Cinta Beda Bangsa

Cinta Beda Bangsa
Bab 31


__ADS_3

"Selamat datang pangeran dan tuan tuan" ucap penjaga gerbang istana yang di jawab senyuman ramah oleh ke7 vampir itu


"Salam hormat kami yng mulia" ucap Jhon Jordan Selvi Siska dan Kris dngan sedikit menunduk


"Salam hormat ananda ayah " ucap vhito dan Nando stngah menunduk


"Salam di terima, ank ank ku ayah sangat merindukan mu, boleh kah ayah meminta pelukan dari kalian?" Ucap raja Cristian dngan mata berkaca kaca


"Tentu ayahnda" jawab vhito dan Nando kompak


"Kenapa ayah menangis di peluk'an kami? Tanya vhito yang hanya di jawab tatapan oleh raja Cristian Velix tatapan yng sangat sulit di artikan


"Pengawal!!!" Triak raja Cristian Velix seraya melepaskan pelukan


Hamba yang mulia ucap 2 pengawal mendekat


"Tangkap vhito dan penjara kan dia smpe waktu yang akan saya tentukan" ucap raja Cristian Velix yang membuat semua menunduk


"Ayahnda apa slah vhito?" Tanya vhito tanpa melawan


Setelah kepergian vhito semua terdiam dengan pikiran masing masing dalam diam mata mereka pun terlihat berkaca-kaca


"Siska, Nando!!!!" Panggil raja Cristian Velix dngan suara tinggi


"Kami yang mulia, kmi ayahanda" jawab Siska dan Nando lngsung bersimpuh di bawah singgasana raja Velix


"Apa tugas mu di dimensi manusia Siska?" Tanya raja Velix


"Menjaga dan mengawasi pangeran vhito juga pangeran Nando yang mulia" jawab Siska


"Dan kau Nando" Tanya raja Cristian vaelix kpda Nando


"mengawasi kakk ayahnda" jawab Nando menunduk


"Apa tugas kalian berhasil" tanya raja Cristian Velix, yang tak kunjung mendapat jawab'an dari keduanya


"Jawab!!!" Hardik raja Cristian Velix


"Ampun ayah, ampun yang mulia "jawab Siska dan Nando bersamaan

__ADS_1


"Dan kalian (menunjuk Jhon Jordan Selvi Kris) apa kalian merasa bebas dari tanggung jawab untuk mengawasi kedua putraku" tanya raja Cristian Velix


"Ampun yang mulia " jawab mereka serempak


"Kenapa vhito sampai sebuas ini" tanya ratu Olivia Velix dngan menangis


"Ini semua hanya karena cemburu buta yng mulia ratu" jawab Jordan


"Owh jadi itu alasan mu??? Apa ketika bangsa vampir cemburu bisa melakukan apa pun termasuk melanggar larangan kerajaan?" Tanya raja Cristian Velix dngan suara tinggi


"Ampun yang mulia" jawab Jordan


"Knpa vhito tidak bisa melupakan arthania klo Nando saja bisa melupakan arindi " tanya ratu Olivia


"Maaf Ibunda bahkan sampai saat ini pun Nando masih menjalin hubungan dengan arindi" jawab Nando dngan semakin menunduk


"Apa!!!!?" Triak raja Cristian Velix


"Siska! Benarkah itu??" Tanya raja Cristian Velix kepada Siska


"Ampun yang mulia, tpi yng di katakan pangeran Nando benar yang mulia" jawab Siska


"Kanda" triak ratu Olivia Velix berlari memeluk putra bungsunya


"Lepaskan dia Dinda" triak raja Cristian Velix kepada ratu Olivia


"Tidak kanda, dia putra ku kanda " tangis ratu Olivia pecah


"Kau menentang ku Dinda!!! Pengawal Bawa sklian ratu ke penjara" triak raja Cristian Velix penuh emosi yang membara


"Ampun yang mulia" ucap Jordan seraya mendorong ke4 pengawal yang akan membawa Nando dan ratu Olivia


"Ampun beribu-ribu ampun yang mulia apa tidak sebaiknya kita bicarakan baik baik dulu yang mulia" pinta Jordan dngan memohon


"Tidak jordan, aku mungkin bisa jadi raja yang bijaksana tpi aku gagal menjdi ayah Jordan, aku gagal mendidik kedua putraku, aku gagal menjadi ayah yang baik" ucap raja Cristian Velix dngan suara yng melemah, air mata yng sedari tadi di tahan pun akhirnya pecah di hadapan para pengawal dan panglimanya


"Aku benar benar tidak menyangka kalo awal perdamaian kita dengan bangsa serigala justru menjadi awal kehancuran keluarga ku " keluh ratu Olivia Velix dengan cucuran air mata


"Ampun yang mulia lebih baik kita duduk dan kita bicarakan ini dengan baik baik" tambah Jordan bicara dengan sangat sopan

__ADS_1


Kemudian raja Cristian pun duduk di singgasana dngan ratu yng di samping nya...


Nando dan ke5 vampir lainnya bersimpuh di bawah dengan sopan...


Sedang ke4 pengawal itu memilih undur diri dari hadapan sang raja


"Apa kalian memiliki saran buat masalah ini ?" Tanya raja Cristian kepada ke 5 panglima nya (Jhon Jordan Kris Selvi dan Siska)


Mreka ber5 saling pandang dengan tatapannya bingung...


Tak selang lama Siska membuka suara


"Ampun yang mulia ini hanya saran, jika raja tidak setuju maka abaikan saja saran hamba ini, Bagaimana klo kita diskusikan dngan raja aryatama Chaniago saja yang mulia?" Kata Siska yang lansung mendapat respon tidak baik dri semua orang dsitu kecuali Nando


"Maaf ayahnda-


"Aku tidak butuh saran dri pembangkang semcam kamu!!!" Suara raja Cristian memotong kata kata Nando yang ingin mengeluarkan pendapat


"Yang mulia boleh hamba bercerita bagimana ini bisa terjadi?"


Tanya Siska yng sma sekali tidak di respon oleh raja Cristian


"Ceritakan Siska, ayo ceritakan" pinta ratu Olivia


"Sewaktu raja aryatama Chaniago datng untuk membuat perdamaian dia membawa kedua adiknya yng slah satunya di sukai oleh pangeran vhito" jelas Siska


"Ktika pangeran vhito sedang duduk membayangkan Putri arthania tidak sengaja pangeran Nando mendengar gumaman pangeran vhito tentang putri arthania" tambah Siska lagi


Pangeran Nando tidak mau klo melihat kakk nya yng akan di nobatkan sebagai raja di nilai buruk oleh ayah ibu ny bhkan rakyat nya


Maka dia mengakui bahwa dirinya juga mencintai salah satu adik pangeran Aryatama


Saat pangeran nando tau yng mulia raja dan ratu tidak merestui pangeran nando berkata akan mendengar kata ya mulia tpi ktika pangeran nando tau klo pangeran vhito menentang, pangeran Nando pun menentang larangan yng mulia"


Apa alasan Nando??" Potong ratu Olivia


"Krna pangeran Nando tidak mau membuat pangeran vhito kecil hati lalu merasa tidak di sayang...


Kmi menyayangi mereka hanya saja kami sedikit kecewa dengan vhito yang sedari kecil slalu menentang kami, pdhal dia akan kami nobat kan sebagai raja" jelas ratu Olivia

__ADS_1


"Itulah sebab nya pangeran nando menentang, krna pangeran Nando sering mendengar rakyat berkata dia lebih baik dri pangeran vhito" jelas Siska


__ADS_2