
# putry berjalan keluar dari dapur dan menghampiri andre. di tanganya membawah semangkuk makanan dan segelas air putih.
"andre ini makannya, sekarang kamu makan dulu.dari kemarin kamu belum makan".. ucap putry sambil menyodorkan piring makanan yang di bawah ke meja dekat andre.
" suapin dong sayang"..
"ah kamu jangan manja dong..kan malu di lihat sama ayah dan ibu. lagian kan kamu bisa makan sendiri".
"iya udah , kalau kamu gak mau suapin , berarti aku gak mau makan"..
"loh ko gitu sih..aku harus bantu ibu dulu di dapur, kamu makan sendri ya"..
"gak mau"
hmm..putry mengehal nafas sebagai tanda menyerah. dia kemudian menyuap sesendok nasi ke mulut andre
"emm..makasih sayang. masakan kamu enak banget"..
"ini bukan masakan aku, ini ibuku yang masak"..
"yaa ellaaa..kirain kamu yang masak, tapi aku akui masakan ibu mertua aku ini enak banget"..
"iya jelas dong, ibu siapa dulu"..
"nanti kalau kita sudah menika kamu harus sering sering masakin aku ya sayang"..
"kalau aku gak mau gimana?"
"ya harus mau dong kan itu tugas kamu"..
ehemm...
suara perempuan terdengar dari belakang.
putry dan andre segera menengok
"nensy?"...teriak putry kemudian berdiri dan langsung memeluk sahabat lamanya itu
"humm aku kangen banget sama kamu put , kenapa kamu gak pernah kabarin aku selama ini"..
"maafin aku nen..aku terlalu sibuk sehingga aku sampai lupa kabarin kamu"...
putry dan nensy sudah bersahabat sejak kecil. namun setelah tamat SMA mereka harus berpisah. karena putry melanjutkan kulianya ke malang sedangkan nensy tetap di bandung.
"eheem belum selesai ni pelukanya"...gumam andere
putry dan nensy segera melepas pelukannya.
"sayang aku gak di kenalin ni sama sahabat kamu"..ucap andre yang kini mulai ikutan berdiri
"ohya lupa, nen kenalin ini andre., andre kenalin ini nensy sahabat aku"..
andre segera menyodorkan tanganya ke arah nensy
"saya andre. calon suaminya putry"..
"saya nensy ".
"sialakan duduk nen.. aku ambilin minum dulu ya".. ucap putry
"iya makasih put"
putry kemudian berlari ke dapur mengambil minuman, sedangkan nensy dan andre masih duduk .
#trrngg..(ponsel andre berdering)
andre segera melihat siapa yang menelfon, dan ternyata adalah ibunya.
"hallo ma"..
"hallo sayang. kamu diamana? kok gak pernah kasih kabar. mama sama papa kawatir banget sama kamu"
"aku gpp ma. aku sekarang lagi di bandung. di rumah putry. besok pagi aku pulang"..
"di bandung?..kok kamu gak bilang dulu sih.. mama kan gak enak sama orang tuanya putry. kamu gak repotin mereka kan?..
"enggaklah mah. sejak kapan andre repotin orang."
"bagus deh kalau gitu. iya udah mama besok tungguin kamu di rumah ya.."
"oke mah. "
....
__ADS_1
* rendi masih diam membisu di teras rumah.
kini pikiranya belum juga membaik. perasaannya masih kacau. hatinya masih sakit. dia belum sepenuhnya merelakan putry bersama andre. namun dia juga tidak bisa melakukan apa apa lagi. putry hanya mencintai andre. dan mereka berdua saling mencintai.
"ah sial! kenapa sih harus ada andre di dunia ini. dan kenapa aku harus jatuh cinta sama putry. dia tidak mencintaimu rendi. sadar , kamu itu bukan siapa siapanya putry. selamanya kamu gak akan mendapatkan cintanya putry. kamu harus lupain dia".. gumam rendi dalam hati
kini dia hanya bisa pasrah dengan semuanya.
dia harus mengubur dalam dalam perasaanya.
"ngapain masih di luar?"...ucap boni yang tiba tiba muncul
"eh ohm.. maaf..".. rendi langsung salah tingka.
" kamu ngapain duduk di luar, ini kan sudah malam"..
"lagi nyari udara segar aja. ohm juga ngapain di luar?".
"ini kan rumah saya. jadi terserah saya"..
"ohya lupa. maaf om. kalau begitu saya masuk duluan"..
"tunggu"
"apa lagi ohm?"..
"jadi gini, rumah ohm ini kan sempit. kamarnya juga cuman ada tiga. jadi malam ini kamu tidur satu ranjang sama andre ya"..
" iya ohm. whatt??.. sama andre?. saya tidur di ruang tamu aja kalau begitu. biar andre yang tidur di kamar"..
"kenapa? kamu ada masalah sama andre?"
"enggak kok ohm. saya cuma gak biasa tidur satu ranjang sesama cowo hehe"..
"oke terserah kamu. intinya saya susah nawarin. ".
"iya ohm terimahkasih"
rendy kemudian berjalan masuk.
sesampainya di ruangan tamu, dia melihat andre putry dan gadis yang di tabrak tadi sedang asyik ngobrol.
"hey rend..ayo sini.."..ucap putry.
"ha dia? apa dia saudaranya putri?...ucap nensy dalam hati
"gadis itu,, dia kan yang tadi aku tabrak. apa dia saudarinya putry? ucap rendi dalam hati
"kok mala bengong sih.. "..
"eh iya put ..."
rendi segera melangka mendekati mereka.
dia menarik kursi dekat andre lalu duduk berhadapan dengan nensy dan putry.
baru kali ini dia sedekat itu dengan andre
dan enta karena apa , kini rasanya dia sangat malu. dan sedikit kaku.
"kenalin ini nensy sahabat aku"..
"hallo saya nensy" ucap nensy sambil menyodorkan tangan ke arah rendi
"saya rendi temanya putry" balas rendi yang di ikuti senyum manis di bibirnya
kemudian mereka berempat asyik mengobrol. sesekali pandangan rendi mengarah ke nensy begitu juga sebaliknya. dan tanpa sadar andre ternyata menyadari hal tersebut.
"nensy ini cantik ya. semoga kalian berjodo".. bisik andre di telinga rendi
"apaan sih. jangan sembarangan. emangnya saya kayak kamu."..
"ya ellah..santai aja kali. saya juga dulunya begitu sama putry."..
"ya nanya siapa?"..skak rendi
" sekedar informasi".. balas andre
waktu sudah menunjukan pukul 21.00
suasana rumah mulai sepih karena orang tua putry sudah tidur duluan.
"put, sudah larut ni. aku pulang dulu ya".. ucap nensy sambil melirik jam yang menepel di tanganya
__ADS_1
"ini udah malam loh nen, kamu nginap di sini aja. lagian kan besok aku udah balik lagi ke malang. masa kamu cuma sebentar doang ketemu aku.."..
"hmm..iya udah deh aku nginap di sini."..
" oke. makasih ya"..
andre segera berdiri hendak masuk ke kamar namun langkanya di hentikan putry
"kamu tidur sama rendi ya di kamar tamu. sedangkan aku sama nensy di kamar aku."..
"aku gak mau satu ranjang sama dia" ucap andre sambil menatap rendi.
"siapa juga yang mau satu ranjang sama kamu. amit amit".. balas rendi
"sudah sudah..
kalau kalian tidak mau tidur satu ranjang, berarti sala satu dari kalian harus tidur di ruangan tamu."
"aku aja yang tidur di ruangan tamu put".. ucap rendi
"kamu gak apa apa rend"..
"iya gak apa apa kok. dari pada aku harus tidur bareng sama manusia plin plan"..
"apa kamu bilang?"..
"sudah sudah..
andre kamu sekarang masuk kamar ya., rend kamu tunggu di sini aku ambilin selimut sama bantal dulu"..
"oke put"..
# pukul satu malam
"put put...temanin aku ke toilet dong , kebelet ini".. ucap nensy sambil menggoyangkan tubuh putry.
"put put..bangun dong"..
putry belum juga sadar.
ahirnya nensy memutuskan untuk pergi sendiri ke toilet.
letak toiletnya berdekatan dengan dapur. jadi harus melewati ruang tamu dulu kalau pergi ke sana. dan toilet di rumah putry hanya satu.
nensy segera turun dari tempat tidur dengan mata setenga mengatuk. dia berjalan keluar kamar dengan langka tergesah gesa.
sampai di ruangan tamu, dia tidak bisa melihat apa apa. sangat gelap.
sepertinya kontak lampu di matikan.
nensy segera meraba ke tembok untuk menyalakan lampuh.
#clekk (lampu di nyalakan)
#ahh!.. nensy tergelatak jatuh ke lantai..(untung aja tidak kencing di celana)
"sorry gak sengaja".. ucap nensy sambil menutup mukanya dengan tangan.
rendi segera bangkit dari tidurnya, dan berjalan mendekati nensy
"kamu kenapa kaget begitu? kamu kan udah tau aku tidur di sini".. ucap rendi sambil menopang badan nensy berdiri
"iya sorry lupa. tadi kaget aja. kirain kamu siapa"..
"its ok. kamu mau kemana tenga malam begini? mau pulang?.."
"oh enggak. aku mau ke toilet sebentar"...
"ya ellah..kirain mau pulang?."
"ya enggaklah..iya kali tengah malam begini.
ohya,kamu kenapa belum tidur?"
"belum ngantuk."...
"oh gitu. iya udah deh..aku ke toilet dulu ya. hehe"..
"ohya oke"..
nensy segera berjalan ke belakang. sedangkan rendi masih menatapya dari belakang.
"kenapa saya jadi aneh gini ya?. kok rasa gemetar gini? ada apa dengan badanku? apa aku sakit?.. ucap rendi dalam hati
__ADS_1
kemudian dia segera kembali berbaring sambil main ponsel..