaimana kakakku membuatmu kesal, Alexa?" tanya Gaby.
"Well, dia bercerita tentang kencan Jenny dengannya..."
Alexa's Flashback
"Bagaimana kencanmu dengan Jenny kemarin, Andy?" tanya Alexa antusias, menatap Andy dengan mata berbinar-binar dan menunggu jawaban yang ia harapkan.
"Itu bukanlah kencan, hanya hang out biasa. Besides, aku dan Jenny tidak saling menyukai."
"Hah? Mengapa begitu?"
"Karena aku menyukai gadis lain di XI Science III."
"What? Bisa-bisanya kau menyukai gadis lain, sementara Jenny menyukaimu?!" Alexa berseru marah.
Andy terkejut, "Wait, what?!"
Dan suasana pun menjadi canggung.
Alexa's flashback end...
"Apaaa?! Kau jujur pada Andy tentang perasaanku padanya?" ujarku terkejut.
"Aku tidak punya pilihan lain, Jen." Alexa masih mempertahankan ekspresi kesalnya sambil menyilangkan kedua tangan. Sementara aku di landa kepanikan sehingga lupa untuk memberitahu kedua sahabatku mengenai gadis yang di suka Andy.
__ADS_1