
"Terdengar aneh kan bi asih" ucap Tere
"Hust, diam kmu" ucap bi Asih memandang tajam ke arah Tere
"Enggak papa bi, aku gk akan ngadu ke Nando juga kok"
"Gini nona, tuan Vhito Anandra Velix dan tuan muda Vhernando Ananda Velix itu tidak akan pernah mau mkan di meja mkan, jdi saran sya, nona tidak perlu mengajak nya untuk makan bersama di meja mkan, dri pda nanti nona menghadapi amarah tuan Muda" jelas Tere
"Udh, siapakan aja" ucap Arindi senyum dan menuju kamar kembali
"Oh ya, nona belum memberi tau bibi makanan kesukaan tuan muda" cela bi Asih menghentikan langkah Arindi
"SOP ayam kampung bi, dan jangn lupakan tempe goreng tepung lalu buatkan cabe bumbu yang sudah di haluskan sekalian ya bi" pinta Arindi dengn melanjutkan langkah nya
"Jelas dlu Nando gk mau mkan di meja makan, kan dlu Nando vampir, dan vampir tidak memakan makan'an manusia, tpi sekrng dia serigala, jdi bisa mkan smua jenis makan'an" gumam Arin dalam hati
"Kmu dri mana syank?" Tanya Nando ktika melihat istri baru memasuki kamar
"Meminta bi Asih dan Tere menyiapkan makanan untuk mu syank"
"Istri terbaik, tau aja klo suaminya lagi lapar"
"Tpi untuk malam ini dan seterusnya, kita akan mkan di meja makan"
"Apa gk lebih baik kita mkan di kamar, sambil mesra mesraan syang"
"Nando!!!!" Ucap Arindi dengan menatap tajam
"Baik tuan Putri, kita akan makan di meja makan"
"Suami yang pintar" ucap Arindi lalu merebahkan tubuh nya di pelukan suaminya yang sedng rebahan di atas ranjang
"Apa kmu mencintai ku sayang"?
"Of course, knp kmu menanyakan hal bodoh seperti itu?" Tanya Nando
"Aku hnya ingin memastikan"
__ADS_1
"Apa kmu fikir aku bakal sebodoh itu, merubah dir ku sebagai serigala hanya untuk main main dengan mu?"
"Maaf syang, dan terima kasih ya untuk semua pengorbanan dan perjuangan mu syang"
"Tidak perlu trima kasih untuk kasih syang ku yng tulus ini, yng harus kmu tau aku akan selalu di sampingmu untuk mencintai dan menjaga mu syank"
"Aku merasa beruntung karna di takdir kan menjadi jodoh mu syang, Boleh aku minta satu permintaan?"
"100 permintaan pun, akan aku kabulkan untuk istri tercantik ku ini"
"Tidak perlu, cukup 1 saja syang"
"Apa itu?"
"Boleh aku ikut bekerja di perusahaan mu? aku suntuk jika hanya di rumah bersama Tere bi Asih pak Ali dan para supir dan tukang kebun lain nya syang"
"Tpi aku tidak ingin kamu kelelahan syang"
"Aku akan melakukan pekerjaan ringan, agar tidak merasa kelelahan, boleh plis" ucap Arindi dengn memelas ke suaminya
Tok,,,tok,,,,tok,,, nona, tuan muda makan'an sudah siap, apa perlu kami antar ke kamar" tnya bi Asih di balik pintu kamar tuan nya
"Tidak perlu bi, sebentar lagi kmi akan turun ke bawah untuk makan" jawab Nando
"Ayok syang" ajak Arindi berjalan bersama menuju meja makan dengn trus menggelayut mesra di lengan suaminya
"Silahkan makan nona dan tuan muda" ucap bi Asih, beda dengan Tere yng terlihat kaget melihat pemandangan di depan nya
Bi Asih sebenernya juga kaget, tpi bi Asih bisa menyembunyikan tidak dengn Tere
"Trnyta nona Arindi benar benar pawang tuan muda ya" gumam Tere yang bisa di dengar oleh Nando Arindi dan bi Asih
"Pawang?" Tanya Nando
"Apa kmu fikir aku binatang buas?" Ucap Nando menatap tajam ke arah Tere
"Maaf tuan muda" bi Asih lalu menarik Tere yang sedang ketakutan untuk di bawa ke dapur
__ADS_1
"Bukan kah kmu menang binatang buas syang?" Bisik Arindi
"Begitu juga kmu syang" jawab Nando lalu tertawa bersama
"Bi Asih" triak Nando
"Syang boleh aku mengajak mereka makan bersama untuk kali ini?" Ucap Nando
"tentu boleh dong syank"
"Saya tuan muda" jawab bi asih mendekati tuan nya
"Malam ini kita makan bersama ya bi, dan tolong panggil smua untuk makan bersama di sini bi"
"Smua? Mkan bersama Disini? Tuan muda yakin?" Tanya bi Asih heran
"Iya, yakin bi, kenapa bi?" Tanya Nando heran
"Ti,,ti,,,dak papa tuan muda, baik bibi akan memanggil mreka smua tuan muda" ucap bi Asih menatap heran ke tuan muda nya sembari berjalan perlahan untuk memanggil smua pekerja
Total ada 8 pekerja di mansion Nando saat ini, ktika mreka selesai makan Nando menyampaikan maksud nya untuk mengajak smua makan bersama
"Malam smua, kalian tentu sudh tau sya siapa bukan" ucap Nando yng lalu di jawab anggukan oleh smua pekerja nya....
"Kak Vhito, yng tidak lain kakak kandung saya, kemungkinan besar tidak akan kembali lagi ke Indonesia, di karena kan bisnis beliau di Belanda berkembang pesat, dan beliau mungkin akan segera menikah dengan gadis Belanda, jdi sya selaku adik kandung akan menjaga dan menjalankan smua aset beliau yang ada di Indonesia, dan kalian sudah tau, siapa perempuan cantik yang di sebelah sya ini? iya dia Arindi istri yang sya nikahi di luar negeri....
"Beberapa hari kedepan saya akan menggelar pesta pernikahan juga dsni, jdi sya minta kalian untuk bersedia membantu semua yng kami butuhkan, krna sya akan mengundang beberapa teman sya dari luar negri dan orang tua juga kakak dri istri sya, apa kalian tidak keberatan?"
"Tentu tidak tuan muda, kmi justru bangga bisa membantu tuan muda, krna sedari dulu tuan muda slalu baik kepada kami" ucap pak Ali (koki mansion)
"Benar tuan muda, kami akan melakukan yang terbaik untuk pesta tuan muda dan nona cantik kami" ucap pak Adam (tukang kebun)
"Iya tuan muda, apa lgi tuan muda dlu suka bantu kami, jika kami sedng di marahi tuan Vhito, bahkan mau di pecat, jdi kmi pasti bkal slalu ada buat tuan muda"ucap Tere (menjilat)
"Dan buat nona cantik Arindi selamat bergabung di Mension" ucap bi Asih
"Terimakasih smua, senang bisa menjadi bagian dri kalian" ucap Arindi ramah
__ADS_1