Cinta Beda Bangsa

Cinta Beda Bangsa
Bab 17


__ADS_3

Perusahaan CHREVARDO


"Temani saya makan siang" ajak Vhito


"Tidak mau" tolak nia


"ini perintah bukan pertanyaan!!! Kmu hanya bisa menuruti bukan menjawab mau atau tidak, paham!!" Bentak Vhito dengan menatap tajam ke mata nia


"ist... "geram nia sambil mengikuti Vhito


"Siang ini kita ada rapat tuan" kata siska menghadang jalan Vhito


"Tinggal kan tugas mu dan ikut lah mkan siang bersma ku" ajak Vhito


"Tpi tuan, di jam mkan siang ini aku tidak bisa meninggalkan tugasku" jawab siska


"Ini perintah!! Bentak Vhito tanpa melihat siska


"Baik tuan" jawab siska


"Kenpa kau mau sih jadi sekretaris vampire kejam sperti dia" tanya nia pada siska yang jalan di belakang Vhito bersma nya


"Tuan Vhito tidak sekejam yang ada fikir tuan putri " jawab siska


"Panggil saja aku nia, kmu tidak perlu formal di depan ku" kata nia


"Baik lah tuan putri" jawab siska


"Nia.... " teriak nia spontan membuat Vhito membalikkan badan


"Apa kau tidak bisa jika tidak membicarakan aku di belakang?" Tanya Vhito namun nia hanya membuang muka dan berjalan lurus memasuki mobil di parkir'an, siska hanya senyum melihat kedua nya


~~


"Apa kamu tidak tertarik ke dunia manusia sayang?" Tanya nando kepda arin


"Sama sekali tidak" jawab arin


"Tpi, apa kau sudah pernah kesana?" Tanya nando lagi


"Iya, sewaktu kak arya meminta ku untuk mencari kak nia" jawab arin singkat


"Bagaimana rasanya?" Selidik nando

__ADS_1


"Tidak ada yang menarik sma sekali" jawab arin


"Apa kamu mau jika aku ajak ke dunia manusia?" Tanya nando


"Untuk apa" jawab arin bingung


"Jalan jalan saja" jawab nando


"Bhkan dunia kita lebih indah dan bnyk tempat untuk kita jalan jalan" jawab arin


"Ayo lah, kita jalan jalan ajak rendi aris dan satria "ajak nando


"Baik lah" jawab arin pasrah



"Kita akan melakukan apa di dunia manusia?" Tanya aris



"Yang tidak bisa kita lakukan di dunia kita" jawab nando senyum misterius



"Apa?" Tanya arin penasaran




"Apa itu menyenangkan" tanya arin



"Tentu "jawab satria



"Kamu yakin?" Tanya rendi



"Tentu aku yakin, hanya saja aku suka kesel kalo nando setelah menakuti trus merasa bersalah" kata satria cemberut

__ADS_1



"Kenapa?" Tanya arin



"Karna tidak smua manusia punya jiwa berani, terkadang ada yng pingsan atau shock, aku tak tega melihatnya " tutur nando....



"Tpi bagiku itu menyenangkan" kata satria dengan tertawa keras...



"Jadi ini yang kamu lakukan jika sedang berada di dunia manusia nando? Tanya arin



Membuat nando tersenyum malu sambil mengaggaruk garuk kepala nya yang tidak gatal...



"Ahk sudah lah ayo kita pergi saja, malas aku lihat nando, dia terlihat bodoh ketika sedang jatuh cinta " sela satria membuat semua tertawa



"Terlihat bodoh bagaimana?" Protes nando



"Kamu tidak akan menyadari kebodohan mu nando" potong rendi



"Aku biasa saja, bhkan aku terlihat lebih cerdas ketika di samping arin "ucap nando membuat arin tersipu malu...



"Tu kan, mereka sedang di mabok asmara kayanya bro" kata rendi



"Ahk aku jadi ingin cepat cepat punya pacar" jawab aris yang sedari tadi duduk di ranting sembari memperhatikan teman nya yng sedang berbunga bunga ini....

__ADS_1



"Aku pun sama " jawab satria dan rendi bersamaan


__ADS_2