Cinta Beda Bangsa

Cinta Beda Bangsa
Bab 47


__ADS_3

"Kakak memanggil kami?" Tanya Arindi berjalan bersama suaminya mendekati kakak nya Duduk di singgah sana


"Kemari lah, ada yang ingin kakak tanyakan"


"Hormat adinda kakk" bungkuk Nando yang mendapat tatapan aneh dari Arindi dan Arya Tama


"Apa yng kamu lakukan syang?" Tanya Arindi


"Tentu Memberi hormat" jawab Nando tak kalah aneh


"Nando, aku ini kakak mu tidak perlu terlalu menghormati ku" ucap Arya Tama berjalan mendekati adik ipar nya yng masih berdiri mematung kemudian menarik untuk duduk di samping Arindi


"Maaf kak, ayah mengajarkan ku untuk tetap hormat sekalipun Raja nya adalah ayah ku sndri" ucap Nando


"Jadi kmu slalu melakukan hal ini, setiap di depan ayah dan ibu syang?" Tanya Arindi


"Iya syank" jawab Nando singkat


"Kmu harus bnyk belajar, dri Nando ketika drumh mertua mu dek" ucap Arya Tama sembari kembali berjalan menunju singgah sana nya.....


"Tpi bukan kah itu hanya berlaku untuk pengawal dan bawahan kerajaan kak, adik mu tidak perlu kan?" Jawab Arindi


"Setiap kerajaan punya peraturan masing masing, dan peraturan kakak tidak berlaku di kerajaan tuan Cristian Velix dek" ucap Arya Tama


"Baiklah kak" jawab Arindi singkat


"Apa kalian yakin memilih untuk menetap di dimensi manusia?" Tanya Arya Tama


"Kenpa kakk bertanya itu?" Tnya Nando balik


"Apa untungnya tinggal di dimensi manusia, kalian bisa melakukan apa pun dsni bukan?" Tanya Arya Tama


"Aku terserah Nando saja kak, aku mengikuti apa kata dia kak" jawab Arindi


"Nando hanya tidak mau berdiri karna ayah ataupun kakak, Nando ingin membina istri dan anak anak Nando krna kemampuan Nando sndri kak, apalgi kak Vhito udh gk bisa kembali ke dimensi manusia lagi" jelas Nando

__ADS_1


"Dan Nando ingin orang orang mengenal Nando krna jati diri Nando bukan krna Nando anak Raja ataupun adik ipar Raja kak" Nando trus menjelaskan dengn perlahan


"Kakak bangga dengn niat mu ndo, kakak mengizinkan, dan tolong jaga adik kecil kakak ya ndo" ucap Arya Tama dengan mata berkaca kaca


"Kakk tidak perlu menitipkan Arindi, dia istri ku dan aku akan menjaga nya semampu ku kak, satu lagi, kakak tak perlu berfikir kami meninggalkan kakak, kami akan sering pulang kesni untuk menjenguk Kakak" jelas Nando


"Aku atau pun Nando tidak bermaksud merebut adik adik kakak, dan kami akan sring menjenguk kakak smpe kakak bener bener menemukan permaisuri kakak" ucap Alex yng baru sja memasuki ruangan dengn menggandeng pacar nya yng tidak lain adik nya Arya Tama juga


"Kakak" triak Arindi lari sembari memeluk kakak nya ketika melihat kakak nya dtang bersama pacar nya


"Kalian dsni?" Tanya Nando


"iya, kakak memanggil mereka, agar kita bisa membuat acara perpisahan kecil kecil'an" kata Arya Tama sembari berjalan dan memeluk kedua adik kecil nya yng sudah dewasa dan menemukan jodoh nya masing masing


"Kakak" ucap Nando menarik Alex untuk ikut memeluk kakak ipar nya


"Sudah sudah, malah kaya Teletubbies saja" protes Nia melepaskan pelukannya


"Teletubbies?" Tanya Arya Tama heran


"Teletubbies itu film kartun anak anak yng ada di dimensi manusia kak" jawab Alex yang kemudian membuat tertawa bersama satu ruangan


Arthania memilih tinggal di kerajaan vampir dan tinggal di kastil sebelah kerajaan seorang diri, krna dia ingin mandiri sekalipun Alex sring bermain ke kamar nya, krna Alex tinggal di sebelahnya....


Sebelum pergi ke dimensi manusia Arindi dan Nando tidak lupa untuk singgah ke kerajaan ayah dan ibu nya, mereka menghabiskan satu malam di sana lalu pulang ke dimensi manusia....


Mreka sengaja menuju bandara dan meminta jemput supir nya, agar pekerja di rumh nya berfikir mreka telah menikah di luar negeri....


Mreka juga meminta waktu ayah ibu nya juga kakak nya untuk datang sekali saja saat pesta pernikahan mereka di gelar di dimensi manusia...


Mreka yang tdi nya menolak, ahkirnya menyetujui juga untuk dtang saat Nando dan Arindi menggelar pesta pernikahan


Nando mengundang semua klan dri vampir dan serigala, dengn meminta untuk tidak menunjukkan jati diri dia di hadapan manusia, kecuali Vhito saja....


Karna hukuman Vhito belum selesai.....

__ADS_1


"Syang gmna persiapan nya?" Tanya Arindi


"Tenang syang, aku sudah meminta bawahan ku untuk menyiapkan semuanya" jawab Nando yang terlihat lelah saat baru memasuki kamar


"Tapi syank, kamu yakin mreka bisa handle tanpa kamu turun tangan?"


"Syang aku ini baru pulang, bisa tolong siapkan air hangat dan pakaian ku?"


"Kamu blum menjawab pertanyaan ku"


"Aku akan menjawab nya setelah aku selesai bersih bersih syang, aku lelah"


"Baik lah, aku akan menyiapkan skrng juga" jawab Arindi dengn ketus


"Istri yang pintar" goda Nando dengn mencium kening istrinya


Arindi turun ke bawah untuk meminta teri dan mba asih menyiapkan makanan...


"Apa tuan muda udh pulang non?" Tanya bi Asih


"Sudah bi, sepertinya dia kelelahan bi, dia menyebalkan klo mood nya lgi berantakan, jdi bibi tolong buatkan makanan kesukaan dia ya" pinta Arindi


"Nanti lngsung bibi antar ke kamar aja ya non?Tpi maaf nona, bibi belum tau makanan kesukaan tuan muda"


"Tidak perlu bi, sya pingin makan bersama sma di meja mkan kali ini bi, dan apa? Bibi belum tau makanan kesukaan Nando?" ucap Arindi terkesan kaget


Krna sebenarnya Arindi sadar betul Nando baru baru ini mau memakan makan'an manusia, krna slma menjadi vampir Nando hanya meminum darah


"What???" Sejak kapan tuan muda Vhernando Ananda Velix Mau mkan di meja mkan?" Pekik Tere


"Memang nya kenapa?" Tanya Arindi heran


"Slma ini tuan dan tuan muda tidak pernh makan drumh bahkan di meja makan nona" jelas bi Asih berhasil membuat Arindi terkekeh


"Mba Tere dan bibi tenang saja, aku akan memaksa nya itu mkan bersama malam ini bi" seru Arindi Percya diri

__ADS_1


"Baik Nona kami akan menyiapkan makan malam di meja" tambah bi Asih sdkit heran


Begitu juga Tere yang tak kalah heran nya


__ADS_2