Cinta Beda Bangsa

Cinta Beda Bangsa
Bab 49


__ADS_3

Waktu yng di tunggu tunggu pun tiba...


Waktu sebagai pesta pernikahan yang sangat membuat Arindi bahagia karena dia akan bertemu kakak kakak dan teman teman nya...


"Ahk kakak terlihat tampan sekali" triak Arindi ketika melihat kakak nya yng baru saja tiba sembari berlari memeluk kakaknya


"Kenapa kalian bisa dtang bersama'an?" Tanya Nando ketika melihat Arya Tama, Arindi, Alex, ayah, ibu nya dan juga beberapa pengawal kerjaan Serigala juga vampir


"Kami sengaja bertemu di perbatasan" jawab Arya Tama singkat


"Bi Asih kemari lah biar ku kenalan dengn keluarga kami" ucap Arindi antusias


"Ini ibu dan ayah mertua ku bi, lalu ini kakak pertama ku, dan yng cantik ini kakak kedua ku, klo pria yang biasa biasa ini adalah calon kakak ipar ku" celoteh Arindi mengenal kan keluarga inti


"Lalu apa orang tua nona tidak ikut?" Tanya Tere yang berdiri di blkang bi Asih


"Orang tua kami sudh tidak ada sejak kami kecil mba" sambung Arthania


"Maaf kan kami nona" jawab bi Asih di ikuti Tere dengn rasa bersalah


"Tidak apa apa bi, mba ini kan hanya bertanya" jawab Arthania ramah


"Dan Tere ini semua teman teman kami dari luar negeri" Arindi mengenalkan para pengawal juga ke pada para pekerja nya


"Apa kalian akan trus berdiri disini?" tanya Nando menghentikan celoteh Arindi


"Teman teman tuan Nando tampan tampan ya bi?" Celetuk Tere yang bisa di dengar semua


Para pengawal pun langsung mengaktifkan mode sok tampan nya


"Hust,,, diam mulutmu itu" bentak bi Asih dengn suara sdkit berbisik


"Apa tuan Vhito tidak ikut nyonya?" Tanya bi Asih kpdak Ratu Olivia


"Tidak bi, kakak nya Nando sedng banyak kerjaan di sna" jawab Ratu Olivia ramah


"Oh iya, lalu kakek dan nenek? mreka tidak ikut juga Bu?" Tanya Arindi karna tidak melihat keberadaan raja Arga Cornelius dan Ratu Karmila sambil gantian menggelayut ke ibu mertua nya Setlah lelah menggeluti kakak nya


"Kakek dan nenek mu lelah nak jika harus menempuh perjalanan sejauh ini nak"jawab Ratu Olivia


Mreka terus berbincang sambil berjalan menuju ruang tamu....


Perbincangan mereka terlihat hangat dan mesra....


Bi Asih Tere dan semua pekerja tak menyangka di balik dingin nya Nando dan Vhito trnyta memiliki keluarga yng begitu hangat dan ramah



"Pantas lah tuan Vhito dan tuan muda begitu tampan ya bi, orang tua dan teman teman nya saja cantik dan tampan begitu" ucap Tere ktika berdua di dapur



"Kmu ini ter jngn di biasakan banyk bicara di depan Tuan muda dan nona bisa gk sih?" Tanya bi Asih

__ADS_1



"Maaf bi, aku sring keceplosan"



"Jngn di biasakan, faham?"



"Ok bi, tpi bi enak ya jadi orang kaya seperti mereka ini, mreka bnyk uang dan perawatan trus sehingga bisa secantik itu"



"Kmu mau perawatan juga?" Tanya Arindi yang baru saja masuk dapur



"Mau banget nona" jawab Tere dengan polos



"Tidak nona, jngn dengar kan mulut dia nona" cela bi Asih dengn memandang tajam ke arah keponakan nya itu



"Tidak apa apa bi, bsok klo ada wktu biar ku ajak Tere perawatan sekalian jalan jalan bi" ucap Arindi sopan




"Baik lah nona" ucap bi Asih menunduk



"Ayo kak kita keluar sekalian ajak ayah ibu dan yang lain jalan jalan" ajak Arindi kepada Arthania



"Boleh, sebelum besok kita bener bener capek di pesta pernikahan mu"



"Tpi apa ibu dan ayah mu mau?" Tanya Arthania lagi



"Aku akan mencoba membujuk nya kak" jawab Arindi menuju kamar mertua nya



"Ayah, ibu" panggil Arindi sembari mengetuk pintu

__ADS_1



"Iya, masuklah nak" terdengar jawaban dari dalam



"Ibu dan ayah mau tidak klo Arindi ajak jalan jalan ke dimensi manusia?"



"Untuk apa?" Tanya Raja Christian aneh



"Agar ayah dan ibu tau kehidupan kami dsni"



"Boleh nak, tpi ibu dan ayah akan ganti baju dlu ya" ucap Ratu Olivia



"Baik Bu, kmi tunggu di bawah ya Bu" ucap Arindi keluar dri kamar mertuanya



"Untuk apa kita jalan jalan? Bukan kah tidak ada gunanya" tanya Raja Christian ketika melihat menantunya keluar



"Apa salah nya sih kita buat menantu kita bahagia, stelah ini kita akan jarang berjumpa dengan anak dan menantu kita bukan?" Tanya Ratu Olivia



"Too kita Kesni untuk mendatangi pesta pernikahan mreka, bukan mau buang buang wktu melakukan hal yng tidak penting"



"Syang,,, untuk kali ini saja"



"Apa yng ada di fikiran mu skrng?"



"Boleh kan aku minta satu kali ini aja sayang?"



"Baiklah" ucap Raja Christian tak tega melihat istrinya memohon


__ADS_1


"Terimakasih sayang" peluk Ratu Olivia yang di sambut oleh Raja Christian dengn menyium kening istrinya


__ADS_2