
manssion Vhito
"Pulang ke istana yok dek" ajak Vhito tanpa ekspresi
"Apa kakk yakin?" Tanya nando
"Kenapa tidak? Seperti nya ayah merindu kan kita... " jawab Vhito
"Baik lah, ayok kita pulang sekarang" kata nando berdiri lalu melesat yang kemudian diikuti Vhito
"Apa yang kalian lakukan dsni? Tanya Vhito kepda siska jhon selvi Jordan dan kris yang tengah berjaga di perbatasan
"Mungkin dia, beralih profesi dri penjaga istana kuno, jadi penjaga perbatasan kak" jawab nando datar
"Cih... Apa yang kalian lakukan, sehingga kalian dapat hukuman serendah ini" jawab Vhito lalu berjalan santai yang di ikuti nando dan 5 kawanan vampire penjaga istana kuno atau lebih tepat nya penjaga makam tetuah
"Enak saja dia menghina kita, emng kita terlihat sperti pengawal bahawan yang ilmunya di bawah dia, sehingga kita di Tugas kan menjaga perbatasan "celetuk siska yang di sambut tawa oleh yang lain
"Kau fikir putra serendah itu?" Tanya Jordan
"Ya ya ya, putra memang mempunyai kekuatan di atas kita, tpi hanya putra yng memiliki kekuatan lebih anthek anthek nya hnya lah vampire rendah yng di beri hukuman untuk menjaga perbatasan kan?" Jawab siska
"Dan satu lagi, putra kan tidak akan keluar dlam persembunyian nya klo tak lapar " Jawab Vhito yang lalu di sambut tawa oleh mreka semua
Karna memang panglima putra ini terkenal sebagai vampire pemalas dan hanya akan berkelahi saat dia merasa benar benar genting dan sudah melampaui batas kewajaran
"Hei squad tua!!! Berani berani nya kau membicarakan aku di belakang ya" teriak suara pria dngan serak basah yang di ketahui adalah suara milik putra
"Tuan yang sedang kita bicarakan ternyta ada dsni" timpal kris seketika berhenti dan berbalik arah untuk memandang putra yang juga di ikuti ke empat teman nya
"Ahk sudah lah, karna kalian sudah mengaggu tidur ku, jadi kalian harus memberi aku makanan " tegas putra
"Enak saja, kamu pikir aku pengawal" protes Siska
"Iya, bahkan pangeran kita saja tidak berani menyuruh kita, dia yng cuma penjaga perbatasan kok berani menyuruh kita" tambah Jordan
"Jadi kalian tidak mau mencari kan makan buat ku!!!? Tanya putra dngan suara penuh penekanan
"Tidak!!!" jawab mereka serempak kecuali Nando dan vhito
"Baik kalian ber7 lawan aku klo kalian bisa bebas baru bisa melewati perbatasan ini" kata putra
"Hey putra apa"an ini, kmu lupa siapa saya???" Hardik vhito
"Maaf pangeran anda memng pangeran kami, tapi setelah anda terbukti melakukan pelanggaran and_
"Baik kmi akan mencarikan makanan untuk mu putra" jawab Jhon memotong ucapan putra yng di sambut tatapan bingung oleh vhito
"Jhon!!!!" Triak vhito
"Maaf pangeran, sekali pun kita ber7 melawannya tetap tidak akan bisa mengalahkanya, dan lagi pun kita yang salah telah mencela dia di daerahnya" jawab Jhon dngan sopan yang kemudian berlalu pergi untuk mencari kan makan putra, dngan terpaksa mreka ber6 pun mengikuti Jhon
Putra tertawa penuh kemenangan....
"Ahk knpa kmu menurut'i permintaan nya sih Jhon" tanya Siska
__ADS_1
"Karena klo tidak, putra akan memberi tau pangeran vhito yng sebenarnya" bisik Selvi yng kemudian di jawab anggukan oleh Siska tanda mengerti
"Ahk mencari hewan dsni sangat sulit ternyata" keluh vhito stelah Berjam jam mencari mangsa untuk putra
"Iya, bahkan kelinci saja sudah jarang kita lihat" tambah Jordan
"Pangeran kan memiliki uang knp pangeran tidak membeli kelinci hidup di dimensi manusia saja" usul selvi
"Ahk ide bagus tuh kak" tambah Nando
"Kenapa tidak kamu saja yang menjadi serketaris ku dimensi Manusia, Siska terlalu bodoh untuk menjadi sekretaris ku" kata vhito yng lalu melesat pergi ke dimensi manusia, semua tertawa dan mengikuti vhito melesat, kecuali Siska yang masih saja terpaku membisu
"Apa kamu sudah menemukan makanan untuk ku" tanya putra di perbatasan
"Biarkan kami keluar untuk mencari nya" kata Nando
Tidak lama setelah kepergian mereka Siska pun datang
"Aku mau keluar" ucap Siska sinis tanpa memandang putra
"Tidak usah kemana mana lebih baik kamu temani aku dsni saja" jawab putra sedikit menggoda
"Putra!!!!" Triak Siska
Tidak usah berteriak aku tidak budek" "bentak putra
"Tolong jangan menggangguku" pinta siska dngan suara penuh penekanan
__ADS_1
"Ayok lah Siska, dlu kau menolak ku dngan alasan kekuatan ku jauh di bawah mu, skrng aku memiliki kekuatan jauh di atas mu, jadi kali ini apa yng membuat mu masih menolak ku"
"Sifat angkuh dan sok berkuasa mu" jawab Siska singkat
"Bukan kah kita cocok?"
"What!!!!!" Pekik Siska
"Iya cocok" jawab putra dngan menatap wajah ayu Siska
"Cocok bagiamana aku baik lemah lembut cerdas ya meski tak sehebat mu, sedangkan kamu angkuh suka memerintah dan slalu mengandalkan kekuatan mu untuk mengancam musuh" jelas Siska
"Hahaha kmu itu cantik tulalit suka bertindak bodoh ceroboh dan yng lebih parah lagi suka menunjukkan kelemahan di depan musuh" Jawab putra mengejek yang hanya di balas tatapan tajam oleh Siska...
"Wah kita susah payah mencari makan tpi mereka justru sedang membicarakan hubungan yng belum juga usai meski dah berpuluh puluh tahun lamanya" ledek Jhon yng baru datang bersama yang lain nya
"Lebih tepatnya Beratus ratus tahun tpi tak juga usai sih" timpal Selvi
"Apa mereka dlu prnah punya hubungan" tanya Nando dngan polos yang hanya di jawab senyum mengejek oleh Jhon Kris Selvi dan Jordan
"Mreka dulu pernah jadi sepasang kekasih, mreka dlu pacaran nya bareng Lo sma ayah ibu anda pangeran" jawab Selvi
"Lebih tepatnya dia dulu pria yng pernah tergila gila padaku" jawab Siska dngan bercak pinggang
"Bukan hanya dlu, bahkan sampe sekarang" tambah putra
Usaha aja tros bos" timpal Kris dngan "berjalan meletakkan 12 ekor kelinci di sebuah kotak besar
"Baiklah karena makanan sudah dtang, alangkah baik nya kita makan bersma dlu sebelum kalian ke istana, dan maaf aku tlah mengerjai kalian, itung itung sambutan buat para senior ku yng jarang sekali melewati kawasan yng sedang ku jaga ini" ucap putra dngan tulus
__ADS_1
"Sebelumnya terimakasih atas tawaran mu, tapi aku yakin makanan di istana lebih menggoda, jadi kmi memilih untuk lanjutkan perjalanan saja" ucap vhito lalu melesat dan langsung di ikuti ke6 vampir lainnya